Unconditional Love – Kasih Tanpa Syarat

Unconditional Love

Ulangan 11 : 13 – 15
Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu, dan dengan segenap jiwamu,
14 Maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggur dan minyakmu
15 Dan Dia akan memberi rumput dipadangmu untuk hewanmu, sehingga engkau dapat makan dan menjadi kenyang.
Bagaimana kita mengalami Penuaian?
A. Ketaatan sebagai kunci Penuaian.
Firman:
Ulangan.11 : 13
Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini.
> Supaya kita dapat menjadi penuai-penuai diakhir zaman; UNTUK menuai berkat-berkat dan menuai jiwa-jiwa maka dibutuhkan sebuah ketaatan. Bukan hanya perasaan tetapi sebuah komitmen untuk bisa melakukan.
B. Unconditional Love(Kasih tanpa syarat).
Firman:
…sehingga kamu mengasihi
TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu, dan dengan segenap jiwamu.
Untuk kita dapat menjadi penuai diakhir zaman, maka kita harus mengasihi TUHAN dengan segenap hati.
Mengasihi bukan hanya sekedar perkataan tetapi kita harus menuruti segala perintah Tuhan.
Yoh 14 : 15  “Jika kamu mengasihi Aku, maka kamu akan menuruti segala perintah-Ku.”
> Tentu kita semua mau mengasihi Tuhan tetapi apakah kita telah melakukan segala perintah Tuhan? Mungkin kita tidak sempurna tetapi kita harus berusaha dan berjuang mati-matian agar dapat melakukan yang terbaik dihadapan Tuhan.
> Mengasihi Tuhan bukan hanya sebuah perasaan, tetapi komitmen total untuk menjadikan Tuhan sebagai pusat dari segala sesuatu dalam hidup ini.
Mat 22 : 37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu,dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
> Mengasihi Tuhan bukan sembarangan. Bukan hanya lip service tetapi kita harus totalitas dengan seluruh kehidupan kita. Dengan hati jiwa perasaan bahkan dengan segenap kekuatan kita.
Mazmur 73 : 25 Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada kuingini di bumi.
> Selain Engkau tidak ada yang kuingini… Tetapi Firman Tuhan ini bukan berbicara bahwa kita tidak boleh bekerja, tidak boleh berusaha atau tidak boleh mencari nafkah. Bukan seperti itu! Tetapi pastikan bahwa hati kita hanya untuk Tuhan dan bukan untuk dunia ini. Karena ketika kita mengasihi Tuhan kita tidak mencintai dunia ini.
Contoh: Bukti Kasih Sejati manusia pada Tuhan dari: Abraham.
1. Abraham memiliki ketaatan akan firman.
Kejadian 22 : 1- 3.
> Firman Tuhan ini menceritakan bagaimana Tuhan menguji Iman Abraham. Dan bagaimana respons Abraham.
Ayat 3 dikatakan: Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham…..
> Tidak diceritakan Abraham menangis dan bergumul dengan Tuhan, atau Abraham tawar menawar dengan Tuhan, tetapi keesokan harinya Abraham melaksanakan perintah Tuhan. Dia taat kepada Tuhan dan melakukan persis seperti yang dikatakan Tuhan padanya.
Yoh 14 :21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi Dia dan menyatakan diri-Ku kepadanya.
> Artinya mengasihi Tuhan itu bukan hanya mendengar atau merenungkan firman tetapi kita harus melakukannya.
Pertanyaannya: Apakah kita pribadi- pribadi yang mendengar firman dan melakukannya?
Kalau kita berkata mengasihi Tuhan, maka kita harus mendengar dan melakukan firman.
Sama seperti Abraham dia tahu ada janji Tuhan akan Ishak, dia tahu janji Tuhan tentang tanah yang akan diberikan kepadanya. Dia mendengar semuanya tetapi yang hebatnya karena dia mau melakukan perintah Tuhan. Sekalipun menurut manusia sangat sulit dilakukan. Tetapi Abraham taat melakukan firman Tuhan.
Pelajaran:
▪ Kita tidak boleh memiliki kasih yang terbagi.
> Setelah semua itu Tuhan menguji Abraham, apakah hati Abraham fokus kepada Ishak atau
fokusnya tetap kepada Tuhan?
> Seringkali manusia fokus kepada berkat yang diberikan Tuhan tetapi lupa kepada sumber berkat itu sendiri. Tetapi Abraham tahu bahwa semua yang dia miliki berasal dari Tuhan, sehingga ketika ada perintah kepadanya dia tidak menolak; dia tidak berkompromi tetapi dia mau melakukan tepat seperti yang Tuhan katakan.
Banyak orang tergoda membagi kasih mereka antara Tuhan dan dunia ini. KETIKA kita fokus pada Tuhan maka kita tidak akan fokus pada dunia ini.Tetapi ketika kita fokus pada dunia ini maka kita akan lupa pada Tuhan.
▪ Pelajarannya:
Matius 6 : 24 Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan.
Makanya pastikan kita menjadi pribadi seperti Abraham yang mengasihi dan taat pada Tuhan.
2. Abraham memiliki penyembahan yang tulus.
Kej 22 : 9 Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah disitu, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.
> Abraham melakukan yang terbaik untuk Tuhan sekalipun berat untuk dilakukan.
> Abraham memiliki Penyembahan yang tulus bukan dengan paksaan.
