THE KING’S SON

THE KING’S SON
1 Petrus 2 :9
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

Prinsip menjadi umat Tuhan adalah:
1.Umat yang dipilih.
• Diadopsi.
• Diberi Identitas Baru.
2.Memiliki karakter Imam.
Imamat yang Rajani. Raja secara fisik dan Imam secara Rohani.
Pelajaran bagi kita:
▪ Banyak Orang Kristen yang perilakunya seperti cerita tentang Anak Raja yang hilang dan diasuh oleh petani.
Walaupun sudah sampai Istana tapi belum bisa Move On dari karakter lama sebagai petani..
▪ Banyak Orang Kristen sekalipun sudah diadopsi dan dibawa masuk ke dalam Kingdom atau Kerajaan Allah tetapi
Perilakunya masih seperti Orang Duniawi. Itulah sebabnya jika kita menjadi Imamat yang Rajani maka kita harus
mengalami transformasi atau perubahan rupa.
Kita harus mengalami Metamorfosis seperti pada kupu-kupu.
—>dari telur—> ulat—>Kepompong—>kupu-kupu
▪ Mengalami perubahan tetap/permanen sehingga sifat aslinya tidak dikenal lagi.
Apa Perilaku Warga Kerajaan ? Ada 4 Kata Siap:
1. SIAP jadi Ahli Waris.
2. SIAP menderita seperti Kristus.
3. SIAP memisahkan diri dari hal duniawi.
2 Korintus 6 : 15 Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama-sama orang percaya dengan orang tak percaya?
16 Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena Kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini:
“Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka,dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
17 Sebab itu:”Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.
Apakah perbedaan antara Kristus dan Belial?
Kristus (Yun) Chritos artinya yang diurapi, yang penuh dengan kuasa dan otoritas.
Belial (Ingg) Wickedness: Jahat; sesuatu yang Valueless tidak punya nilai; tidak berharga.
Apa persamaan Kristus yang diurapi dengan Ketidak berhargaan? Tidak ada! Itulah sebabnya kita yang sudah diurapi, kita berharga, punya kuasa tetapi jika kita turun merendahkan diri kepada sesuatu yang whatlessness sesuatu yang tidak ada nilai harganya maka Tuhan tidak berkenan pada kita.
▪ Pada Ayat 17, dikatakan Keluarlah, tinggalkanlah!
Kita harus membuat sebuah keputusan.
Pelajaran:
1. Warga Kerajaan tidak bergaul dengan kehidupan yang salah.
Ada perbedaan antara domba dan kambing.
Kita perlu mendidik anak-anak dengan nilai-nilai Kerajaan Allah sejak dini sebab dunia semakin jahat.
Tetapi ketika meletakkan dasar iman pada mereka maka anak akan punya daya tahan, bisa membedakan apa yang salah dan yang benar.
2. Warga Kerajaan Diatur oleh Aturan Kerajaan–Firman.
> Hidupnya tidak liar.
> Anak-anak Tuhan tanpa hukum, tanpa firman akan living without law. Mereka tidak tahu mana yang boleh dan yang tidak boleh.
Mazmur 1 : 1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh..
▪ Berbahagialah disebut Blessed man artinya diberkatilah.
♤Berkat itu adalah damai sejahtera.
Banyak orang beranggapan berkat adalah harta kekayaan, uang melimpah tetapi perlu kita ingat banyak orang yang tidak percaya kepada Tuhanpun memiliki kekayaan triliunan. Tetapi bagi kita Anak-anak Tuhan mari kita bersyukur ketika kita sehat, rumah tangga kita rukun dan damai bersama dengan isteri masa muda kita. Bahkan ketika malam kita bisa tidur dengan nyenyak itu adalah berkat karena banyak orang yang kaya mereka seringkali mengalami insomnia sehingga perlu obat penenang agar bisa tidur.
>Jadi jangan mengukur berkat dengan kekayaaan.
1 Timotius 6 : 9
Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh kedalam pencobaan, ke dalam jerat dan kedalam berbagai-berbagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, dan menenggelamkan manusia kedalam keruntuhan dan kebinasaan.
> Tetapi Ketika Tuhan melepaskan berkat, dan sikap kita benar penuh dengan ucapan syukur maka percayalah berkat itu pasti akan datang lagi.
> Berkat adalah kuasa.
Disini Kuasa itu bukan hanya lumpuh berjalan, buta melihat tetapi Kuasa itu adalah ketika kita menghadapi persoalan dan kita masih tegak berdiri.
Kuasa itu ketika kita dihina dan dilecehkan orang kita masih bisa mengampuni dan memberkati.
Kuasa itu ketika kita ada dalam tekanan dan pergumulan yang berat, kita masih bisa mengucap syukur.
▪ Yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik.
> Berjalan artinya menyetujui; sepakat.
> Hati- hati kita bersepakat dengan orang. Jangan sampai orang itu fasik, Karena kita akan menjadi sama.
Roma 1 : 32 Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya.
• Menurut nasihat orang fasik artinya ketika kita mendengar kefasikan dan kita membenarkan hal itu.
Contoh: Hawa ketika dia mendengar nasihat fasik dari Si ular tua. Hawa menyimpan dan mengolah dalam hati akibatnya dia menuruti, mengambil buah itu dan memakannya.
▪ Berdiri di jalan orang berdosa artinya berperilaku sama dan ikut serta di dalamnya.
▪ Yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.
> Duduk artinya menjalin persekutuan. Bersama-sama atau togetherness artinya kita tidak bisa membeda kan mana gandum, mana lalang; mana domba mana kambing. Karena mereka sudah similar.
Mazmur 1 : 2 Tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
Sikap yang benar terhadap firman:
1. Sadar bahwa firman dapat mencegah orang berbuat dosa.
Mazmur 119 : 11 Dalam hatiku, aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.
2. Sadar bahwa Nilainya lebih Besar dari Emas dan Perak.
Mazmur 119 : 72 Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas dan perak.
3. Sadar tanpa firman semua orang akan binasa.
Mazmur 119 : 92 Sekiranya firman-Mu tidak menjadi kegemaranku, maka aku telah menjadi binasa karena sengsaraku.
Tanpa firman kita akan binasa, tetapi bersama-sama dengan Tuhan kita akan menjadi orang-orang yang kuat. Kuat menghadapi persoalan. Hati-hati jangan kita berkata bahwa keadaan kita baik-baik. Rumah tangga kita aman,hati-hati karena setan dapat memakai segala cara untuk menghancurkan apapun yang kita punyai. Tetapi dengan firman Allah kita akan bertahan dan kita akan menyerang balik. Menjadi petarung dan menjadi Pemenang. Bahkan lebih dari pemenang.
Rasul Paulus berkata, aku berlari sedemikian untuk mencapai garis akhir. Mencapai batas iman bersama-sama dengan Tuhan sampai selama-lamanya. Amin,Tuhan Yesus memberkati.

Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji,M.Th.
Ibadah Raya GBI Menorah, 23 Februari 2025

error: Content is protected !!