The Right Choice (Pilihan yang Tepat)

25
Jul

Ringkasan Khotbah :
Ibadah Raya GBI Menorah, 25 Juli 2021

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Efesus 2 : 10

Pertanyaannya apakah kita merasa hidup kita special dihadapan Tuhan? Ataukah kita merasa bahwa “Saya ini dihadapan Tuhan orang berdosa, saya ini tidak hidup dalam Tuhan.” Saudara, Efesus 2:10 mengatakan: Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup didalamnya.” Jadi kita ini buatan Allah, katakan Amin.
Kita lahir dari perpaduan ayah dan ibu. Tetapi percayailah kita adalah buatan Allah yang diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik. Jadi kalau ada yang masih berpikir bahwa saya bukan siapa-siapa atau saya bukan apa-apa, maka kita harus membuang jauh-jauh pemikiran yang seperti itu. Kita harus taruh dihati bahwa kita ini buatan Allah, kita adalah anak-anak Allah, kita diciptakan terperinci satu demi satu. Kita begitu unit, kita berbeda dan perbedaan itu sempurna dihadapan Tuhan. Itulah sebabnya jangan lagi kita katakan bahwa kita ini bukan siapa-siapa atau bukan apa-apa tetapi kita adalah satu, kita adalah buatan Allah. Contoh : Ada beberapa benda, seperti Gelas, Rak dan Chip.
Masing-masing diciptakan sempurna oleh pembuatnya agar benda itu dapat terpakai dan berguna. Misalnya gelas untuk tempat minum, rak untuk tempat sepatu atau sandal tetapi ada juga orang merubah fungsinya jadi tempat baju, atau tempat meletakan bumbu dapur. Chip, benda yang kecil tetapi sangat berguna. Karena kalau tidak ada chip maka tak ada Handphone, LED, atau komputer dan selanjutnya. Jadi apapun fungsinya masing-masing tetapi benda itu diciptakan sempurna oleh pembuatnya.
Perenungan: Ketika kita hidup didunia ini jangan pernah merasa hidup kita tidak berguna. Tetapi apapun yang kita lakukan, bagaimanapun design kita dihadapan Tuhan, Tuhanlah yang menentukan kualitas hidup kita. Itulah sebabnya jika kita melakukan segala sesuatu untuk Tuhan, fokus kita kepada Tuhan. Pribadi yang menciptakan kita dan yang telah melakukan yang terbaik bagi kita, karena kita ini adalah buatan Allah. Sebuah contoh yang lain, ada kuda dan ada mobil. Jika digabung bersama akan nampak aneh. Kuda menarik mobil tetapi mobil dapat berjalan sendiri oleh mesin yang dibuat oleh manusia; sedang kuda dapat berjalan sendiri. Perenungannya: didalam hidup ini kita harus paham betul apa design kita, jangan sampai kita melakukan sesuatu yang sia-sia dan kurang efektif. Tetapi kita harus ingat bahwa kita adalah design yang sempurna yang telah diciptakan Tuhan. Bagaimana kita mengetahui design itu? Kita temukan lewat Firman Tuhan. Sekalipun kita sudah berdosa tetapi Tuhan datang mencari dan menyelamatkan kita Amin. Itulah sebabnya Tuhan mau kita harus hidup sesuai jati diri kita. Dan bahwa kita diciptakan sempurna dihadapanNya.Amin

The right Choise. Desire What is desire? Apa itu desire? 
Desire ini mengandung banyak pengertian.
1. Keinginan, 2. Hasrat, 3.Kepingin, 4. Kehendak, 5. Gairah, 6.Idaman, 7.Birahi, 8. Kemauan.
Biasanya desire itu diartikan dengan keinginan. Tetapi keinginan biasanya berubah-berubah. Manusia itu banyak keinginannya.Jika kita tanya pada anak kecil kalau besar dia mau jadi apa? Dia mengatakan mau jadi Pilot, tetapi kemudian beranjak remaja dia ingin jadi Polisi; tambah besar dia ingin jadi Youtuber bisa bicara didepan kamera, mereka ingin menjadi influencer. Dan memang banyak anak- anak yang bercita-cita untuk jadi Youtuber (Influencer) mengekspos diri untuk mendapatkan uang, tetapi ada juga yang menjadi Conten Creator yang menciptakan banyak hal. Tetapi disini kita melihat bahwa keinginan itu bisa berubah-ubah dari kecil menjadi remaja, lalu menjadi dewasa. Yang kita belajar hari ini bukan desire yang hanya sebagai keinginan tetapi Desire adalah suatu kemampuan yang tidak akan padam sebelum tergenapi dan juga tidak mudah terpengaruh dengan keadaan lingkungan. Jadi ada suatu desire yang ditetapkan Tuhan dalam hidup kita dan itu tidak berubah sekalipun kita hidup dalam dunia ini.

