My Destiny in God’s Purpose

29
Aug

Ringkasan Khotbah :
Ibadah Raya GBI Menorah, 29 Agustus 2021

Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya, lalu ia mangkat dan dibaringkan di samping nenek moyangnya, dan ia memang diserahkan kepada kebinasaan.

Kisah Para Rasul 13:36

Dalam bahasa Inggrisnya >”For when David had served GOD’S PURPOSE in his own generation” (NIV), artinya Daud melakukan tujuan Tuhan dalam kehidupannya (ia melayani Tuhan untuk tujuan Tuhan dalam kehidupannya). Kita tahu bahwa Daud diangkat menjadi seorang raja/diurapi menjadi seorang raja oleh seorang yang bernama Nabi Samuel, dari 7 bersaudara dia paling bungsu (paling kecil), dia pun disuruh menggembalakan kambing dan domba, tetapi di akhir kehidupannya (didalam hidupnya) Daud terus menyenangkan hati Tuhan dan Daud betul-betul melayani Tuhan dengan apa yang dia punya.

Mazmur 57:3, “Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi, kepada Allah yang menyelesaikannya bagiku.” Dalam bahasa Inggrisnya ”I cry to God must high, to God, who fulfills HIS PURPOSE for me” (NIV), artinya dia hidup untuk tujuan Tuhan dalam hidupnya.

What is my Destiny? (Apa takdir kita ada di dunia ini?)

Kita semua punya Design dari Tuhan dan Desire (Passion) > Itulah yang menghasilkan

Destiny : Design + Desire = Destiny

• Design dan Desire itu seperti sebuah peta (ada jalannya, ada alurnya)

• Desire itu adalah harta karun yang kita dapat

Apa Design kita?  Kepribadian > Masing -masing kita mempunyai kepribadian, tapi masih

banyak sekali kepribadian yang kita miliki. Efesus 2:10, “Karena kita ini buatan Allah, dicip

takan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah se

belumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” > Tuhan punya rencana yang besar

buat kita, milikilah itu dalam hati karena kalau kita tidak sadari itu, tidak ada lagi niat/tujuan untuk hidup padahal kita semua punya potensi dalam kehidupan ini. Ada beberapa cara untuk kita bisa mengerti apa Design/Kepribadian > Ada beberapa test

 MBTI (Myers Brigss Type Indicator) adalah Tes kepribadian masing-masing :

~ Extrovert – Introvert~ Sensing – Intuition~ Thinking – Feeling~ Judging – Perceiving

1. Extrovert – Introvert > Untuk tahu apakah kita ini extrovert introvert bukan soal “ah saya kita aktif/oh kita ini pasif, oh kita ini banyak ngomong/oh kita ini sedikit ngomong”. Dilihat berdasarkan caranya mendapatkan energi (ketika seorang itu punya yang namanya tingkat kesukaan/ketika melakukan sesuatu ada energi dalam tubuh).

2. Sensing – Intuiting. > Dilihat berdasarkan caranya menerim dan mengolah informasi.

-Sensing ini biasanya menggunakan panca indera (mata, telinga, hidung, perasa, peraba)

– Intuiting itu biasa bahasanya “indera keenam”.

3. Thinking – Feeling

Feeling > Memakai perasaan

Thinking > Memakai pikiran

4. Judging – Perceiving > Dilihat dari gaya hidup.

– Judging > Tipe yang biasanya “detail” (dia persiapkan segala sesuatu, kalo misalnya dia mau perjalanan keluar kota dipersiapkan waktu untuk berangkat dan tiba).

– Perceiving > Dia akan jalan saja (dia pergi, nanti ketika dia sampai disana dia lihat informasi “oh saya kesini/oh langsung kesini”).

Dari 8 Tipe ini, muncullah 16 Tipe, Contoh :

ABRAHAM (ISFJ) : Introvert, Sensing, Feeling, Judging•

Karakteristik : Paling loyal • Kelebihan : Penuh dedikasi.

* Kejadian 12:1 – Ketika Tuhan menyuruh Abram pergi dari Negerinya.

* Kejadian 22:1 – Ketika Tuhan menyuruh mengorbankan Ishak

(ay.3 Abraham pun langsung melakukannya).

• Kekurangan : Tidak bisa berkata “Tidak”.

* Kejadian 12:14-15 – Firaum menginginkan Sarai (Abram memberikannya).

