
SAYA ADALAH PENUAI JIWA
Kita sudah belajar beberapa hal dari Ulangan 11 : 13 – 15. Salah satunya adalah tentang Penuaian Jiwa. Ul 11 : 14b.
Keselamatan adalah berkat rohani yang diberikan oleh Allah kepada manusia bukan karena usaha atau perbuatan manusia tetapi hasil dari Kasih Karunia Allah yang oleh Iman kita kepada Yesus Kristus. Ef 2 : 8.
Contoh Berkat Secara Rohani:
• Petrus Yohanes dan Pengemis di Bait Allah.
Kis. 3: 6 Tetapi Petrus berkata: Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”
• Yesus dan Perempuan Samaria.
Yoh 4 : 34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku
dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
♡ Berkat tidak hanya secara jasmani tetapi satu jiwa diselamatkan ada sukacita besar di sorga.
• Filipus dan Sida-sida dari Etiopia.
Kis 8 : 26 Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus, katanya: “Bangunlah dan berangkatlah kesebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza.” Jalan itu jalan yang sunyi.
27 Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang sida-sida, pembesar dan kepala perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah.
Kis 8 : 38 Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia.
♡ Sikap Filipus tanggap untuk menyelamatkan jiwa.
♡ Satu jiwa berharga bagi Tuhan.
Bagaimana kita dapat mengalami Berkat Penuaian Jiwa?
A. Tanggap terhadap panggilan Tuhan untuk memberitakan Injil.
Markus 16 : 15 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah injil kepada segala mahluk.”
> Pengertian Dunia menurut KBBI: Seluruh manusia yang ada di muka bumi.
Tetapi ada orang yang beranggapan bahwa Dunianya adalah Keluarga, Komunitas atau Pekerjaannya; dan disitu kita belajar untuk menjangkau setiap jiwa agar mengenal akan Tuhan.
♡ Janji Tuhan bagi setiap orang yang mau memberitakan Injil.
Mat 28 : 20b Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
♡ Memberitakan injil bukanlah hal yang mudah tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan oleh kita. Alkitab mengatakan bahwa Roh Kudus akan menyertai kita dan akan memberi kita kemampuan. Baik Hikmat, Wahyu serta Kuasa. Sebab itu kita tidak perlu takut atau malu karena ada Tuhan yang akan menolong kita. Kerinduan Tuhan supaya setiap orang diselamatkan dan memperoleh hidup yang kekal.
Yoh 3 : 16.
> Tetapi semua dikembalikan pada kita apakah kita mau dipakai Tuhan? Pilihan ada pada kita masing-masing.
Matthew 28 : 20b (NKJV)
“I am with you always even to the end of the age.” Amen.
Kata Amen artinya PASTI dan TENTU dan ini adalah janji Tuhan.
> Tuhan mau supaya kata Amen itu keluar dari hati kita. Ketika kita mendengar Firman dan Panggilan Tuhan untuk menjadi Alat-Nya biarlah Amen itu kita responi dengan sikap hati yang benar dan tulus. Dimulai dari lingkungan keluarga, Suami/isteri, Orang tua,
anak-anak, tetangga, teman atau orang- orang yang ada di tempat kerja, dst.
Atau kita dapat memakai Sosmed, FB, instagram, Tiktok, Youtube, agar semakin banyak jiwa yang dapat dimenangkan bagi Tuhan.
Tiga tipe Orang yang mendengar Panggilan Tuhan:
1. Menolak dengan berbagai alasan .
Luk 9 : 59, 61 Lalu ia berkata kepada seorang lain: “Ikutlah Aku !” Tetapi orang itu berkata: “Izinkankah aku pergi dulu menguburkan bapaku.”
61 Dan seorang lain lagi berkata: “Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku.”
2. Menerima dengan cadangan.
Mat 4 : 20 Lalu mereka segera meninggalkan jalanya dan mengikut dia.
Yoh 21: 3 Kata Simon Petrus kepada mereka: “Aku pergi menangkap ikan.” Kata mereka kepadanya:” Kami pergi juga dengan engkau.” Mereka berangkat lalu naik ke perahu. Tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
> Murid-murid ini dipanggil Tuhan untuk menjadi Penjala Manusia. Tetapi setelah kematian Tuhan Yesus, mereka bingung sedih dan putus asa lalu memutuskan untuk kembali menangkap ikan.
3. Menerima panggilan (tanpa cadangan)
_1 Raja 19 :20 – 21
20 Lalu Elisa meninggalkan lembu itu dan berlari mengikuti Elia, katanya: “Biarkanlah aku mencium ayahku dan ibuku dahulu, lalu aku akan mengikuti engkau “Jawabnya kepadanya: “Baiklah, pulang dahulu, dan ingatlah apa yang telah ku perbuat kepadamu.”
21 Lalu berbaliklah ia dari pada Elia, ia mengambil pasangan lembu itu menyembelihnya dan memasak dagingnya dengan bajak lembu itu sebagai kayu api; ia memberikan daging itu kepada orang-orangnya, kemudian makanlah mereka. Sesudah itu bersiaplah ia, lalu mengikuti Elia dan menjadi pelayannya.