Oxford Languages : Desire is strong feeling of wanting to have something  or wishing for something to happen.

Desire adalah perasaan yang kuat ingin memiliki sesuatu atau berharap sesuatu terjadi. Desire diumpamakan seperti rasa tertarik yang sangat kuat pada lawan jenis saat jatuh cinta. Desire ini dipakai dalam dunia marketing yang dinamakan Aida mode ditemukan oleh Elmo Lewis seorang pengusaha Amerika tahun 1898. AIDA Mode ini berbentuk seperti kerucut terdiri dari huruf A,I,D,A:

A. Attract  Attention adalah menarik perhatian. Contoh : Ketika ada sebuah perusahaan Ingin menjual produknya maka untuk menarik perhatian dibuatkan iklan.

I. Interest : Maintain Interest (pertahankan minat). Ketika orang sudah melihat terus menerus maka muncul minat.

D. Desire : Create Desire (Ciptakan Keinginan). Sesudah melihat keinginan untuk membeli.

A. Action: Get Action (Dapatkan tindakan). Barang dibeli.

Jadi dari Attension – Interest- Desire – Action. Ini yang dipakai dalam dunia marketing dan banyak yang berhasil. Tetapi bukan hanya hal ini yang kita pelajari.

Kita akan belajar: Desire yang dihubungkan dengan kerinduan atau keinginan terdalam yang Tuhan taruhkan dihati kita. Ini yang disebut : “PASSION”.

Jika kita mengerti hal ini,kita mengerti Passion kita, kita mengerti Desire kita, apa  yang Tuhan mau dari hidup kita,ketika kita melangkah dalam dunia ini,ketika kita melakukan sesuatu maka kita pasti akan melakukan dijalan yang tepat. Karena banyak orang yang melakukan segala hal namun tidak sesuai dengan passionnya.Apakah berhasil? Bisa ! Tetapi dia membutuhkan kerja keras banting tulang. Makanya kita harus belajar hidup sesuai passion. Desire inilah  yang harus kita belajar. Bagaimana ciri- ciri desire :

1. Karunia dari Tuhan. Sesuatu yang luar biasa yang berasal dari Tuhan.
Contoh : Yusuf

A. Yusuf di rumah ayahnya. Kejadian 37:7 “Tampak kita sedang di ladang mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkasku dan tegak berdiri; kemudian datanglah berkas- berkas kamu sekalian mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkasku itu”. Desire yang Tuhan berikan bagi Yusuf lewat mimpi itu – Menjadi Pemimpin.

B. Dirumah Potifar. Jusuf dijual oleh saudara-saudaranya, menjadi seorang budak. Kejadian 39: 2- 4,Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia dirumah tuannya, orang Mesir itu.

Pembelajaran: Mimpi yang Tuhan berikan kepada Yusuf masih terus berlanjut sekalipun tantangan ada, proses ada. Tetapi Desire yang Tuhan berikan kepada Yusuf masih tetap sama – Menjadi Pemimpin.

C. Dipenjara Mesir. Yusuf difitnah oleh isteri Potifar karena Yusuf tidak mau tidur dengannya. Akibatnya Yusuf dipenjarakan oleh Potifar.

Kejadian 39: 21-22, “Tetapi Tuhan menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setiaNya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu. Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan disitu, dialah yang mengurusnya.” Pembelajaran : Sekalipun dia dipenjara tetapi mimpinya tetap Menjadi seorang Pemimpin. Dan desire Tuhan untuk hidup Yusuf jadi Pemimpin tetap sama  karena penyertaan Tuhan tetap sama sekalipun dia harus dipenjara.

