
PENGURUS (PENGELOLA) YANG BAIK.
1 Petrus 4 :10 – 11.
10 Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.
11 Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; Jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.
Kata Pengurus berkaitan dengan suatu organisasi atau kegiatan yang didalamnya melibatkan banyak orang. Sebagai Pengurus kita melakukan tugas yaitu Melayani.
> Ay 10, Layanilah seorang akan yang lain sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang.
- Karunia dalam bahasa aslinya disebut Charisma yang berasal dari kata Kasih Karunia yaitu Charis yang artinya pemberian secara gratis.
- Kasih Karunia adalah pemberian gratis dari Tuhan yang kita sebut Anugerah atau Grace.
- Anugerah yang dikaitkan dengan Keselamatan/
Pengampunan dosa/ Penebusan. Dan hal-hal seperti ini tidak bisa kita kerjakan sendiri,kecuali jika ada yang memberikan.Dalam hal ini yaitu Tuhan Yesus Kristus.
- Contoh: Didalam hukum pidana dikenal dengan grasi Yaitu hak Presiden yang diberikan kepada seorang
terdakwa yang dijatuhi hukuman mati.
- Intinya karunia dan kasih karunia itu adalah dua hal yang berkaitan dimana kalau kita mendapatkan anugerah atau kasih karunia maka dengan sendirinya karunia – karunia itu akan muncul menyertainya.
Karena ada kuasa yang menyertainya.
- Didalam kesaksian dari orang yang diselamatkan sering muncul kemampuan atau kekuatan yang luar biasa dari Tuhan Yesus sehingga orang bisa lepas dari ikatan yang membelenggu hidupnya.
Misalnya terikat narkoba, judi, rokok dst.
- Karunia adalah kemampuan spesifik yang berguna untuk melayani.
Makna Melayani :
– diakuneo : ~ menemani, menunggui, menjadi sahabat, sebagai host bagi orang yang lain.
Jadi makna melayani tidak sempit hanya dalam lingkup gerejawi, tetapi lebih luas didunia nyata kehidupan sehari-hari.
- 1Petrus 4 : 10(KJV) As every man hath received the gift, event so minister
the some one to another, as good stewards of the manifoid Grace of God.
- 1 Pet 4: 10(BIS) Kalian masing-masing sudah menerima pemberian- pemberian yang berbeda- berbeda dari Allah. Sebab itu sebagai pengelola yang baik dari pemberian-pemberian yang baik dari Allah hendaklah kalian menggunakan kemampuan itu untuk kepentingan bersama.
1.Melayani bukanlah sekedar himbauan tetapi Kewajiban.
>Orang lebih suka mendapatkan pelayanan, merasa berada pada posisi lebih tinggi.
- Orang mencari keberartian hidup dengan merasa nyaman diatas dan dilayani oleh orang lain,padahal orang yang dilayani adalah orang yang lebih lemah.
Prinsip Firman Tuhan berbeda; itulah sebabnya dalam Lukas 22 : 26, “Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar diantara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan.”
- Hanya orang yang kuat dan mempunyai kelebihan yang mampu melayani orang lain.
>Tuhan menilai orang bukan derajat yang dibangun manusia tetapi kepada fungsi orang tersebut.
Contoh : Yusuf di Mesir sebagai second man(orang kedua) Apakah Tuhan tidak mampu menjadikan Yusuf sebagai raja? Pasti bisa! Tetapi tujuan Tuhan disini supaya Yusuf berguna atau bermanfaat sehingga jabatan itu tidaklah terlalu penting. Namun dalam hal ini bukan berarti orang yang punya jabatan harus melepaskan jabatannya supaya bisa melayani, tetapi yang dimaksudkan disini adalah sikap kita apakah kita punya hati untuk melayani orang lain yang dibawah kita?Adakah kita punya hati untuk menolong orang lain dan mengangkat kesulitan orang lain? Atau hanya memanfaatkan orang lain bagi kepentingan diri sendiri?
- Karunia adalah kredit buat TUHAN,.dan bukan manusia. 1 Pet 4 : 11.
- Memperoleh karunia bukanlah mengenai diri sendiri atau keuntungan diri sendiri.
- Sejak seorang menerima kasih karunia, saat itulah fokusnya bukan lagi pada keuntungan diri sendiri tetapi pada Tuhan.
- Teladan Tuhan Yesus.
- Matius 20 : 28, Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk
melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
> Ayat ini bukan hanya sekedar menjadi pajangan tetapi harus menjadi teladan didalam kehidupan kita.
Pengurus(Pengelola yang baik – kalos oikomonos) mampu melakukan tugas pelayanan yang bermanfaat bagi kemuliaan TUHAN dan tidak lagi memikirkan segala sesuatu untuk kepentingan dan keuntungan diri sendiri.
Harap dicatat apa yang tertulis dalam
1 Korintus 6: 20, “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”
> Contoh sehari-hari dalam kehidupan kita : Mahasiswa yang menerima bea siswa setelah berhasil harus wajib kembali kedaerahnya untuk mengamalkan ilmunya bagi kepentingan dan kemajuan daerahnya.
Kita percaya jika kita sibuk memikirkan kepentingan orang lain, maka Tuhan akan sibuk mengurus kepentingan kita sebab Dia mampu menggerakkan siapa saja untuk menolong kita.Amin. Tuhan Yesus memberkati.