Downgrade ( Part 2 )

Perjalanan hidup manusia sangat variatif. Ada liku-likunya. Naik – Datar – turun. Yang naik – bergairah; Yang datar – monoton; Yang turun – berkeluh kesah. Banyak orang yang sedang downgrade. Keluarga – semakin renggang; Persahabatan- semakin sedikit; Ekonomi- semakin sulit; Kesehatan – semakin menurun; Fisik – semakin lemah; Iman – semakin padam; Ibadah – semakin tawar; Pelayanan – semakin merosot. Semuanya semakin menurun…dan menurun !

Pelajaran kita yang sebelumnya, contoh Tokoh Alkitab yang mengalami Downgrade: SAUL
PERJALANAN HIDUPNYA :
A. Awalnya pemalu
B. Menghormati Abdi Allah
C. Rendah hati
D. Diurapi oleh Samuel
E. Kepenuhan Roh Allah
F. Menjadi Raja atas Israel.
Tetapi kejayaan Saul tidak diikuti oleh ketaatan dan kesetiaannya pada Tuhan. Apa yang dilakukan Saul?
1. Melanggar perintah untuk menunggu Samuel 7 hari.1 Samuel 13: 8-9
2. Saul melanggar perintah Allah.1 Samuel 15 : 2-3
3. Saul ditolak oleh Tuhan. 1Samuel 16 :1
Apakah arti ditolak oleh Allah bagi Saul :
A. Roh Allah telah undur dari padanya. Contoh-contoh dalam Alkitab adalah sebuah teladan yang baik bagi kita supaya kita tidak mengalami hal yang sama. Katakan, Amin.Pengalaman buruk orang lain adalah guru yang terbaik bagi kita dan kita berdoa supaya kita tidak mengalami hal yang sama.1Samuel 18 : 12, Saul menjadi takut kepada Daud, karena Tuhan menyertai Daud, sedang dari pada Saul Ia telah undur. Perenungan: Betapa pentingnya penyertaan Roh dalam kehidupan orang percaya.
Untuk naik keatas butuh talenta tetapi untuk tetap bertahan pada posisi diatas butuh Pengurapan atau Anointing.
Oleh sebab itu :
– Jangan padamkan Roh
1 Tesalonika 5 : 19
Bagaimana Roh yang ada dalam kita bisa padam?Jika orang hidup tanpa Firman; Hidup tanpa persekutuan dengan Tuhan. Oleh sebab itu baca dan renungkan Firman Tuhan setiap hari karena itu yang menjadi kehendak Tuhan. Yosua 1 : 8.

