Seed Of Jesus Christ Part 4 (Forgiveness/Pengampunan)

15
May

Ringkasan Khotbah :
Ibadah Raya GBI Menorah, 15 Mei 2022

Serial khotbah “Seed of Jesus Christ” atau Benih Tuhan Yesus yang diajarkan-Nya bagi kita  selama Pelayanan 3½ tahun dibumi ini :

1. Memperkenalkan tentang kerajaan sorga.

2. Allah adalah Kasih.

3. Hidup yang kekal.

4. Pengampunan.

Lukas 7 : 37 – 50  Yesus diurapi oleh Perempuan Berdosa.

Ayat 48, Lalu Ia berkata kepada perempuan itu:  “Dosamu telah diampuni”

Pelajaran :

Forgiveness = Pengampunan > terhadap kesalahan/dosa.

Setiap dosa akan diampuni Tuhan. 1Yohanes 1:9, Kecuali > Dosa menghujat Roh Kudus.Matius 12 : 32 ; Markus 3 : 29

Menghujat (KBBI) = 1. Mencaci; Mencela. 2.Memfitnah.

Menghujat Roh Kudus adalah mencaci/mencela/ atau memfitnah Tuhan atau secara sengaja menodai hal-hal yang berhubungan dengan Tuhan.

Contoh: Orang farisi.

Matius 12 : 22 – 24.

Mujizat yang dilakukan oleh Tuhan Yesus ditentang oleh mereka dan dikatakan bahwa dengan kuasa Beelzebul atau penghulu setan Ia mengusir setan.

Dosa dikehidupan sehari-hari:

1. Dosa Pendidikan.

     a. Menyontek.

     b. Suap.

2. Dosa Pekerjaan.

     a. Manipulasi data.

     b. KKN ( Korupsi

         Kolusi Nepotisme)

3. Dosa Hubungan.

     a. Selingkuh.

     b. Free sex (sex bebas)

     c. Berbohong.

Lukas 7 : 37  Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa.

Bagaimana keadaan  Perempuan tersebut?

• Seorang yang berdosa.

• Seorang yang dikucilkan.

• Seorang yang dibenci.

• Seorang yang

  dipandang rendah.

Bagi Perempuan ini ada tantangannya, yaitu :

• Ditolak oleh tuan rumah

  dan orang-orang yang

  hadir bahkan bisa diusir

  dari tempat itu.

• Tetapi Perempuan ini

   berjuang untuk

   bertemu dengan Tuhan

   Yesus, untuk mendapat

   Pengampunan dosa.

Sikap Perempuan tersebut. Lukas 7:38,

– Sambil menangis.

– Pergi kebelakang Tuhan

   Yesus.

– Membasahi kaki Yesus

  dengan air mata

– Menyeka dengan

  rambutnya.

Perenungan: 

>Rambut adalah mahkota bagi seorang wanita tetapi Perempuan ini tidak mempedulikan lagi dia menyeka kaki Tuhan dengan rambutnya. Artinya dia merendahkan diri serendah-rendahnya agar  bisa memperoleh pengampunan dari Tuhan.

– Mencium kaki Yesus

– Meminyakinya. 

>Sikap ini harus dimiliki oleh orang percaya yaitu ketika kita melakukan dosa harusnya kita mau sujud dikaki Tuhan dan memohon ampun seperti perempuan ini.

• Perempuan ini sadar akan keadaan dirinya yang berdosa dan Dia tahu hanya Tuhan yang sanggup melepaskan dia dari ikatan dosa tersebut sehingga dia perlu datang kepada Tuhan.

Minyak Narwastu nilainya :

•Markus 14 : 5, minyak ini

 dapat dijual 300 dinar

 lebih. Harga ini dibandingkan dengan

•Markus 6 : 37, dapat membeli roti seharga 200 dinar dapat memberi makan 5000 Orang.

Perenungan:

• Apa yang dipersembahkan Perempuan ini adalah yang terbaik yang dapat diberikannya kepada Tuhan. Bagaimana dengan kita, jika kita mencintai Tuhan maka kita akan melepaskan semua yang terbaik yang kita miliki. Roma 12: 1.

Pilihan ada pada kita, Tuhan atau Mamon? Tetapi biarlah kita dapat mencintai Yesus dengan segenap hati, segenap kekuatan dan segenap akal budi kita.

Bagaimana respons orang-orang yang ada disekitarnya?

– Orang Farisi/Simon.

  Lukas 7 :  39 , Jika Ia nabi tentu Ia akan tahu siapa Perempuan itu.

Pelajarannya :

•Tidak semua orang menyukai perbuatan kita.

• Tidak semua orang mengerti perbuatan baik kita.

Perenungan :

– Ketika kita mau melakukan yang terbaik untuk Tuhan maka ada orang yang iri terhadap kita.

– Ketika kita tahu bahwa apa yang kita lakukan baik untuk Tuhan, tetap lakukan itu karena ada upah yang Tuhan sediakan bagi kita,yang jauh lebih besar dari apapun yang ada didunia  ini.

Mazmur 92:7, Orang bodoh tidak akan mengetahui dan orang bebal tidak akan mengerti hal ini.

– Murid Yesus,Mat 26:8, Mat 26:9

Pelajaran:

• Orang bodoh hanya melihat nilai dan bukan makna

Respons Tuhan Yesus :

Lukas 7 : 44 – 46.

Pelajaran bagi kita:

– Sekecil apapun perbuatan baik yang kita lakukan semuanya diperhitungkan oleh Tuhan.

Contoh:

~Dalam Rumah Tangga:

– Suami : botol susu belum dicuci,dicuci.

– Isteri : meja kerja suami berantakan, dirapikan.

– Anak-anak: piring belum dicuci,dicuci.

~Dalam Pekerjaan :

 – Atasan: Karyawan terlambat bawa laporan,ditanya.

 – Bawahan: Teman bingung dengan tugasnya, dibantu.

~Dalam Pelayanan:

 – Perlengkapan kurang, dilengkapi.

 – Melihat sampah, diangkat.

Mari kita melakukan segala sesuatu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kolose 3:23.

Setiap manusia tidak luput dari kesalahan,  dibutuhkan keterbukaan untuk mendapat pengampunan.

Lukas 7 : 48; 50

Mari kita membawa semua dosa kita dihadapan Tuhan dan mengakuinya sehingga Tuhan akan berkata: “Dosamu sudah diampuni” Amin, Tuhan memberkati

Pdm. Stefan Sirapanji S.Kom

error: Content is protected !!