
THE KINGDOM Part: 2
Kita sudah belajar sebelumnya bahwa di dalam dunia ini ada dua kerajaan:
1. My Kingdom (Kerajaan Dunia).
2. His Kingdom (Kerajaan Allah)
Dan 6 : 5 Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan dakwaan terhadap Daniel, dalam hal pemerintahan, tetapi mereka tidak mendapat alasan apapun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya.
♡ Dari ayat ini kita belajar ciri-ciri Kerajaan Dunia:
1. ENVY (IRI HATI)
Yaitu: Suasana hati yang tidak nyaman melihat orang lain berhasil.
2. INDICTMEN (DAKWAAN).
Yaitu: spirit yang terdapat pada orang Farisi. Dimana mereka suka mendakwa, mencari-cari kesalahan dan menjatuhkan orang lain.
3. TRICK (AKAL-AKALAN).
Yaitu: tindakan atau taktik memanipulasi/menipu untuk mencapai tujuan.
Daniel 6 : 8 – 10.
8 Semua pejabat tinggi kerajaan ini, semua penguasa dan wakil raja, para menteri dan bupati telah mufakat, supaya dikeluarkannya suatu penetapan raja dan ditetapkan suatu larangan, agar barangsiapa yang dalam tiga puluh hari menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia kecuali kepada tuanku, ya raja,maka ia akan dilemparkan ke dalam gua singa.
9 Oleh sebab itu, ya raja, keluarkanlah larangan itu dan buatlah suatu surat perintah yang tidak dapat diubah, menurut undang-undang orang Media dan Persia, ysng tidak dapat di cabut kembali.
10 Sebab itu raja Darius membuat surat perintah dengan larangan itu.
♡ Ini adalah trik para pejabat raja untuk mendakwa Daniel dan mencari-cari kesalahannya tetapi di dalam hal tugas
pemerintahan mereka tidak mendapati kesalahannya karena Daniel orang yang setia dan penuh integritas.
♡ Bagaimana caranya menjatuhkan Daniel?
Dan 6 : 6 Maka berkatalah orang-orang itu: “Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya!”
> Mereka hanya bisa menjatuhkan Daniel soal ibadahnya kepada Tuhan, sebab Daniel tiga kali sehari ia berlutut, berdoa memuji Tuhan sambil berkiblat ke Yerusalem.
> Mereka bermufakat merayu raja agar membuat peraturan yang melarang orang beribadah kepada dewa lain selain kepada raja untuk mendakwa Daniel.
> Raja tanpa curiga menyetujui usulan mereka. Dia tidak tahu ada jebakan didalamnya bagi Daniel.
> Raja menyesal atas keputusannya tetapi tidak bisa mengubah undang-undang yang telah ditetapkan; akibatnya Daniel dilemparkan kedalam gua singa.
Bagaimana keadaan raja sesudah itu?
Daniel.6 : 19 Lalu pergilah raja ke istananya dan berpuasalah ia semalam-malaman itu; ia tidak menyuruh penghibur-penghibur
dan ia tidak dapat tidur.
Pelajaran:
A. Waspadalah > Dunia penuh dengan trick.
B. Mintalah hikmat supaya tidak terjebak. Contoh:
> 1 Raja 3: 16 – 27 Hikmat Salomo pada waktu memberi keputusan.
1 Raja 3 : 27 Tetapi raja menjawab katanya: “Berikanlah kepadanya bayi yang hidup itu, jangan sekali-kali membunuh dia, dia itulah ibunya.”
> Mat 22 :16 tentang membayar pajak pada kaisar.
Mat 22 : 21 Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.”
> Tuhan akan beri kita hikmat untuk dapat jalan keluar.
C. Mintalah pengurapan Tuhan untuk bertahan.
Perenungan:
▪︎ Jika keadaan dunia di luar sana tidak baik jangan sampai intervensi itu masuk dalam hidup kita. Karena kerajaan setan merajalela menghasut orang perorang. Ada orang yang dipakai sebagai ampelas untuk mengasah orang lain tetapi ada orang yang diasah dan tidak tahan lalu memberontak. Akhirnya kertas amplas dibuang ke tempat sampah sementara barang yang diasah tidak jadi dan akan dibuang pula ke tempat sampah, padahal Tuhan mau mengasah kita untuk memperbaiki kita supaya dapat menjadi milik kepunyaan-Nya yang disukai oleh Tuhan. Oleh sebab itu bertahanlah. Jangan memberontak dan mencari pembenaran diri. Sadari bahwaTuhan adalah Penjunan dan kita tanah liat-Nya, kita perlu menyerahkan diri kepada Tuhan dan membiarkan Dia membentuk kita menjadi seperti apa yang diinginkan-Nya.
4. PROBLEM (PERSOALAN).
Yaitu: Hal-hal di dunia yang mendatangkan masalah.
▪︎ Musuh tidak pernah diam untuk mengganggu kita.
Seperti singa yang berjalan mengaum, mencari orang yang dapat diterkamnya. Suamikah,isterikah atau anakkah, dia akan selalu mencari kesempatan.
Pengaruh jahat sedang melanda dunia
Persoalan yang muncul:
A. Spiritual Problem > Manusia Kehilangan Nilai-nilai Kehidupan Rohani.
Artinya: Dengan Tuhan itu tidak lagi ada rasa.
Mau ke gereja dan tidak Ke gereja biasa saja.
Mau doa dan tidak doa tidak lagi jadi kebutuhan.
> Mati secara rohani. Keadaan itu dimulai dari:
– Suam-suam kuku.
– Kasih kepada Tuhan dan sesama makin dingin.
– Kesombongan.
– Mengandalkan diri dan orang lain.
B. Psikologi Problem > Masalah Kejiwaan.
Hidup dalam Tekanan yang Berat, akibatnya:
▪︎Depresi – Sedih, sulit tidur – malas – Kecemasan – takut – berkepanjangan – Gangguan Kepribadian – Inkonsistensi.
C.Physical Problem:
Dapat diterjemahkan :
•Healthy Problem: Sakit Penyakit.
•Memunculkan > Economic Problem. Akibatnya > Family Problem.
•Karena dunia tidak akan semakin ramah dengan penghuninya,sebab dunia dirusak oleh penghuninya.
•Ada orang yang hidup dari alam contoh orang menggali emas, nikel dst. •Ada pula orang yang hidup bersama alam. Contoh orang Hindu yang di Bali. Mereka tidak sembarangan tebang pohon tetapi harus menanam kembali.
•Kalau dunia dirusak oleh manusia susah sekali memperbaikinya tetapi jika karena pengaruh alam misalnya longsor maka alam akan memperbaiki dirinya.
Way Out..! Apa jalan keluarnya….
▪︎ Seeking God > Sang Aktor Sang Pemilik Dunia ini.
▪︎ Hanya Tuhan Yesus yang sanggup memperbaiki.
Mintalah kepada Tuhan, apapun masalah kita, sakit penyakit,ekonomi, keluarga, bisnis dst. Mintalah pertolongan kepadaTuhan dan Dia akan menyelesai- kannya didalam kehidupan kita. Amin.Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji,M.Th.
Ibadah Raya GBI Menorah, 20 Juli 2025