THE KINGDOM

The Kingdom

Pagi ini kita akan berbicara tentang The Kingdom atau Kerajaan Allah. Hal ini sangat penting karena masih banyak orang yang belum memahami akan arti dari Kerajaan Allah. Oleh sebab itu Tuhan datang memberitahukan bagi kita lewat Doa yang diajarkan kepada murid-murid-Nya
thy Kingdom Come.” atau “datanglah Kerajaan-Mu.”
Matius 5 : 9 -10.
Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu dibumi seperti disorga.
Perenungan:
Tuhan ingin supaya Kerajaan Allah ada dalam hidup kita sehingga kita dapat mengalami perubahan yang positif dan menjadi lebih baik. Kita dapat menjadi berkat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Tetapi ada orang yang sedang membangun kerajaannya sendiri, bahkan ada orang yang atas nama agama membangun kerajaannya.
> Contoh: Saulus, dengan sangat giat pergi kerumah-rumah orang Kristen menangkap mereka, menganiaya dan memasukkan mereka ke dalam penjara bahkan ikut menyaksikan ketika Stefanus mati dirajam dengan batu.
> Saulus merasa bahwa bahwa apa yang dilakukannya adalah sebuah kebenaran. Dia tidak tahu bahwa dia adalah orang yang matanya melihat tetapi ada dalam kegelapan.
> Itu sebabnya ketika dia bertemu Tuhan dalam perjalanannya ke Damsyik matanya harus dibutakan dulu oleh Tuhan; saat ia melihat cahaya yang lebih terang dari matahari sehingga ia jatuh rebah dan tidak bisa lagi melihat apa-apa.
> Pemahaman Saulus selama ini bahwa dia telah melakukan kehendak sorga.Apakah demikian?
Hati-hati bagi kita, karena ada jalan yang disangka orang lurus tetapi ujungnya menuju maut.
Tetapi anak-anak Tuhan harus yakin bahwa kita sudah berada pada Jalan Yang Benar.
Yesus berkata: “Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup.Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
Pelajaran:
Di dunia ini ada 2 Kerajaan. Secara horizontal yaitu Kerajaan Dunia dan secara vertikal yaitu Kerajaan Allah
Contoh: Israel dimulai dengan sistim Teokrasi, Tuhan adalah raja dan pemimpin tertinggi. Tetapi umat Israel meminta raja dan Tuhan memberikan Saul sebagai raja yang pertama. Tetapi Saul ditolak oleh Tuhan karena ketidak taatanya pada Tuhan. Dia digantikan oleh Daud seorang yang berkenan dihati Tuhan karena Daud setia dan memiliki hubungan intim dengan Tuhan.
Sesudah Daud wafat ia digantikan oleh Salomo. Tetapi Salomo awalnya berhikmat dan bijaksana tetapi setelah tua hatinya dicondongkan oleh
isteri-isterinya pada berhala-berhala sehingga Tuhan mengoyakkan kerajaannya.
Akibatnya kerajaan itu terpecah menjadi 2 bagian. Kerajaan utara disebut Kerajaan Israel dengan 10 Suku dan ibu kotanya Samaria tetapi kemudian ditawan oleh Kerajaan Asyur dan mereka terhilang disana. Kerajaan Selatan atau Kerajaan Yehuda ibu kotanya Yerusalem ditawan oleh Nebudkanezar dan dibawa ke Babilonia. Diantara orang-orang buangan ini ada 4 pemuda yaitu Daniel yang kemudian dinamai Beltsazar, Hananya dinamai Sadrakh, Misael dinamai Mesakh, dan Azarya diberi nama Abednego.
Alkitab menceritakan kisah heroik ketiga pemuda ini yakni Sadrakh, Mesakh dan Abednego karena mereka tidak mau menyembah kepada patung buatan Nebudkanezar hukimannya mereka dilempar ke dalam perapian yang dipanaskan tujuh kali lebih panas tetapi mereka tidak terbakar bahkan tidak ada bau kebakaran pada pakaian mereka.
Dan 3 : 1 – 30.
BAGAIMANA dengan DANIEL?
Daniel adalah seorang anak muda yang memiliki hikmat dan kecakapan yang luar biasa sehingga kedudukannya makin hari makin naik dan raja menempatkannya atas seluruh kerajaan. Lalu para pejabat Kerajaan menjadi sangat iri kepada Daniel. Dan mereka mencari-cari cara untuk menjatuhkan Daniel tetapi mereka tidak mendapat alasan apapun karena Daniel orang yang setia dan tidak ada kelalaian atau kesalahan padanya; KECUALI dalam hal ibadahnya kepada Allahnya. Karena tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allah seperti yang biasa dilakukannya dengan kiblatnya ke arah Yerusalem.
Kemudian orang-orang itu mencari alasan dan datang kepada raja Darius untuk membuat suatu peraturan bahwa dalam tiga puluh hari kedepan tidak boleh ada yang menyembah kepada Allah lain kecuali kepada allahnya Darius.
Dan 6 : 14 Lalu kata mereka kepada raja: “Daniel, salah seorang buangan dari Yehuda, tidak mengindahkan tuanku, ya raja, dan tidak mengindahkan larangan yang tuanku keluarkan, tetapi tiga kali sehari ia mengucapkan doanya”