* Kejadian 16:2 – Sarai menyuruh Abram menghampiri Hagar (Abram juga langsung mengiyakan).

Dari contoh ini, kita melihat setiap karakteristik (kepribadian) itu punya karakteristik, kelebihan dan kekurangan. Mana yang lebih baik dari 16 Tipe ini? > Semuanya baik, karena semuanya memiliki kelebihan tetapi juga memiliki kelemahan. Kalau kita lihat dalam diri kita “Apa sih yang menjadi kelebihan kita?, apa sih yang bisa kita berikan kepada Tuhan dengan hidup kita yang baik ini?” Karena setiap kita pasti punya kelebihan, jadi jangan lagi berkata “Aduh saya ini orang yang paling bodoh sedunia, aduh saya ini orang yang paling tidak berguna, aduh saya ini tidak punya kemampuan” > Kamu adalah pribadi yang sudah di tetapkan Allah untuk melakukan pekerjaan baik, artinya ada sesuatu yang lebih dalam kehidupanmu (ada kelebihan yang luar biasa) yang bisa kamu pakai untuk hormat kemuliaan nama Tuhan, makanya jangan sekali-kali merendahkan diri kita karena ketika kita merendahkan diri kita artinya kita merendahkan siapa yang menciptakan kita.

Bakat Alami : ~ Leadership ~ People Development~ Support ~ Care giving.

Ciri-ciri bakat alami : ~ Spontan dan tidak terpaksa~ Mudah dikuasai~ Sedikit usaha tapi hasil luar biasa

 Contoh : Main musik. Ketika kita punya bakat alami/ketika kita tahu bakat alami kita, kita bisa mengembangkan bakat itu daripada hanya memaksakan sesuatu hal yang kita tidak punya, karena ketika kita punya bakat itu, kita hanya mengusahakannya sedikit tetapi hasilnya luar biasa. Sangat menikmati ketika melakukannya.

• Leadership (Kepemimpinana) Ciri-cirinya :

~ Senang mengatur~ Selalu berada di depan~ Suka mengajak orang lain mengikutinya

• People Development (Pengembangan)  Ciri-cirinya :

~ Suka membimbing~ Siap menolong~ Berada di belakang orang lain• Support (Dukungan)

• Support (Dukungan) Ciri-cirinya :

~ Suka mendukung~ Suka mendampingi~ Tidak suka berada di paling depan

• Care giving (Kepedulian) Ciri-cirinya :

~ Suka memberi bantuan secara langsung~ Senang membantu~ Senang mendukung

Contoh : RAJA DAUD (Leadership)

~ 1 Samuel 18:5, “Daud maju berperang dan selalu berhasil ke mana juga Saul menyuruhnya, sehingga Saul mengangkat dia mengepalai para prajurit. Hal ini dipandang baik oleh seluruh rakyat dan juga oleh pegawai-pegawai Saul.”

~ 1 Samuel 18:16, “tetapi seluruh orang Israel dan orang Yehuda mengasihi Daud, karena ia memimpin segala gerakan mereka.”

Jhon Holland :

~ Realistic~ Investigative~ Artistic~ Social~ Enterprising~ Conventional

-Realistic > Senang bekerja dengan tangannya dan menikmati kegiatan fisik.

-Investigative > Senang menyelidiki, mengamati, menganalisis, berpikir, melakukan research dan eksperimen.

-Artistic > Senang berimajinasi, mengekspresikan diri dalam sebuah seni (melukis, menggambar, memahat).

-Social > Senang mengajar, menolong, dan meringankan beban sesama (orang-orang seperti ini cocok jadi guru).

-Enterprising > Senang memimpin, menjual atau bertransaksi (salesman atau orang yang menawarkan sesuatu).

-Conventional > Senang mengorganisir, merapikan, mencatat, menyimpan sesuatu atau suatu pekerjaan yang dilakukan secara rutin dan konsisten.

Setiap kita banyak hal-hal yang baik yang kita bisa pelajari dalam kehidupan ini, makanya ketika kita mengerti siapa kita, ketika kita mengerti Design Tuhan dalam kehidupan ini kita akan mendapat hal-hal yang luar biasa yang kita punyai, bukan hanya soal “Aduh kamu kok malas ya?, duh kamu kok seperti ini?, duh kamu kok kerjain tugas nanti sudah dekat-dekat mau di kumpul baru dikerjakan”. Akan banyak keluhan- keluhan orang tua dalam hidup seorang anak atau banyak juga keluhan yang kita dapati atau kritik dari orang anak kita tidak mengerti siapa kita. Kalau kita mengerti siapa kita, kita mengerti Design kita dalam kehidupan ini, kita bisa memaksimalkan semua potensi dalam hidup kita untuk mengerjakan hal-hal yang baik di dalam Tuhan.