> Bagaimana dengan kita saat kita beribadah apakah kita datang dengan hati yang benar untuk mencari hadirat Tuhan dan ketika ada pujian penyembahan apakah kita membawanya dengan air mata atau semua sudah tidak ada rasanya lagi…
Mazmur 29 : 2 Berilah kepada TUHAN kemuliaan namanya, sujudlah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan!
> Bagaimana kita datang memuliakan Tuhan, mengagungkan nama Tuhan. Melakukan yang terbaik untuk Tuhan.
▪ Pelajarannya:
> Kita tidak boleh memiliki sikap rutinitas tanpa hubungan.
> Ketika kita datang beribadah bagaimana sikap kita dengan Tuhan? Apakah kita datang dengan ketulusan?
Membangun hubungan bukan hanya pada ibadah-ibadah seperti yang kita lakukan tetapi bagaimana kita membangun hubungan dengan Tuhan dirumah?
Pastikan kita mencari Tuhan dengan hati yang benar dan dengan ketulusan.
Pelajarannya:
1 Samuel 12 : 24 Hanya takutlah akan TUHAN dan setialah beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu, sebab ketahuilah, betapa besar hal-hal yang dilakukan-Nya diantara kamu.
> Tuhan meminta hati kita, fokus kita, ketulusan dan kesetiaan kita saat kita beribadah karena begitu
besar kasih-Nya atas kita.
3. Abraham mengutamakan Tuhan di atas segala hal
Kej 22 : 10 Sesudah itu Abraham mengulurkan tangan-Nya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
> Menghadapi perintah Tuhan Abraham tidak lagi ragu-ragu atau masih bernegosiasi dengan Tuhan, tetapi dia tahu itu perintah Tuhan maka dia melakukan dengan sungguh-sungguh.
> Siapa hal yang terutama dalam hidup kita. Suami, isteri, Anak, Pekerjaan, Jabatan dsb.Tetapi yang Tuhan inginkan yaitu HATI kita.
Matius 6 : 33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu ditambahkan kepadamu.
> Kalau kita fokus pada Berkat maka kita lupa pada Tuhan. Tetapi ketika kita fokus pada Tuhan maka Berkat itu akan mengikuti kita.
Pelajarannya:
Kita tidak boleh memiliki Idola Modern. Ada orang yang idolanya suami, isteri, anak, jabatan,dsb.tetapi dia lupa semua itu berasal dari Tuhan. Tetapi biarlah kita menjadi pribadi yang mau bersyukur bahwa semua itu hanya berasal dari Tuhan bukan karena kuat dan hebat kita sehingga kita mau melakukan yang terbaik bagi Tuhan.
Keluaran 20 : 3 Jangan ada padamu allah lain dihadapan-Ku.
> Ketika kita mulai mengidolakan yang lain akan muncul Allah yang cemburu.
Ada sebuah quotes yang berkata: The way to get started is to quit talking and begin doing, artinya:
Cara untuk memulai adalah berhenti berbicara dan mulai melakukan.
> Ada orang berkata Tuhan itu dahsyat, hebat dan luar biasa tetapi tindakannya tidak sama seperti apa yang diucapkan dan dia lupa untuk mengerjakan-nya.
Tetapi Abraham adalah Pribadi yang mau melakukan perintah Tuhan.
> Mari kita mau melakukan sesuatu untuk Tuhan dan menjadikan Dia prioritas hidup kita.
▪Contoh: Pribadi yang dikasihi Tuhan.
♡ Daud:
Mazmur 18 : 2 Aku mengasihi Engkau, ya TUHAN, kekuatanKu!
> Bagaimana Daud bisa mengungkapkan mazmur ini? Karena Daud merasakan kasih Tuhan.
Demikianpun dengan kita kalau kita berkata mengasihi Tuhan maka kitapun memiliki kasih itu.
Hasil Kasih Tuhan pada Daud:
1. Daud memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan.
1 Sam 16 : 12.
> Sekalipun Daud tidak dianggap oleh keluarganya tetapi Tuhan memilih dia dan menyuruh orang mencari dia. Demikian juga dengan kita, apapun keadaan kita Tuhan mengasihi dan mencari kita.
Yakobus 4 : 8 Mendekatlah kepada Allah dan Dia akan mendekat kepadamu.
2. Daud dipelihara oleh Tuhan.
1 Sam 17 : 45 Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kau tantang itu.”
> Demikian pula yang harus kita lakukan terhadap Goliat- goliat kita yaitu masalah-masalah kita.
Kita punya Tuhan yang Perkasa yang dapat menyelesaikan masalah kita.
Roma 8 : 28
♡ Tuhan menjaga dan memberkati mereka yang mengasihi Dia.
Ouotes: You are loved even
Your worst days. GOD.
“Kamu dicintai bahkan dihari terburukmu.
3.Daud mengalami kehidupan yang berbuah.
1 Sam 18 : 5 Daud maju berperang dan selalu berhasil kemana juga Saul menyuruhnya, sehingga Saul mengangkat dia mengepalai para prajurit. Hal ini dipandang baik oleh seluruh rakyat dan pegawai-pegawai Saul.
> Kasih dari Tuhan akan menghasilkan kehidupan yang memuliakan-Nya dan bedampak bagi orang lain.
> Ketika hidup kita diangkat oleh Tuhan mari kita menjadi berkat bagi orang lain.
Yoh 15 : 5 Barangsiapa tinggal dalam Aku, dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak….
Pastikan hidup kita tinggal dalam Tuhan dan Tuhan ada dalam hidup kita. Amin. Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah by :  Ps Stefan Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 16 Februari 2025

error: Content is protected !!