D. Di Kerajaan Firaun. Yusuf tetap ada dalam penjara dan dia membantu Juru minum dan Juru roti, dia dilupakan tetapi 2 tahun kemudian dia ada di Kerajaan Mesir di depan Firaun. Kejadian 41 : 40 – 41, “Engkaulah menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya tahta inilah kelebihan ku dari padamu. Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: “Dengan ini aku melantikengkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir.” Mimpi yang lalu yang Tuhan berikan padanya, proses demi proses dia jalani dia dibuang,dijual,difitnah, dia penjara, ditinggalkan tetapi pada  akhirnya dia menjadi – Seorang Pemimpin. Perenungan: Kalau Tuhan memberi kita mimpi, desire bagi kita yang menjadi Passion dalam hidup kita mungkin dalam perjalanan kita ada tantangan, ada cobaan tetapi kita tetap melangkah maka Tuhan akan tetap menyertai kita. Kemauan Tuhan, kerinduan Tuhan dalam hidup kita akan terus tergenapi. Katakan, Amin.

2. Selalu ada dalam diri kita. Jadi passion itu selalu ada dalam diri kita maka itu harus digali. Kita harus cari passion itu, apa sebenarnya yang Tuhan mau dari dalam hidup kita.
Contoh: DAUD.

A. Daud diurapi jadi raja.

1 Samuel 16: 12- 13. Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud ditengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh Tuhan atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.

Pembelajaran: Sesudah Daud diurapi apa Daud langsung jadi raja? Tidak! Daud belum jadi raja, karena masih ada raja Saul. Tetapi ada kuasa Roh Tuhan yang memenuhi Daud. Ketika dia menjaga domba-domba yang 2-3 ekor kuasa Tuhan menyertainya sehingga dia dapat mengalahkan singa dan beruang, ketika dia berperang dengan Goliath Kuasa Tuhan yang memberi dia kemenangan. Ketika ada roh jahat yang mengganggu Saul dan Daud bermain kecapi maka Roh Tuhan mengusir roh jahat itu. Ada proses yang harus dilewati Daud.

B. Daud menjadi Kepala Prajurit.

1 Samuel 18 : 5, Saul mengangkat dia mengepalai para prajurit. Hal ini dipandang baik oleh seluruh rakyat dan juga oleh pegawai-pegawai Saul. Pembelajaran: Tuhan mengangkat Daud. Tetapi tidak tiba-tiba Daud jadi raja. Ada proses yang harus dijalani Daud, sama seperti Yusuf yang melewati banyak proses. Ketika Daud menempatkan Tuhan dalam hidupnya dia mengikuti desire Tuhan maka diapun diangkat menjadi Pemimpin.

C. Daud menjadi raja Yehuda.

2 Samuel 2 : 4, Kemudian datanglah  orang- orang Yehuda,  lalu mengurapi Daud disana menjadi raja atas kaum Yehuda. Ketika diberitahukan bahwa orang- orang Yabesh  Gilead menguburkan Saul. Dari Kepala Prajurit ada proses yang begitu berat yang harus dilewati Daud karena dia dikejar- kejar dan ingin dibunuh oleh Raja Saul. Saul menaruh dendam kepada Daud, karena perkataan orang bahwa Daud membunuh berlaksa- laksa dan Saul beribu-ribu sehingga Saul ingin melenyapkan Daud. Tetapi Tuhan tetap memelihara Daud dan kemudian mengangkat Daud menjadi Raja di Yehuda. Tetapi desire Tuhan bukan hanya sampai disana, karena Tuhan mau menjadikan Daud raja atas seluruh Israel. Ada proses yang harus dijalani oleh Daud.

