
Dalam kehidupan ini ada orang yang melakukan Blunder. Ada kesalahan besar dan ada kesalahan kecil. Ada yang berakibat jangka pendek, tetapi ada pula yang jangka panjang bahkan seumur hidup atau kekal. Contoh: Jika kita salah memasak nasi, maka nasi akan jadi bubur, sehingga kita menanggung akibatnya harus menunggu waktu 1 jam lagi untuk memasak nasi kembali. Jika murid yang malas belajar pasti tidak lulus dan resikonya harus mengulang 1 tahun lagi. Jika salah menikah dengan orang yang tidak tepat, maka akan berakibat seumur hidup. tetapi jika kita salah memilih Juru Selamat maka kita akan menanggung akibatnya sampai selama-lamanya dalam neraka.Hidup adalah sebuah pilihan, apa yang kita putuskan menentukan masa depan kita.
Hari ini kita akan menyelesaikan tentang Kain yang blunder.
Puncak kegagalan Kain adalah membunuh adiknya Habel. Alkitab mengatakan darah Habel berteriak dari tanah kepada Tuhan.
Perenungan bagi kita :
> Kita bisa diperlakukan tidak baik, ditipu atau apapun bentuknya Tuhanlah yang akan menjadi pembela kita.
Perjalanan blunder Kain ini dimulai dari tindakannya membawa korban persembahan bagi Tuhan. Sebenarnya tindakannya sudah benar tetapi Kain gagal dalam pengertian tentang membawa korban kepada Tuhan. Sebab motivasinya keliru. Kain bukan membawa korban persembahan untuk menyenangkan hati Tuhan tetapi dia lebih tertuju kepada dirinya sendiri untuk mencari pengakuan dan penghormatan bagi dirinya sendiri.
Pelajaran bagi kita:
Jika kita membawa korban pujian, penyembahan , dan persembahan syukur kita bagi Tuhan, berhati- hatilah jangan sampai motivasi kita keliru. Alkitab mengatakan: “Tangan kanan memberi tangan kiri tidak boleh tahu,” artinya tidak boleh disaksikan oleh dunia. Sebab kita tidak mencari pujian dari manusia. Karena orang yang mencari pujian dari manusia tidak akan tahan uji. Biarlah Tuhan yang memberi apresiasi atas perbuatan baik kita.
Karena suasana hati Kain yang jahat
> Kain mengabaikan Prinsip utama dalam korban yaitu Kekudusan. Padahal Tuhan sudah memperingatkan.
Kej 4: 6, Firman Tuhan kepada Kain. Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
7 Apakah mukamu tidak akan berseri jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip didepan pintu; ia sangat menggoda tetapi engkau harus berkuasa atasnya.
> Hal ini sering kita alami ketika kita melakukan kesalahan kita mendapat peringatan, apakah lewat Ibadah, Firman yang kita baca dan dengar atau teguran dari orang tua yang mengingatkan kesalahan, mari jangan keraskan hati tetapi cepat- cepat untuk bertobat sehingga hidup kita dapat dipulihkan Tuhan.Contoh : Yudas Iskariot.Markus 14: 16-18, ……Yesus berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang diantara kamu akan menyerahkan Aku, yaitu dia yang makan dengan Aku.”
Catatan :
A. Tuhan itu tidak menyebut nama. Tuhan tahu salah satu dari 12 murid ini ada yang jadi pengkhianat dan Dia tahu itu adalah Yudas Iskariot.
Perenungan:
•Khotbah dari mimbar tidak boleh menghakimi orang.
•Disampaikan dengan kasih, tujuannya untuk membuat orang menjadi baik.
B. Sikap para murid:
-Maka sedihlah hati mereka.
-Bukan aku ya Tuhan? Ingg. Is it I? Apakah itu saya? Artinya :
-Tidak menuding orang lain.
-Memeriksa diri> Akukah?
Perumpamaan akan Penabur
Baca : Markus 4 : 14-20.
Ay 14, Benih adalah Firman Tuhan. Bagaimana Tuhan menabur? Yaitu memakai Hamba Tuhan, Pengkhotbah dst.
Tanah adalah hati manusia, ada 4 macam yaitu:
-Pinggir jalan- orang yang menerima. Pinggir jalan tempat~ orang beraktifitas-SIBUK.
-Taburan benih Firman dicuri oleh musuh.
Ay.16, Berbatu – menerima dengan gembira.
~ Tidak berakar dan tahan sebentar saja.
~ Jika ada aniaya murtad.
Ay.18, Semak Duri-Menerima dan tumbuh.
~ Kekuatiran dunia.
~Tipu daya kekayaan(harta).
~Keinginan yang lain menghimpit.
~Tidak menghasilkan BUAH.
Inilah gunanya kita beribadah, supaya kita dikoreksi oleh Firman Tuhan. Coba periksa hidup, karakter, pelayanan kita, maju tidak?
Di dalam gereja ada 5 jawatan: Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala dan Guru.
Rasul : Mengapresiasi, memberi semangat dan memotivasi orang untuk dapat melayani Tuhan.
Nabi : Menegur dosa supaya orang sadar dan bertobat.
Penginjil : Menyampaikan kabar baik bahwa Yesus adalah satu-satunya Jalan, Kebenaran dan Hidup.Dialah Sang Juru Selamat bagi umat manusia.
Gembala : Mencari yang hilang, membebat yang Luka, menguatkan yang lemah, mengobati yang sakit
Guru : Mengajar,memberi pendidikan dan mengarahkan orang lain ke jalan yang benar.
Itulah sebabnya kita perlu tertanam, berakar, bertumbuh dan menghasilkan buah disebuah gereja.
Ay 20, Tanah subur- mendengar-menyambut-Berbuah;
Siapakah mereka?
– Orang yang sangat serius dengan firman.
– Orang yang menghormati dan menghargai benih.
*Orang yang MAU mempraktekkan firman.
Kain tidak merespons firman Tuhan.
*Baca : Kej 4 : 11-12. Dampak bagi Kain :
Pelanggaran akan firman Tuhan adalah Kutuk
A. Terpisah dari Tuhan.
B. Tanah tidak menghasilkan yang baik.Amsal 10: 22, Berkat Tuhan yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.
Ada 2 pengertian :
•He added no sorrow- Kesakitan tidak akan ditambahkan kepadanya.
•He added no Idol- Berkat itu tidak menjadi berhala.
Amsal 1 : 32, Sebab orang yang tak berpengalaman akan dibunuh oleh keengganannya dan orang bebal akan dibinasakan oleh kelalaiannya.> NJV, For the tuning away of the simple shall slay them, and the prosperity of fool shall destroy them.
> Orang yang makmur tetapi bodoh akan dihancurkan oleh kemakmuran mereka.
> Jangan sampai Anda blunder dalam kehidupan Anda. Tuhan mau hidup kita tertata dengan baik.
Rumah tangga, ekonomi, pelayanan kita tertata dengan baik. Jangan main-main urusan dengan Tuhan sebab kita akan menanggung akibatnya. Tuhan mau hidup kita berkenan dan layak dihadapan-Nya karena Dia sediakan berkat-Nya bagi kita. Amin.Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Ps. Honny Supit Sirapanji, M.Th.
Ibadah Raya GBI Menorah, 20 November 2022