 Apa Desire kita? Desire adalah kerinduan atau keinginan terdalam yang Tuhan taruhkan di setiap kita atau yang unum disebut sebagai “PASSION” > Passion ini juga harus kita sadari, harus kita cari apa passion kita (kerinduan terdalam yang kita sukai).

Ciri-ciri Passion :

~ Ini adalah KARUNIA dari Allah

~ Selalu ada dalam diri/hati kita

~ Menikmati ketika melakukannya

Cara mengenali Passion :

~ Value~ Cita-cita~ Interest/Ketertarikan

Value > Nilai-nilai hidup yang didapatkan dari orang tua (sesuatu hal yang harusnya kita belajar dari orang tua).

Cita-cita > Perwujudan dari passion

Interest > Hal-hal yang menarik perhatian

Apa Detiny kita? (Apa takdir kita?)

Jika ada pertanyaan untuk mengenali Destiny kita :

1. WHAT – Apa yang ingin saya lakukan dalam hidup?

2. WHO – Kepada siapa saya akan melakukannya?

3. WHERE – Dimana saya akan melakukannya?

4. WHEN – Bagaimana saya akan melakukannya dan sampai kapan?

5. HOW – Bagaimana dampak dari yang saya lakukan tersebut?

Tuhan mempunyai rencana yang besar untuk kita, jadi jangan lagi katakan bahwa kita ini bukan siapa-siapa (kita harus cari dan butuh usaha untuk melakukannya). Contoh : ABRAHAM (Destiny)

Kejadian 17:1-8, “Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka Tuhan menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: ”Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.” Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: ”Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu. Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka.”

~ Keturunan Abram sangat banyak (ay.1-2, Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka Tuhan menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: ”Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.”)

~ Abram menjadi BAPA Banyak Bangsa (itu terbukti sampai hari ini)

~ TUHAN menjadi ALLAH Abraham dan ALLAH keturunannya (kita adalah keturunan Abraham, Allah Abraham adalah Allah yang kita sembaj sampai detik ini)

~ Tanah KANAAN menjadi milik Abraham dan keturunannya selama-lamanya (ini pun sudah terjadi).

Butuh berapa tahun sampai keturunan Abraham sangat banyak? > Lebih kurang 405 Tahun dari Kelahiran Ishak (2017 SM) – Bangsa Israel keluar dari Mesir (1612 SM). Sesuatu dalam hidup ini tidak ada yang instan, semuanya butuh proses, dalam proses ink kita harus belajar bahwa ada hal yang harus kita kerjakan. Apa yang dibutuhkan dalam mencapai Destiny?

1. Kesetiaan (Mazmur 117:1-2, “Pujilah Tuhan , hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!  Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya. Haleluya!”). Apa teladan Tuhan dalam hal kesetiaan?

A. Tuhan setia menuntun jalan kita (Mazmur 37:5, “Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak”;)

B. Tuhan setia memberi perlindungan (Mazmur 36:7, “Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah, hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat. Manusia dan hewan Kauselamatkan, ya Tuhan” .)

2. Pantang menyerah (Never Give Up)

Filipi 4:13, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Artinya, Perkara dalam dunia ini mungkin membuat kita takut, gentar untuk menghadapinya tetapi percayailah, ketika kita ada didalam Tuhan “Segala perkar dapat kutanggung” (tidak ada yang tidak bisa Tuhan halaukan dalam kehidupan kita).

Apa yang dilakukan supaya kita tidak menyerah?

A. Tidak mengandalkan kekuatan sendiri (Yeremia 17:5, “Beginilah firman Tuhan : ”Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan !”)

B. Milikilah pikiran Kristus (1 Korintus 2:16, “Sebab: ”Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?” Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.”)

Kesimpulannya

Puncak Gunung = Destiny (Ilustrasi Puncak Gunung Everest)

Dibutuhkan RUTE = Design + Desire

Dibutuhkan :

Kesetian & Pantang menyerah

Pdm. Stefan Sirapanji S.Kom

error: Content is protected !!