
FROM DARKNESS TO THE LIGHT
Kita masuk pada episode terakhir dari Serial Khotbah 1 Petrus 2 : 9.
Prinsip Hidup Sebagai Anak Tuhan :
6. Dari Gelap Kepada Terang.
Kisah Paulus > Kisah 26 : 13 -18.
13 tiba-tiba, ya raja Agripa, pada tengah hari bolong aku melihat di tengah jalan itu cahaya yang lebih terang dari pada cahaya matahari, turun dari langit meliputi aku dan teman-teman seperjalananku.
14 Kami semua rebah ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang mengatakan kepadaku dalam bahasa Ibrani: Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku? Sukar bagimu menendang ke galah rangsang.
15 Tetapi aku menjawab: Siapa Engkau Tuhan? Kata Tuhan: Akulah Yesus yang kau aniaya itu.
16 Tetapi sekarang bangunlah, dan berdirilah. Aku menampakkan diri kepadamu untuk menetapkan engkau menjadi pelayan dan saksi tentang segala sesuatu yang telah kau lihat dari pada-Ku dan tentang apa yang akan Kuperlihatkan kepadamu.
17 Aku akan mengasingkan engkau dari bangsa ini dan dari bangsa-bangsa lain. Dan Aku akan mengutus engkau kepada mereka,
18 Untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa iblis kepada Allah supaya oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.
▪︎ Pelayanan ini disebut: Open the eyes ministry, atau Pelayanan membuka mata.
> Menceritakan tentang kehidupan Saulus yang penuh dengan kekerasan, amarah dan kebencian. Dia menganiaya orang Kristen dan memasukkan mereka ke dalam penjara serta setuju kalau ada orang yang dibunuh. Tetapi tiba-tiba orang ini bisa berubah 180⁰ menjadi Pemberita Injil.
☆ Kalau bukan Kuasa Tuhan orang ini tidak mungkin dapat mengalami hal demikian.
Pelajaran dalam GELAP:
A. Mata yang terbuka tetapi tidak Melihat.
B. Tidak dapat Menentukan Arah.
C. Selalu tersandung dan jatuh.
Pelajaran dalam TERANG:
A. Mata dapat Melihat Arah.
B. Dapat melihat Jerat dan Lubang.
C. Mampu Berbalik dari Kesalahan.
♡ Jika kita hidup dalam kegelapan maka kita harus benar-benar berdoa pada Tuhan untuk dapat melihat terang.
PAULUS
Mata Jasmani yang Melihat menjadi Buta
Supaya Mata Rohani yang Buta bisa Melihat.
Kis 26 : 15 Siapakah Engkau, Tuhan? Kata Tuhan: Akulah Yesus, yang Kau aniaya itu.
Perenungan:
Kapan Saulus menganiaya Yesus?
Dalam seluruh Injil tidak diceritakan Saulus pernah ketemu dengan Tuhan Yesus. Tetapi kenapa Tuhan mengatakan dia menganiaya Tuhan?
TERNYATA karena Saulus, menganiaya Pengikut Yesus maka Tuhan berkata: engkau menganiaya Aku.
> Ini pelajaran luar biasa kalau ada orang yang menyakiti engkau jangan membalas kejahatan dengan kejahatan berikan tempat Tuhan yang akan membalas. Bagian kita lepaskan pengampunan.
FAKTA:
Sering kali harus Melewati BADAI HIDUP baru Mencari Tuhan.
1. Seperti Anak Bungsu: Lukas 15 : 11 – 24.
-Turun ke titik terendah. Luk 15 : 14 -16.
+ Menjaga babi.
+ Miskin dan Kelaparan.
– Sadar-Matanya tercelik.
⬇️
– Sadar akan dosanya. Luk 15 : 18 – 19.
– Sadar akan dunia yang Jahat.
– Sadar akan bapanya yang baik. Luk 15 : 20.
2. Seperti Para Murid di tengah danau.
Markus 6 : 47 Ketika hari sudah malam perahu itu sudah di tengah danau, sedang Yesus tinggal sendirian di darat.
