
Blessing From The Promised Land Part : 3.
Berkat dari Tanah Perjanjian sangat erat kaitannya dengan kehidupan Abraham dan keturunannya. Alkitab mengatakan bahwa Keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Yoh 4 : 22.
Dan janji ini digenapi dalam Yesus Kristus sebagai keturunan Abraham dalam Kemanusiaan-Nya. Dialah Mesias yang dijanjikan Allah yang menjadi Penyelamat bagi umat-Nya. Tetapi bukan hanya bagi Israel tetapi juga bagi kita yang percaya kepada-Nya.
Yoh 3 : 16.
Kisah Abraham terutama ketaatan dan imannya telah menjadi contoh yang menginspirasi dan memberi berkat bukan hanya kepada generasi masa lalu tetapi juga bagi kita sekarang.
Dalam khotbah sebelumnya kita sudah belajar beberapa hal dari Abraham.
Minggu lalu kita belajar tentang Abraham yang duduk di depan pintu kemah.
Kejadian 18 : 1 Kemudian TUHAN menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik.
Bagi orang Beduin yang hidup nomaden di padang gurun laki-laki biasa duduk di pintu kemah. Apa itu pintu kemah?
▪ Tempat terhormat.
▪ Tempat untuk istirahat.
▪ Tempat untuk melihat orang lewat dan menawarkan mereka singgah dan memberi makan serta minum, dst karena mereka orang yang
sangat ramah.
Kej 18 : 2 Ketika Ia mengangkat mukanya , Ia melihat tiga orang berdiri di depannya. Sesudah dilihatnya mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujudlah Ia sampai ke tanah.
> Abraham adalah manusia rohani karena dia dapat melihat orang yang lewat itu temannya atau Tuhan yang datang.
> Matanya terang melihat penampakan Tuhan. Tuhan hadir disana.
> Salah satu karunia bagi orang Kristen adalah Karunia membedakan roh. Karena hari-hari ini banyak roh gentayangan tidak terkecuali hamba-hamba Tuhan yang memakai berbagai alasan untuk mempengaruhi orang untuk kepentingan pribadi.
Ketika kita punya Karunia Membedakan roh kita akan tahu hamba siapa yang datang.
Pelajaran dan Berkat dari Abraham:
1. Manusia Rohani.
Dia dapat Melihat – Mengenal. Penampakan Rohani
⬇
Ini adalah Karunia membedakan roh.
1 Kor 12 : 10
Contoh:
Kis 5 : 1- 4
Ada seorang lain yang bernama Ananias. Ia beserta isterinya Safira menjual sebidang tanah.
2 Dengan setahu isterinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkannya di depan kaki rasul-rasul.
3 Tetapi Petrus berkata: “Ananias, mengapa hatimu dikuasai iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?
4 Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu?Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.”
▪ Petrus dapat melihat ada kepalsuan pada Hati mereka.
Perenungan:
♡ Jika Anda pernah bernazar hati-hati kepada nazarmu.
Pengkhotbah 5 : 5 Janganlah mulutmu membawa engkau kedalam dosa, dan janganlah berkata dihadapan Allah bahwa engkau khilaf. Apakah perlu Allah menjadi murka atas ucapan-ucapanmu dan merusakkan pekerjaan tanganmu?
Banyak Kepalsuan di dunia ini – MUSUH:
1. Musuh yang tidak kelihatan.
2. Musuh yang menyamar.
3. Musuh dalam selimut.
Mata Rohani akan Terbuka kepada Perkara-Perkara Rohani.
Apa yang harus dilihat Mata Rohani?
A. Pertolongan Tuhan.
Ketika kita menghadapi sebuah persoalan maka mata kita harus betul-betul dapat melihat pertolongan Tuhan.
Contoh: Ada seorang bernama Gehazi bujang dari nabi Elisa tetapi dia melayani dengan mata rohani tertutup.
2 Raja-raja 6 : 13 Berkatalah raja: “Pergilah melihat dimana dia, supaya aku menyuruh menangkap dia. “Lalu diberitahukannyalah kepada dia : “Dia ada di Dotan.”