D. Daud menjadi raja atas Israel. 2 Samuel 5: 3, kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel.

Pembelajaran: Peristiwa ini terjadi sesudah Saul dan anak- anak nya wafat di Medan pertempuran berperang melawan Filistin. Ada proses panjang yang dilewati Daud, dari mulai dia diurapi oleh Samuel di Bethlehem,dia mengalahkan Goliath, dia dikejar- kejar oleh Saul, di ziklag dia mau dibunuh oleh orangnya sendiri tetapi Desire Tuhan tetap terjadi dalam kehidupannya.

Perenungan: Ketika kita mengetahui desire Tuhan dalam hidup kita, maka kita melakukan dengan iman sesuai passion kita maka tangan Tuhan akan tetap menjaga dan memelihara kita asal kita tidak keluar dari jalurnya Tuhan.

3. Menikmati melakukan.

Banyak hal dapat kita lakukan dalam hidup kita. Ada yang jadi petani, peternak, pilot, guru, bahkan presiden. Sebaik apapun pekerjaan yang kita lakukan tetapi jika tidak sesuai dengan passion kita maka pekerjaan itu akan terasa berat dan sukar. Tetapi sebaliknya jika itu adalah Passion kita, maka kita akan melakukan dari hati dan kita dapat menikmatinya.

Contoh : Tuhan Yesus.

Yohanes 3: 16, tujuan Tuhan datang ke dunia ini untuk menyelamatkan seluruh manusia. Bayangkan jika Tuhan  Yesus tidak menggenapi desire Bapa, apa yang akan terjadi dengan kita. Kita semua akan binasa, tetapi karena Tuhan Yesus melakukan maka kita semua yang percaya kepadaNya pasti diselamatkan untuk menyongsong kedatangan Tuhan kembali. Sebab itu mari kita gali apa yang menjadi Passion atau kemauan Tuhan dalam hidup kita. Cerita tentang Tuhan Yesus yang melayani tiga setengah tahun dapat kita lihat di 4 Injil, Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Bagaimana kita dapat menikmati apa yang kita kerjakan. Kita mendapat desire dari Tuhan, kita  mengerjakan dan kita enjoy dengan hal itu. Itu beberapa ciri dari desire.

Bagaimana kita mengenali desire?

1. Value yaitu nilai- nilai hidup yang didapat dari orang tua. Antara lain, Hidup jujur,menjaga nama baik,  hidup bertanggung jawab, peduli, sigap mengambil kesempatan.
Perenungan : nilai- nilai hidup yang diwariskan orang tua, taruhkan dalam hati dan pikiran lakukan itu.

2. Cita – cita adalah perwujudan dari passion. Cita- cita ( KBBI) Keinginan yang selalu ada dalam pikiran. cita- cita masa kecil semustahil apapun mendengarnya merupakan cerminan paling murni dari passion.Jika seorang anak kecil ditanya mau jadi apa maka jawabannya, jadi: Pilot, Dokter, Tentara, Polisi. Jadi : Batman, Spiderman, Superman. Jadi: Tukang parkir, penjaga Toko, Pemadam kebakaran. Anak- anak tidak melihat pada  luarnya  tetapi pada apa yang dikerjakan oleh orang- orang ini.Semua pekerjaan ini fungsinya cuma satu, yaitu membantu orang lain. Himbauan bagi orang tua jangan cepat memarahi anak dengan cita – citanya. Tetapi mari kita mencari tahu apa yang  menjadi desire anak ini.

3. Interest yaitu hal- hal yang menarik perhatian. Biasanya interest berhubungan dengan uang, waktu dan tenaga. Ada pertanyaan :

– Seandainya uang,  waktu, sarana tidak masalah pekerjaan apa yang akan saya lakukan?
– Kenapa saya melakukannya?
– Kepada siapa saya ingin melakukan.
– Sejauh mana jangkauannya?

Jadi jika kita tahu apa value kita, cita- cita, interest kita dan kita bisa menggalinya maka kita akan tahu apa yang Tuhan mau dari hidup kita.

Hal apapun ketika dilakukan bukan karena  suka akan terasa membosankan,namun ketika kita melakukan dengan hati akan terasa menyenangkan. Lakukanlah apa yang menjadi passion kita, maka kita akan menikmatinya. Amin.

Tuhan Yesus memberkati.

Pdm. Stefan Sirapanji S.Kom

error: Content is protected !!