48 Ketika Ia melihat betapa *payahnya* mereka *mendayung* karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka.
49 Ketika mereka melihat Dia berjalan diatas air, mereka mengira bahwa Ia adalah hantu, lalu mereka berteriak-teriak,
50 sebab mereka semua melihat Dia dan mereka semua sangat terkejut. Tetapi segera Ia berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”
51 Lalu Ia naik ke perahu mendapatkan mereka, dan angin pun redalah. Mereka sangat tercengang dan bingung.
Kenapa Yesus harus berjalan di atas air?
Kenapa Tuhan tidak diatas perahu saja, atau kenapa Tuhan tidak dari darat saja Ia menghardik badai, maka danau itu pasti teduh.
Cerita ini menarik sekali karena
dikatakan ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal,….Apa itu Payah?
PAYAH – Yun. basanizo artinya :
– Kerja Keras.
– Pekerjaan yang menyiksa.
– Menimbulkan Penderitaan.
(Sesuatu yang tidak baik, sakit, pergumulan).
DAYUNG adalah : Sarana yang memudahkan menggerakkan perahu untuk maju..!
Tetapi saat itu dayung tidak dapat Menolong dari BADAI…
Tuhan Yesus berjalan di atas air karena:
▪︎ Menunjukkan bahwa Dia berkuasa atas alam semesta dan Dia mau selalu menolong murid-murid-Nya.
▪︎ Menenangkan murid-murid untuk menunjukkan kasih-Nya pada mereka dalam kesulitan.
Markus 6 : 50
▪︎ Menguatkan Iman mereka.
Agar supaya murid-murid itu belajar percaya sepenuh hati bahwa Dia adalah Tuhan, Mesias, yang dinantikan oleh Israel.
> Coba kita renungkan keadaan kita hari-hari ini ketika dayung kita tidak dapat lagi menolong! Tangan yang dulunya gagah perkasa tidak dapat lagi menyelesaikan masalah. Ketika dunia sekitar kita yang dulunya penuh kemudahan dan kemurahan tiba-tiba sekarang menjadi dunia yang sukar.
Ada kalanya Tuhan mengijinkan kita masuk dalam badai. Dan musuh Orang Kristen yaitu: ZONA NYAMAN.
Apa yang terjadi ketika zona Nyaman masuk dalam kekristenan maka rusaklah kekristenan itu.
Diceritakan sebelumnya sekalipun di Roma banyak penganiayaan tetapi kekristenan tetap berkembang; sekalipun dihambat tetap merambat.
Namun ketika zona nyaman masuk dalam kekristenan maka nilai kekristenan itu menjadi pudar.
Coba bandingkan Kekristenan di daerah yang tenang, Manado, Toraja, Toba-Samosir dibandingkan dengan daerah
yang penuh dengan konflik, yang dimana mereka mau buka gereja tetapi dilarang; mau ibadah dilempar batu maka kualitas iman mereka akan jauh lebih besar..!
Keadaan Para murid Yesus:
– Mereka adalah Nelayan:
– Mereka ada di danau – Kehidupan mereka sehari-hari.
– Tetapi di dunia itu mereka
BERMASALAH.
Perenungan:
Bagaimana keadaan kita HARI INI?
⬇️
Horor kah?
(Cekcok dalam Rumah Tangga, Bisnis menurun, Keluarga mulai menurun, kesehatan menurun dst).
▪︎ Ketika uang tidak bisa menolong, jabatan tidak bisa lagi menolong maka kita PERLU JALAN KELUAR.
▪︎ Ketika kita tidak menemukan Jalan Keluar maka keadaan kita seperti orang yang ada dalam KEGELAPAN.
Bagaimana Jalan Keluar itu?
♡ Kita perlu datang dan berjumpa secara Pribadi dengan Tuhan Yesus.
BUKA mata rohani kita dan melihat segala karya-Nya dalam hidup kita. Kalau waktu yang lalu Tuhan tolong maka saat ini juga Dia mau, Dia peduli dan Dia sanggup menolong kita. PERCAYALAH….!
Taruh dalam hatimu, sedang nyawa DIA mau berikan bagi kita apalagi SOAL masalah yang kita hadapi. Tuhan itu Mau, Tuhan itu Peduli,
Tuhan itu sanggup untuk menolong kita. Karena bagi Dia tidak ada yang mustahil. Amin. Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji,M.Th.
Ibadah Raya GBI Menorah, 06 April 2025