
“LEPAS DARI BELENGGU INTIMIDASI”
Baca : 1Samuel 17 : 1 – 58
11 Ketika Saul dan segenap orang Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan.
Pada waktu itu bangsa Israel dipimpin oleh raja mereka yang pertama yaitu Saul dan mereka sedang berhadapan dengan orang Filistin.
1 Samuel 17 : 4 – 7.
Dan orang Filistin itu punya seorang Pendekar yang gagah perkasa namanya Goliat
Tingginya 6 hasta sejengkal (± 3 m)
Mata tombaknya 600 syikal besi ± 70 kg. Seluruh tubuhnya dilengkapi sejata, dia memakai ketopong, baju zirah,penutup kaki dari tembaga, pedang, lembing serta mempunyai pembawa perisai. Secara otomatis orang ini tidak ada celahnya untuk dapat dikalahkan. Dengan suaranya yang lantang menggelegar dia menantang orang Israel untuk maju bertarung menghadapinya.
Alkitab mengatakan empat puluh hari lamanya orang Filistin itu mengintimidasi orang Israel dengan perkataan yang mengancam, menghina dan merendahkan sehingga orang Israel mejadi cemas dan sangat ketakutan.
Apa itu intimidasi?
Intimidasi adalah perkataan atau sikap yang merugikan orang lain. Intimidasi dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan emosional seseorang, dampak darinya bisa sangat merusak, bagi
korbannya. Mereka mungkin mengalami stres, kecemasan, depresi, bahkan trauma psikologis.
Intimidasi menyebabkan:
1.Ketakutan:
Membuat seseorang melupakan potensi yang ada pada dirinya mengakibatkan tidak berani melawan untuk
menghadapi musuh atau tantangan.
2.Perasaan Kerdil dan terpojok.
1Samuel 17 : 10 – 16.
10 Pula kata orang Filistin itu: “Aku menantang hari ini barisan Israel; berikanlah kepadaku seorang, supaya kami berperang seorang lawan seorang.
16 Orang Filistin itu maju mendekat pada pagi hari dan pada petang hari. Demikianlah ia tampil kedepan empat puluh hari lamanya.
11 Ketika Saul dan segenap orang Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan.
>Ancaman Goliat membuat orang Israel merasa semakin kerdil dan tidak berdaya. Padahal kita tahu Israel artinya Pahlawan Allah.
Alkitab mengatakan bahwa Israel adalah bangsa pilihan. Mereka dipilih Tuhan secara spesial dari begitu banyak suku bangsa kaum dan bahasa.
tetapi pada hari ini ketika Goliat meneror orang Israel, mengancam dan mengintimidasi maka mereka menjadi ketakutan. Mereka sudah lupa kepada Allah yang telah menolong mereka bertahun-tahun yang lalu.
>Ketakutan sangat berbahaya karena dapat menghancurkan hidup kita. Kita harus waspada. Karena jika kita takut sebenarnya kita mulai meragukan kemampuan Tuhan
3.Putus asa.
Putus asa adalah klimaks dari ketakutan.
1 Sam 17 : 24 Ketika semua orang Israel melihat orang itu, larilah mereka dari padanya dengan sangat ketakutan.
>Putus asa sering membuat kita mengambil jalan pintas.
>Putus asa membuat orang tidak melihat jalan keluar yang Tuhan siapkan.
>Putus asa membuat orang hilang pengharapan.Mereka lupa pada pertolongan Tuhan sebelumnya.
Semua orang pernah mengalami intimidasi. Daudpun tidak luput dari hal yang sama.Siapa yang mengintimidasi Daud?
1.Keluarganya:
Ayah/Kakaknya.
Eliab marah atas sikap Daud yang pemberani. Dan ia mengecilkan kekuatan Daud. Orang yang terintimidasi cenderung mengintimidasi orang lain.
>Tanpa sadar banyak orang tua,keluarga dekat, guru yang mengintimidasi.
