The True Freedom in Christ

Bacaan Firman Tuhan :
Roma 8 : 2

Hari ini kita akan berbicara tentang “The true freedom in Christ” yaitu :  Kemerdekaan yang sejati hanya ada di dalam Tuhan Yesus Kristus. Menjelang 17 Agustus 2021 suasana di tanah air semakin terasa untuk memperingati hari ulang Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76. Walau diakui tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya karena adanya Pandemi Covid 19. Masyarakat diminta tetap merayakan dari rumah saja. “Dirgahayu Indonesia ke 76, Indonesia tangguh, Indonesia bertumbuh.” Kemerdekaan adalah impian semua orang.Semua orang ingin terbebas dari kebiasaan yang buruk yang mengikat hidupnya. Contoh: berhutang,  merokok, miras, narkoba  dan sebagainya.

“Roh yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.”  Roma 8 :2

Kita percaya saudara satu-satunya yang dapat memerdekakan kita yaitu Kristus. Ada orang yang berusaha untuk terbebas dari kebiasaan-kebiasaan yang buruk tetapi hanya bertahan sebentar saja tetapi kemudian gagal. Tetapi firman Tuhan dengan jelas mengatakan, kalau Kristus yang memerdekakan kita, maka kita benar-benar MERDEKA. Sekali merdeka tetap merdeka !

Saudara, setan itu membelenggu manusia dalam banyak hal secara tubuh, jiwa dan roh. Manusia berusaha memuaskan kedagingan tetapi tidak akan pernah puas.Tokoh-tokoh di dalam Alkitab yang mengalami kemerdekaan :

Maria Magdalena.
Lukas 8:2, “dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat.”
Perenungan:Orang- orang yang terikat dengan  sesuatu dosa misalnya Narkoba, minuman keras atau kumpul kebo dan sebagainya, jika tidak dilepaskan maka seumur hidup  keadaannya akan tetap seperti itu. Apa arti kemerdekaan bagi Maria Magdalena?
– Maria menjadi orang percaya (beliver).Dia percaya ada satu kuasa yang lebih besar yaitu kuasa Tuhan yang dapat mengalahkan kuasa setan yang ada di dalam hidupnya.Perenungan: Ini iman kita, bahwa tidak ada yang tidak bisa dilepaskan oleh Tuhan.
– Maria melayani. Lukas 8 :3 ”Terlepas dari segala keterbatasannya Maria ikut dengan isteri Khuza dan Maria-Maria yang lain melayani Tuhan.”
Ciri- ciri orang yang sudah dilepaskan yaitu :

