
Apa itu Paradigma? Paradigma atau cara pandang adalah: Model atau Pola terhadap: Diri sendiri atau lingkungan, yang akan mempengaruhi dalam pikiran, dalam bersikap atau bertindak. Frame atau cara pandang itu seringkali dalam menjalani hidup ini kita salah dalam memandang, sehingga dapat menyebabkan seseorang salah dalam bersikap dan bertindak. Merasa diri paling hebat, akan membawa orang itu menjadi orang yang arogan dan congkak. Dan kita tahu sikap seperti itu sangat dibenci Tuhan.” Karena Allah menentang orang yang congkak tetapi mengasihani orang yang rendah hati.
Pelajaran kita sikap anak bungsu terhadap ayahnya. Lukas 15:12 -13. Alkitab menceritakan bahwa anak bungsu telah meminta bagian harta warisan kepada ayahnya dan menghabiskannya dengan berfoya-foya.Sehingga sampai pada suatu hari dia jatuh miskin dan terpaksa bekerja sebagai penjaga babi.Perenungan: Seringkali paradigma kita berubah ketika kita menghadapi cambuk yang sangat besar. Demikian pula dengan anak bungsu ini disaat dia terdampar di kandang babi disitu kesadarannya bangkit.Ternyata dia melarat, mau makan ampas babi saja tidak ada yang memberikan. Dia sadar lingkungannya sangat buruk. Padahal dulunya dia dikelilingi sahabat- sahabatnya, tetapi begitu dia jatuh miskin tak ada seorangpun yang mengindahkannya.
“Habis manis sepah dibuang” Mungkin seperti itu keadaannya.Dan saat itu frame atau paradigmanya berubah.Dia ingat dengan ayahnya. Dan dia menyadari bahwa tidak ada tempat seindah rumah ayahnya. Paradigma itu menentukan hasil yang akan kita peroleh. Apakah secara rohani atau secara jasmani. Bagaimana cara pertumbuhan iman, karakter, hubungan kita dalam Rumah Tangga? Bagaimana hubungan kita dengan suami atau isteri kita? Miliki paradigma bahwa pasangan kita ataupun kita sendiri tidak sempurna karena hanya Tuhan satu- satunya yang sempurna. Didalam ketidak sempurnaan itu kita harus melihat dengan cara pandang yang berbeda supaya kita bisa hidup rukun satu dengan yang lain. Dimana neraka itu! Ketika kita salah menjalani hidup ini, demikian pula sebaliknya dengan sorga. Sorga itu ada ketika kita menjalani hidup ini sesuai tuntunan firman Tuhan.
Nasihat firman Tuhan:Yesaya 43: 18-21, 18. FirmanNya : “Janganlah ingat-,ingat hal-hal yang dahulu.Dan janganlah perhatikan hal-hal dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh,belumlah kamu mengetahuinya?Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai- sungai di padang belantara. Binatang hutan akan memuliakan Aku, serigala dan burung unta, sebab Aku telah membuat air memancar di padang gurun dan sungai- sungai di padang belantara, untuk memberi minum umat pilihanKu.Umat yang telah Kubentuk bagiKu akan memberitakan kemasyhuranKu.”
Perenungan: Tuhan itu baik. Dia merubah keadaan kita dan Dia memakai rotan yang besar untuk merobah kehidupan kita.
Pelajaran :
1. Aku akan memberi sesuatu yang baru. Bhs. Ibrani tsaw – makh
A. To sprout – Bertunas. Yang belum pernah ada – menjadi ADA.
Peringatan: Semua yang instan ada kadaluarsa-nya. Apa yang terlalu cepat seringkali mentah, seperti orang membangun pondasi diatas pasir, ditengahnya rapuh.
Perenungan:
• Tuhan adalah jaminan kehidupan.
• Benih yang ditabur akan bertunas.
• Jerih payah kita tidaklah sia-sia. Apa yang kita tabur hari ini ?- Kesabaran; Kebaikan; Kemurahan hati; Pengampunan; Pelayanan dengan hati dan selanjutnya…Ada tuaiannya. Jika kita berbuat sesuatu bagi orang lain namun orang itu tidak menganggap…Janganlah kecewa. Dari mana datang kecewa, marah, sakit hati? Dari ego manusia. Makanya orang yang egois rawan dengan konflik. Konflik dengan diri sendiri; konflik dengan Tuhan; secara korizontal dengan sesama.Tetapi kalau orang berhasil mengatasi egonya itu orang hebat.Kebaikan yang kita tabur percayalah suatu saat kita pasti menuainya.