> Elisa melepaskan segala sesuatu, mengikuti Elia dan melayani dengan sungguh hati.
Perenungan bagi kita:
– Mari kita tanggap panggilan untuk melayani dengan hati yang benar, pikiran yang benar dan sikap yang benar, supaya kita dapat menjadi Alat Tuhan diakhir zaman ini.
B. Bertumbuh dalam KASIH kepada Jiwa-jiwa yang terhilang.
Mat 9 : 36 Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, sebab mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
♡ Kenapa kita harus mengasihi orang lain?
Karena kasih adalah Perintah Tuhan.
Markus 12 : 31a Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
> Kita memandang jiwa-jiwa dengan kasih. Bukan memandang pada kelemahan, atau kekurangannya. Tetapi kita memandang karena orang ini perlu mengenal akan Tuhan.
▪TETAPI terkadang manusia mengasihi hanya orang yang mau dikasihinya. PADAHAL Yesus mengajarkan mengasihi SIAPA saja termasuk orang yang tidak kita sukai.
Yoh 4 : 4 Ia harus melintasi daerah Samaria.
♡ Kenapa Yesus harus melintasi daerah Samaria? Karena Dia mau menyelamatkan seorang Perempuan Pendosa yang dijauhi oleh masyarakat.
Tuhan tidak memandang statusnya, tetapi kepada jiwanya dan orang-orang yang ada di kota itu.
Mat 5 : 44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
♡ Bagaimana kita memandang orang lain? Apakah dengan kasih atau memandang mereka dengan kekecewaan dan sakit hati? Sehingga kita tidak dapat menjangkau mereka. Karena jika hal itu masih ada pada kita, kita harus bertobat sebab Tuhan Yesus memandang orang dengan belas kasihan.
> Jika kita pernah dikecewakan oleh seseorang marilah kita katakan: “Aku mengampunimu.”
♡ Karena ketika kita melepaskan pengampunan maka Tuhan juga akan melepaskan kita dari setiap kesalahan kita.
♡ Mari kita memandang jiwa dengan belas kasihan sehingga berkat rohani dapat kita rasakan.
C. Berdoa minta jiwa dan lawatan Roh Kudus atas mereka.
Luk 10 : 2 Katanya kepada mereka: Tuaian memang banyak tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja- pekerja untuk tuaian itu.
> JIKA kita belum berani menyampaikan firman Tuhan mungkin kita dapat membuat list dan mulai mendoakan mereka.
♡ Dan kita oercaya lewat doa Roh kudus akan mengubahkan mereka.
Filipi 1: 3- 4 Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu.
4 Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua aku selalu berdoa dengan sukacita.
♡ Ketika kita berdoa dengan sukacita ada hal baik yang akan kita terima dari Tuhan. Karena ada jiwa-jiwa yang akan Tuhan selamatkan.
Pertanyaan: Masihkah kita berdoa untuk orang lain?
Berdoa untuk gereja, untuk bangsa, untuk kota, untuk pemerintah?
♡ Juga masihkah kita berdoa untuk orang-orang yang membuat kita kecewa dan sakit hati?
> Seringkali untuk mengasihi atau melepaskan harus ada korban yang kita berikan.
Tetapi ketika kita mengasihi sesuai dengan kehendak Tuhan maka itu akan berkenan kepada Tuhan.
D. Menjadi teladan dan pelayanan yang otentik.
1 Yoh 3 : 1 Anak-anakku, marilah kita.mengasihi dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
Bagaimana mengasihi dengan perbuatan dan dalam kebenaran?
▪ Mat 5 : 39 – 40 Yesus mengajarkan kita mengasihi musuh dengan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan tetapi dengan kasih dan kebenaran.
PELAJARAN:
1. Sadar bahwa setiap orang yang kita temui adalah ladang tuaian.
2. Jadilah terang ditempat kerja, kampus, dan lingkunganmu.
3. Tunjukkan kasih Tuhan lewat tindakan nyata,bukan hanya kata-kata.
4. Jangan bosan bersaksi meski hasillnya belum langsung terlihat.
5. Rayakan setiap pertobatan dengan sukacita.
KESIMPULAN:
▪ Penuaian jiwa bukan sekedar hasil Pelayanan, tetapi berkat rohani tertingi yang Tuhan mau ingin kita alami. Ketika kita terlibat dalam misi penyelamatan jiwa, kita sedang menanam Benih Kekekalan dan menuai sukacita yang tidak dapat digantikan oleh hal duniawi.
Mazmur 126 : 5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan airmata, akan menuai dengan bersorak-sorai.
Tuaian kita bukan hanya berkat jasmani, bukan hanya melakukan yang terbaik tetapi bagaimana Tuhan mau kita menjangkau setiap jiwa yang hilang. Orang-orang yang tidak lagi hidup dalam Tuhan.Karena itu mari kita lakukan pelayanan ini. Miliki kasih yang tulus bukan hanya dengan perkataan tetapi dengan perbuatan sehingga Berkat Tuhan akan tercurah dalam hidup kita.
Amin.Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Ps Stefan Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 25 Mei 2025