1. Percaya Kuasa Tuhan.
Karena orang-orang ini mengalami sendiri Tuhan yang telah melepaskan mereka. Mereka harus percaya bahwa Yesus itu Tuhan jika tidak maka roh jahat itu akan kembali dan membawa tujuh roh jahat yang lain  sehingga keadaan orang itu akan semakin buruk.
Perenungan:Orang-orang yang baru bertobat harus sungguh- sungguh dengan Tuhan. Menjadi orang yang radikal all out habis-habisan dengan Tuhan. Dan terus membangun keintiman dengan Tuhan, lewat memuji, menyembah, berdoa, membaca firman setiap hari. Tuhan akan memberi kemampuan bagi kita untuk terlepas semua ikatan dosa dan kenikmatan dunia ini. Percaya saudara ada kuasa yang lebih besar dari apapun di dunia ini. Katakan, Amin.
2. Menolak atau menyangkal perintah setan.
Orang-orang yang sudah dilepaskan, dulu hidupnya dikendalikan setan. Seperti kerbau yang dicucuk hidung dia dibawa mengikuti keinginan setan. Tetapi ketika kita dilepaskan maka kita punya kuasa untuk menolak dan menyangkal perintah setan. Orang-orang yang sudah dilepaskan punya otoritas Tuhan dalam hidupnya untuk menolak perintah setan, sehingga Roh Belas Kasihan, Roh Pengampunan itu keluar dari hidupnya. Orang menjadi murah hati dan suka melepaskan berkat bagi orang lain. Contoh : Lewi, Pemungut Cukai. Biasanya merampas dan mengambil tetapi setelah jadi rasul dia melepaskan dan melayani.
3. Mau mengikuti perintah Tuhan.
Dulu dia ikut perintah setan, sekarang dia ikut perintah Tuhan. Apa yang Tuhan perintahkan itu yang dia lakukan.Orang- orang yang berjalan bersama Tuhan memiliki kepekaan untuk membedakan mana perintah Tuhan, suaranya Tuhan dan mana suara dunia ini.
4. Mau melayani Tuhan.
Orang yang sudah dilepaskan Tuhan, tidak mau berpangku tangan tetapi mau melayani Tuhan.
Saulus ditangkap dan dimerdekakan oleh Kristus dari doktrin agama.
Selama ini Saulus terikat pada doktrin agama dan dia dilepaskan oleh Tuhan Yesus.Kisah 9 :1-2, “Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam besar, dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa ke Yerusalem.”
Keadaan Saulus :
1. Hatinya sarat dengan kemarahan dan kebencian.
Ini orang yang terikat pada setan; orang ini terikat pada dogma-dogma agama.Sebab itu janganlah kita heran jika ada oknum- oknum tertentu yang berbuat demikian, membakar gereja, menganiaya, membunuh orang percaya karena memang sudah dari sananya mereka terikat pada dogma-dogma agama; perintah-perintah agama. Sedih sekali. makanya diseluruh dunia ini kita melihat orang-orang yang fanatik terhadap suatu agama seringkali melakukan suatu tindakan yang tidak masuk akal. Karena ada Tuhan yang mana yang menyuruh umatNya  untuk membunuh dan sorga mana yang dituju bagi orang- orang yang merusak hidup orang lain dan dia berkata akan masuk surga. Ini menjadi pertanyaan yang harus direnungkan oleh mereka!
2.Mau menghalangi iman Kristen. Dia tidak mau orang- orang itu punya iman pada Kristus.
3.Mau menghalangi Ibadah.
Membunuh iman kepada Kristus. Caranya: menangkap,membunuh, dan masukkan penjara. Hal-hal ini dilakukan oleh Saulus. Dan kalau Saulus tidak ditangkap oleh Tuhan seumur hidup keadaannya seperti ini.Tetapi Puji Tuhan, Kristus datang memerdekakan dia.
Apa akibat kemerdekaan Saulus?
1. Saulus menjadi Paulus. Dia lahir baru.Perenungan: Coba kita buat perbandingan hidup kita sebelum dan sesudah lahir baru. Pasti ada perbedaannya. Jangan bilang sama ! Karena jika Anda bilang sama maka berarti Anda belum dilahirkan baru. Harus ada perbedaannya manusia lama dan manusia baru kita. Katakan  Amin.
2. Paulus melayani Tuhan, melayani bangsa- bangsa non Yahudi.Petrus ditugaskan Tuhan melayani orang- orang yang bersunat, orang-orang Yahudi. Tetapi Paulus melayani orang-orang yang tidak bersunat. Bangsa-bangsa diluar Yahudi. Dan istimewanya Paulus ini ketika dia ditangkap dan dibawa ke Roma, maka bangsa Romawi menjadi orang yang percaya pada Tuhan Yesus.
Perenungan: Apakah kita sudah melayani Tuhan atau tidak? Bagaimana caranya? Banyak sekali cara! Dengan berCOOL saja, Anda sudah punya peluang besar untuk melayani. Katakan, Amin. Lalu sesudah melayani kita tanggung jawab.
3.Paulus berani membayar HARGA.Tidak ada Rasul yang mengalami penganiayaan seperti Paulus. Didalam pelayanannya dia bertahan sampai dia dihukum mati.Perenungan: Banyak doktrin (pemahaman) palsu yang perlu dimerdekakan :
– Budaya, kebiasaan sehari- hari. Contoh: duduk depan pintu dikatakan ada setan’ umpamanya,padahal itu sebenarnya menghalangi orang masuk- keluar; atau resiko sakit karena masuk angin.
– Menabur pada waktu ada berkat.Kalau menabur pada saat banyak uang, misalnya orang punya 100 juta dia menabur 1 juta itu tidak artinya. Janda yang mempersembahkan dua peser dipuji oleh Tuhan. Lukas 21 : 4, “karena dia mempersembahkan bukan dari kelebihan, tetapi  dari seluruh nafkahnya.”  Saudara, menaburlah  pada waktu Tuhan suruh engkau menabur, bukan pada waktu engkau mau.
– Melayani jika ada waktu. Artinya: tidak mau mengadakan waktunya untuk sebuah pelayananItu nilainya valueless (kecil) dihadapan Tuhan.Tetapi jika Anda memang menyediakan waktu dan untuk itu harus bayar harga maka nilainya mahal dihadapan Tuhan.
– Makan darah tidak apa-apa. Jangan katakan itu hanya ada di perjanjian lama, tetapi itu juga ada di perjanjian darah. Jangan makan darah karena darah itu adalah nyawa.
– Dusta putih asal tujuannya baik dll. Dalam hidup ini banyak sekali hal-hal seperti ini, orang pergi kedukun, dan dukun memakai ayat- ayat Alkitab. Itu tidak boleh, tidak ada dusta putih. Tuhan datang memerdekakan kita. Katakan Amin.Tuhan hendak melepaskan dan memerdekakan kita untuk menjadi orang- orang yang sungguh taat pada perintah Tuhan dan  menjadi orang- orang yang sungguh-sungguh taat kepada Tuhan dan melakukan  tugas serta tanggung jawab yang Tuhan berikan  didalam kehidupan kita.
76 tahun Indonesia merdeka, pada tanggal 17 Agustus,  kita pun harus menjadi anak-anak Tuhan yang dimerdekakan dari semua yang jahat yang ada di dunia ini. Amin.Tuhan Yesus memberkati.

Khotbah by : Ps.Honny Supit Sirapanji Mth.
Ibadah Raya GBI Menorah, 15 Agustus 2021

error: Content is protected !!