14 Maka dikirimkannya kesana kuda serta kereta dan tentara yang besar. Sampailah mereka pada waktu malam, lalu mengepung kota itu.
15 Ketika pelayan abdi Allah bangun pagi-pagi dan pergi keluar, maka tampaklah suatu tentara dengan kuda dan kereta ada disekeliling kota itu. Lalu berkatalah bujangnya itu kepadanya: “Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?”
16 Jawabnya: “Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita daripada yang menyertai mereka.
17 Lalu berdoalah Elisa: “Ya TUHAN : Bukalah kiranya matanya, supaya Ia melihat.” Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.
Apa yang terjadi dengan Gehazi:
– Yang dia lihat > Musuh = Persoalan
– Perkataannya > celaka = Malapetaka.
Pelajaran:
– Jangan hanya melihat persoalan.
– Persoalan harus diselesaikan.
– Tetapi hatimu jangan terpatok pada persoalan
– Hati-hati dengan mulut.
Akibatnya:
-Ketika kita melihat persoalan besar maka Kuasa Tuhan itu kecil.
-Dia ketakutan > Merasa tidak berdaya. Matanya perlu dicelikkan.
B. Berkat dari TUHAN.
1 Raja-raja 17 : 1 Kemarau panjang di Israel selama 3½tahun
> Bukan cuma Israel kena persoalan tetapi Elia juga. Tetapi TUHAN menyediakan sungai Kerit bagi Elia.
> Selalu ada sisa dalam hidup ini. TUHAN tidak pernah mencobai kita melalui kekuatan kita. Tuhan tidak membawa kita pada titik nol.
– Menghadapi masalah ekonomi, mungkin ada sebuah talenta kecil yang belum digali. Coba perhatikan.
> Mata Ahab tidak melihat Sungai Kerit TETAPI Mata Elia terbuka dapat Melihat sungai Kerit.
C. Pengenalan akan TUHAN yang benar.
> Ketika mata rohani kita terbuka maka kita dapat mengenal Allah yang benar dan Firman-Nya.
SAULUS:
– Kis 26 : 5 Penganut Agama Yahudi dengan Mazhab yang paling keras.
– ay.9 Menentang Yesus dengan keras.
– ay.10 Memenjarakan, membunuh dan menyiksa Pengikut YESUS.
Ay.13 Matanya Terbuka – Melihat Terang dari Langit.
Pertobatan Saulus:
♡ Melalui Penyerahan diri.
Kis 9 : 8 Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa, mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.
♡ Melalui penyangkalan diri
Kis 9 : 9 Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.
▪ Jadi selama ini Saulus melayani matanya melihat tetapi ia ada dalam kegelapan.
Hati-hati jadi Orang Kristen, kita adalah orang tebusan. Karena kita telah ditebus dari gelap kepada terang-Nya. Jangan sampai mata kita bisa lihat tetapi kita dalam kegelapan. Karena kalau orang melihat dalam kegelapan maka dia pasti jatuh dan binasa.
♡ Melalui penumpangan tangan.
Kis 9 : 17 Lalu pergilah Ananias kesitu dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu,supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.”
18 Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.
♡ Pelayanan penumpangan tangan sangat penting tetapi kita harus hati-hati jangan sembarangan orang menumpangkan tangan kepada kita, karena penumpangan tangan berbicara tentang impartasi atau transfer. Cek baik-baik jangan sampai salah.
Mintalah kepada Tuhan supaya mata kita terang. Jangan hanya kita melihat masalah tetapi lihatlah pertolongan dari Tuhan. Karena tangan Tuhan masih diulurkan kepada kita sampai hari ini. Dia mau menolong, menjamah, memulihkan dan menyembuhkan kita. Apapun persoalan kita datanglah kepada-Nya, dan Dia akan memberi yang terbaik bagi kita. Amin. Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji,M.Th.
Ibadah Raya GBI Menorah, 18 Mei 2025