2. Raja Saul.
Sang Raja meragukan kemampuan Daud.Ia mengatakan :
1 Sam 16 : 33″Tidak mungkin engkau dapat menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia sebab engkau masih muda, sedang dia dari sejak mudanya telah menjadi prajurit.”
>Bukankah kita juga sering mengalami intimidasi dari orang sekeliling kita yang meragukan kemampuan kita?
Bangun hubunganmu dengan Tuhan, ada waktunya Tuhan akan mengangkatmu.
3.Goliat:
1Sam 17:42-44 Ketika orang Filistin itu menunjukkan pandangnya ke arah Daud serta melihat dia, dihinanya Daud itu karena ia masih muda, kemerah-merahan dan elok parasnya.
43 Orang Filistin itu berkata kepada Daud: “Anjingkah aku, maka engkau mendatangi aku dengan tongkat?” Lalu demi para allahnya orang Filistin itu mengutuki Daud.
43 Orang Filistin itu berkata kepada Daud:” Hadapilah aku, maka aku akan memberikan dagingmu kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang di padang.”
>Orang yang jauh dari Tuhan selalu meangandalkan kekuatan sendiri.
Tetapi Daud mendatangi Goliat dengan dengan nama TUHAN semesta alam.
Pelajaran:
Intimidasi bukan hanya ketakutan, tetapi roh ketakutan. Roh ketakutan tidak bisa dikalahkan dengan intelek,mental dan kehendak, tetapi hanya oleh Roh Allah/senjata Allah(doa dan peperangan rohani) sebab hanya dengan Kuasa Allah saja yang sanggup meruntuhkan benteng-benteng(2 Kor 10:4).
Daud seorang Pemuji dan Penyembah, Daud terlatih saat menjadi Gembala.
1Sam 17 : 45 Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu:
” Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN, semesta Alam, Allah segala barisan Israel yang kau tantang itu.
>Semakin besar masalahmu semakin kecil Tuhanmu. Semakin besar Tuhan yang engkau sembah semakin kecil masalahmu.
>Jika Anda punya masalah naiklah ke Menara Doa. Tempat yang tinggi, semakin engkau tinggi dengan Tuhan semakin kecil persoalanmu yang ada dibawah.
>Semakin jauh dari Tuhan semakin banyak masalah yang kita hadapi.
Bagaimana lepas dari belenggu intimidasi?
•Memahami otoritas Allah(1Sam 17:26) Siapakah orang Filistin ini sehingga ia berani mencemoohkan barisan Allah yang hidup?
Untuk memahami Allah kita harus bergaul dengan Allah.
•Mengenal Pribadi Allah. (1Sam 17: 34 – 37).
Bangun melalui Doa, Pujian, Penyembahan setiap hari.
•Melawan dengan Iman.
(1 Sam 17 : 32-46).
>Mengikut Tuhan adalah perjalanan iman.
•1Sam 17 : 40 Lalu Daud mengambil tongkatnya di tangannya, dipilihnya dari dasar sungai lima batu yang licin dan ditaruhnya dalam kantong gembala yang dibawanya, yakni dalam tempat batu-batu, sedang umbannya dipegangnya.
Demikian lah ia mendekati orang Filistin itu.
>Mengikut Tuhan adalah sebuah perjalanan iman.
Penggal dan Lupakan.
•Daud mengambil umban ditaruhnya batu lalu dilayangkan kearah Goliat Ternyata ada celah terbuka diantara ketopong untuk melihat, dan batu itu terbenam kedalam dahinya maka terjerumuslah Goliat dengan mukanya ke tanah.
>Maka Daud maju dihunusnya pedang Goliat, dipenggal kepalanya.Ketika orang Filistin melihat pahlawan mereka telah mati maka larilah mereka. Tetapi dikejar oleh orang Israel yang bangkit dari ketakutan.
>Kalau kita diintimidasi oleh orang terdekat kita harus kalahkan dan lupakan.Karena ingatlah rancangan Tuhan bagi kita bukan kecelakaan tetapi hari depan yang penuh dengan pengharapan. Amin. Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Pdt. Christian Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 21 Juli 2024