• Orang melakukan tidak baik pada kita …sabar!, orang menyakiti kita …. mengampuni. Gampang…? Tidak ! Sulit ? Ya ! Bisa dilakukan? Bisa!!
•Kalau hari ini Anda melayani dan belum terlihat apa- apa, percayalah suatu hari nanti anak cucumu akan menuai.
B. Spring Forth – Meloncat maju.
~ Yang rusak diperbaiki jadi baik.
~Yang baik akan menjadi lebih baik.
Perenungan: – Tuhan mau memoles kehidupan kita jauh lebih indah. Kesalahan, kegagalan kita Tuhan mau perbaiki – Tidak ada halangan yang dapat merintangi kita. Masih panjang perjalanan kita tidak boleh ada yang merintangi.
Pelajaran: Rintangan yang ada dihadapan kita bukan halangan tapi tantangan. Miliki cara pandang demikian. Karena hidup tidak ada yang sempurna.Kita olah lagi hidup ini, apakah kita mempercayai Tuhan atau tidak. Percayalah Tuhan itu Penerobos.Kenapa kita gagal ?+ Malas:+ Takut ambil resiko.Mari kita mengolah cara pandang kita?
Perenungan: Tuhan sanggup melakukan perkara besar. Pertobatan Saulus> jadi Paulus. Apapun kelemahan kita Tuhan sanggup memperbaikinya. Karena tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.Yang membuat mustahil yaitu kita sendiri yang berkata tidak bisa ; tidak mungkin atau mana mungkin.- Pemulihan seperti anak bungsu – PULANG. Ketika dia pulang ayahnya menyambut dia.Bagaimana cara ayahnya menyambut dia?
1. Ayahnya melupakan semua kesalahannya.
2. Ayahnya tidak mau mencium baunya. Tetapi yang dilakukan ayahnya yaitu :
• Memeluk dan mencium dia.
• Mengambil jubah yang baru dan mengenakannya.Ini berbicara tentang pengampunan dosa.
– Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa maka Tuhan membuat pakaian dari kulit binatang dan mengenakan pada mereka. Itu korban yang pertama dalam Alkitab.
– Tuhan memanggil Adam, apakah Tuhan tidak tahu keberadaan mereka?Tuhan tahu, tetapi respons itu menentukan pengampunan dosa.Yohanes 21: 7, Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: ” itu Tuhan” Ketika Petrus mendengar bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun kedalam danau.Kenapa Petrus mengenakan pakaiannya? Sebab ia telanjang. Bandingkan dengan Adam dan Hawa, Tuhan membuat pakaian bagi mereka dari kulit binatang. Mengapa Petrus cukup mengenakan pakaiannya? Sebab Tuhan Yesus sudah mati untuk dosa- dosa manusia di kayu salib.Jadi hanya dengan minta ampun pada Tuhan dan datang tersungkur di Khaki Tuhan. Selesai! Roma 10: 10, Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.Anak bungsu ini pulang mendapatkan jubah yang baru untuk menutupi bau babinya dan ketelanjangannya yaitu pengampunan dosa.
Percayalah saudara Tuhan itu Penerobos, Break Through, yang mungkin tidak terjadi ditahun 2021 itu bisa terjadi di tahun 2022. Pegang dengan iman janji Tuhan, Anda akan dapat tuaian yang besar.Taburan-taburan yang sudah kita kerjakan di tahun 2021 akan kita tuai di tahun 2022.
Do your BEST and let GOD do the REST LAKUKAN BAGIANMU YANG TERBAIK dan BIARKAN TUHAN YANG MENYEMPURNAKANNYA Tuhan akan menyempurnakan hidup kita. Karena Dia adalah Imanuel, yang menyertai kita.Ketika Tuhan bertanya kepada mereka:” Apa yang ada padamu,” Andreas berkata,:” 5 ketul roti dan 2 ekor ikan” “Bawa kemari” Apa arti 5 roti dan 2 ekor ikan? Tetapi ketika dibawa pada Tuhan, do your best.5 roti dan 2 ekor ikan adalah yang terbaik yang mereka punya, dan Tuhan yang melipat gandakannya. Ingat : Pelipat gandaan itu hanya ada di tangan Tuhan.Jalani hidup ini dengan benar, kita percaya tahun 2022 akan banyak hal- hal ajaib yang Tuhan kerjakan. Amin.
Khotbah by : Ps.Honny Supit Sirapanji Mth.
Ibadah Raya GBI Menorah, 02 Januari 2022