Firman itu seperti Cermin yang memberitahu keberadaan kita, menegur, menasihatkan, menyatakan kesalahan, mengajar dan mendidik kita dalam kebenaran.
2 Timotus 3: 16.
– Jangan mendukakan Roh.
Yesaya 6: 10 ; Efesus 4:30
Orang yang sudah melihat dan mengalami mujizat tetapi tidak percaya dan mau kembali pada kehidupan lama. Contohnya: Israel, mereka telah menyaksikan mujizat-mujizat Tuhan yang luar biasa ketika Tuhan menulahi Mesir tetapi ketika mereka sudah diperbatasan Kanaan mereka tidak percaya dan ingin membuktikan apakah benar janji Tuhan itu bahwa negeri yang akan diberikan pada mereka itu berlimpah susu dan madu? Sehingga mereka perlu mengutus 12 orang dari tiap-tiap suku untuk mengintai negeri itu; tetapi 10 Pengintai membawa kabar buruk. Akibatnya mereka menangis dan mau kembali ke Mesir dan mengangkat Pemimpin lain untuk menggantikan Musa.Tahukah kita salah satu dosa yang tidak disukai Tuhan yaitu kembali pada hidup yang lama. Akibatnya : bangsa ini ditolak oleh Tuhan.Tuhan menghukum bangsa itu, bahwa semua orang yang berusia 20 tahun keatas tidak dapat memasuki tanah Kanaan kecuali Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune dan sama seperti 40 hari lamanya mereka mengintai tanah perjanjian maka 40 tahun lamanya bangsa itu akan berputar-putar di padang gurun sampai seluruh generasi lama yang keluar dari Mesir itu punah dan bangkai mereka berserakan di Padang gurun. Jadi siapa yang masuk tanah perjanjian? Yaitu next generation termasuk 2 Pengintai yang membawa kabar baik yaitu Josua bin Nun dan Kaleb bin Yefune. Jadi orang yang mendukakan Roh adalah orang yang yang tidak percaya pada janji Tuhan
– Jangan mendustai Roh. Kisah Para Rasul 5: 3.
Kisah Ananias dan Safira yang mati dihukum Tuhan karena mereka berdua kompak bersepakat berdusta membohongi Petrus dengan persembahan mereka, tetapi mereka tidak sadar bahwa Tuhan Mahatahu. Peringatan bagi kita, kita harus berhati- hati didalam keuangan dalam mengembalikan bagian Tuhan. Harus benar-benar sepersepuluh.Lebih baik membulatkan keatas dari pada kurang.
– Jangan menghujat Roh Kudus.BIS, Menghina Roh Allah. Lukas 12:10.
+Mari kita mau menghormati Tuhan dan karyaNya. +Kita harus menghormati Tuhan yang memakai seseorang didalam mendemonstrasikan otoritas Kerajaan Allah didunia ini.
– Perkataan Daud: Mazmur 51: 13, Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang Kudus dari padaku! Ingat didalam kita ada Roh Kudus.
Apa dampak kehilangan Roh Kudus?
1.Kehilangan kesadaran akan dosa. Yohanes 16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan mengingatkan akan dosa, kebenaran dan penghakiman.
+Hati2 saudara jika kita tidak lagi merasa bersalah apabila kita melakukan dosa itu tandanya Roh Kudus mundur dari kehidupan kita.
2. Kehilangan kuasa dari seorang Penolong yang lain. Yohanes 14: 16, Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadaMu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.
+Banyak orang Kristen downgrade semakin menurun karena kuasa yang ada padanya hilang, apa yang dikerjakan selalu gagal dan tidak berhasil.
3. Kehilangan kuasa untuk bersaksi. Yohanes 15:26, Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

B. Maka tahta dan semua harta tidak berarti lagi. karena pada akhirnya semua berpindah pada Daud. Ketika kita kehilangan Roh Kudus uang dan semua harta benda tidak berarti lagi.Apa gunanya memiliki seisi dunia ini, jika jiwa kita binasa.

C. Nama dihapus dari Kitab kehidupan. Keluaran 32: 32, Tetapi sekarang kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu, dan jika tidak hapuskankah namaku dari dalam Kitab yang telah Kau tulis.
– Nama dihapus dari Kitab Kehidupan alasannya : – Berdosa kepada Tuhan(melawan).- Hidup dalam kenajisan; kekejian dan DUSTA. Wahyu 21: 3, Tetapi tidak akan masuk kedalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis dalam kitab kehidupan Anak Domba itu. Najis bahasa Yunani: Ko – no’ – o artinya :*Cemar *unclean (haram) *Panggilan umum (Kekristenan pada umumnya atau kebanyakan). Artinya menjadi orang Kristen yang berbondong- bondong begitu ada masalah mundur dan menolak Tuhan. Bapak/ Ibu, apapun masalah yang kita hadapi tidak boleh kita mundur, kita tidak boleh menjadi orang Kristen kebanyakan,bahkan ketika menghadapi persoalan, tantangan dalam hidup ini justru Tuhan sedang melatih iman kita harus lebih kuat bergantung kepadaNya. Orang-orang yang tangguh adalah orang-orang yang sanggup menghadapi badai dalam kehidupannya. Kita bukan orang Kristen kebanyakan tetapi kita orang Kristen yang siap nasuk dalam kerajaan sorga.Banyak yang terpanggil tetapi sedikit yang terpilih. Perhatikan keadaan kita, jika ada yang keliru, belum terlambat untuk kita bertobat. Datang kepada Tuhan minta ampun dan bertobat.1 Yohanes 1 :9, sehingga kita akan mendapatkan jalan keluar didalam kehidupan kita. Amin.

Khotbah by : Ps.Honny Supit Sirapanji Mth.
Ibadah Raya GBI Menorah, 17 Oktober 2021

error: Content is protected !!