15 Setelah raja mendengar hal itu,maka sangat sedihlah ia, dan ia mencari jalan untuk melepaskan Daniel, bahkan sampai matahari masuk, ia masih berusaha untuk menolongnya.
16 Lalu bergegas-gegaslah orang-orang itu menghadap raja serta berkata kepadanya: “Ketahuilah, ya raja, bahwa menurut undang-undang orang Media dan Persia tidak ada larangan atau penetapan yang dikeluarkan raja yang dapat diubah!”.
17 Sesudah itu raja memberi perintah, lalu diambillah Daniel dan dilemparkan kedalam gua singa. Berbicaralah raja kepada Daniel: “Allahmu yang kausembah dengan tekun, Dialah kiranya yang melepaskan engkau!”
19 Lalu pergilah raja ke istananya dan berpuasalah ia semalam-malaman itu; ia tidak menyuruh penghibur-penghibur, dan ia tidak dapat tidur.
20 Pagi-pagi sekali ketika fajar menyingsing, bangunlah raja dan pergi dengan buru-buru ke gua singa;
21 dan ketika ia sampai dekat gua itu, berserulah ia kepada Daniel dengan suara yang sayu. Berkatalah ia kepada Daniel: “Daniel, hamba Allah yang hidup, Allahmu yang kau sembah dengan tekun, telah sanggupkah Ia melepaskan engkau dari singa-singa itu.
22 Lalu kata Daniel kepada raja: “Ya raja, kekallah hidupmu!”
23 Allahku telah mengutus malaikat-Nya untuk mengatupkan mulut-mulut singa itu, sehingga mereka tidak mengapa-apakan aku, karena aku ternyata tidak bersalah dihadapan-Nya, tetapi juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan.
24 Lalu sangat sukacitalah raja, dan ia memberi perintah, supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu.Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu, dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya pada Allahnya.
▪︎ Lalu raja memberi perintah semua orang yang telah menuduh Daniel, harus dilemparkan ke gua singa bersama isteri dan anak-anak mereka. Dan belum lagi mereka sampai di dasar gua singa-singa itu sudah menerkam dan meremukkan tulang-tulang mereka..
27 Bersama ini kuberikan perintah, bahwa diseluruh kerajaan yang kukuasai orang harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama- lamanya; pemerintahannya tidak.akan binasa dan kekuasaannya tidak akan berakhir.
KJV: I make a decree. That in every dominion of my kingdom men tremble and fear before the God of Daniel; for He is the living God, stedfast for ever and His Kingdom that wich shall not be destroyed, and his dominion shall be even unto the end.
■ Satu pengakuan dari seorang yang hebat, raja Darius yang kekuasaannya amat sangat besar tetapi ia berkata: “Kerajaan-Nya tidak akan hancur dan Kekuasaan-Nya akan bertahan sampai kekal.”
■ Dari perkataan Darius kita temukan ada 2 Kerajaan:
1. Kerajaan Dunia.
2. Kerajaan Allah.
My Kingdom > Kerajaan Dunia.
Dan 6 : 5 Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan dakwaan terhadap Daniel, dalam hal.pemerintahan, tetapi mereka tidak mendapat alasan apapun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya.
Ciri-ciri Kerajaan Dunia:
1. ENVY (Irihati atau Sirik).
Adalah: Suasana hati yang tidak nyaman melihat orang lain berhasil.
Amsal 14 : 30 Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.
Ayub 5 : 2 Sesungguhnya orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati.
Perenungan:
A. Setiap orang mempunyai:
– Berkat masing-masing.
– Pencapaian sendiri-sendiri.
B. Iri hati tidak akan mendongkrak Hidup si Pencemburu.
C. Belajar dan Berjuang dalam Doa dan Usaha lebih Membantu…!
2. INDICTMENT (Dakwaan):
Spirit yang terdapat pada Orang Farisi: suka mendakwa (menghakimi).
Luk 19 : 7 Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: “Ia menumpang di rumah orang berdosa.”
Luk 15 : 28 Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia.
Jangan suka mendakwa orang lain sebab hidup kita tidak sempurna.
Mat 7 : 3 Mengapakah engkau melihat selumbar dimata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
♡ Ingatlah kasih Tuhan yang amat sangat besar.
Apakah kita masih suka mendakwa hari-hari ini?
Luk 23 : 34 Yesus berkata: ” Ya Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”
Sebagai Pengikut Tuhan Yesus, kita dipanggil hidup dalam kasih,damai dan kesederhanaan. Irihati dan dakwaan hanya akan membawa kita dalam kesesakan dan kehilangan damai sejahtera. Amin.Tuhan Yesus memberkati.

Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji,M.Th.
Ibadah Raya GBI Menorah, 06 Juli 2025

error: Content is protected !!