
“THE TRUE FREEDOM”
Bertepatan dengan HUT RI yang 80, kita semua bersyukur dan terus berdoa supaya Indonesia semakin maju, sejahtera, aman, tentram dan damai. Kita merindukan Indonesia benar-benar dipulihkan secara jasmani dan rohani.
“DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA.”
Hari ini kita akan berbicara tentang “Kebenaran yang Sejati” Nah arti daripada mengalami Kebenaran yang sejati bukan berarti kita begitu bebas atas apa yang kita mau dan kehendaki kita lakukan karena merasa sudah merdeka. 80 tahun Indonesia merdeka dari tangan penjajah tetapi pada hakekatnya kita masih terjajah dengan belenggu-belenggu. Kita harus memerangi Koruptor, ahlak yang buruk, Narkoba, Polemik Pajak yang ada didalam bangsa dan negara ini.
Dan sebagai anak Tuhan yang telah dimerdekakan oleh darah Yesus kita harus dapat memahami tentang Kemerdekaan yang Sejati, supaya kita dapat menghargai kemerdekaan yang Tuhan Yesus berikan bagi setiap kita.
♡ Yesus datang ke dunia ini tujuannya untuk membebaskan kita dari belenggu dosa.
Kita harus mengerti apa sebenarnya yang menjadi tujuan Tuhan ketika kita dimerdekakan.
Apa itu “Merdeka”?
Kata Merdeka menurut KBBI yaitu: tidak terikat; tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu; leluasa; bebas; berdiri sendiri.
♡ Tetapi banyak orang mengartikan bahwa kemerdekaan atau kebebasan adalah kehidupan tanpa halangan dan rintangan. Nah ini yang menjadi warning bagi setiap kita anak Tuhan. Karena orang yang berpikir seperti ini akan memiliki pemikiran bahwa ia bebas melakukan apa saja.Tidak peduli apakah itu bermanfaat atau merugikan orang lain. Dan orang yang demikian sebenarnya tidak memahami konteks daripada “Merdeka.”
Apa sebenarnya tujuan Tuhan tentang kemerdekaan?
Yohanes 8:36, Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-
benar merdeka.
Galatia 5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”
Perenungan bagi kita:
-Kita tahu ada kemerdekaan palsu Tetapi dari dua ayat ini ditekankan supaya kita sungguh-sungguh mengalami kemerdekaan sejati.
-Ada orang yang merasa dia sudah merdeka, tetapi sebenarnya ia masih terikat dan terbelenggu. Nah, kemerdekaan sejati hanya ada dalam Kristus Yesus.
Beberapa poin tentang Kemerdekaan Sejati:
1. Kemerdekaan dari dosa.
Roma 6:8 Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga dengan dengan Dia.
♡ Dulu kita tersesat terbelenggu dan hamba dari iblis tetapi ketika Yesus menyelamatkan kita dengan darah-Nya yang tercurah mulai dari taman Getsemane via Dolorosa sampai disalibkan di Kalvari maka disitulah kemerdekaan atas dosa dialami oleh orang percaya.
♡ Jadi kita telah mati dengan Kristus,kita juga percaya kita akan hidup bersama dengan Kristus.
♡ Untuk kemerdekaan Indonesia ada beribu pahlawan yang rela mati berkorban tetapi bagi kita orang percaya kita hanya perlu satu Palawan yaitu Yesus Kristus, Sang Juru Selamat.
♡ Yesus datang ke dunia dan Dia membayar dengan harga yang sangat mahal, bukan dengan emas, bukan dengan perak tetapi dengan darah-Nya yang suci. Sungguh besar kasih-Nya.
Yoh 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,melainka beroleh hidup yang kekal.
♡ Yesus memerdekakan kita. Dulu kita hamba dosa sekarang kita adalah hamba Kristus.
2. Kemerdekaan dari Penghukuman.
Roma 8:1-2 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada dalam Kristus Yesus.
2 Roh yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.
♡ Kita butuh dimerdekakan dari penghukuman dan diselamatkan dari neraka, satu-satunya cara hanya melalui Yesus karena kita tidak bisa melakukan hal yang baik. Amal kita tidak bisa “menyogok” keselamatan kita, sebab bagi Allah dosa adalah dosa dan kosekuensinya harus dihukum.
♡ Adakah manusia yang 100% melakukan perbuatan baik? Tentu tidak! Paulus berkata: “Aku lebih sempurna daripada orang-orang Yahudi dan daripada Ahli Taurat dan orang Farisi dalam melakukan hukum Taurat. Tetapi pada akhirnya Paulus mengakui bahwa itupun ternyata tidak bisa menyelamatkan.Tetapi dia tahu hanya oleh anugerah dan kasih karunia oleh Tuhan Yesus Kristus.
♡ Paulus mengatakan pada orang Roma bahwa Hukum Taurat tidak bisa menyelamatkan,sekalipun Paulus diakui oleh Gurunya Gamaliel dan semua orang Yahudi tentang kehebatannya melakukan hukum Taurat.
♡ Sadari bahwa kehadiran Yesus adalah untuk memerdekakan kita dari penghukuman yang kekal sehingga kita dapat memperoleh hidup yang kekal.Karena bukankah itu tujuan akhir pengiringan kita kepada Yesus adalah ke sorga?
3. Kemerdekaan dari kutuk Hukum Taurat.
Galatia 3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: ” Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”
♡ Yesus terigantung di kayu salib karena Dia mau mengambil alih semua kutuk yang ada pada kita. Kutuk sakit penyakit, kegagalan, kemiskinan, kebodohan ditimpakan kepada-Nya, karena apa?Karena Dia mau supaya kita dimerdekakan dari kutuk Hukum Taurat.
♡ Penghukuman salib adalah penghukuman yang paling kejam dan memalukan.Dan Yesus mengalaminya.Bagaimana Yesus diolok, diludahi, ditinju,dipukul, dicambuk, dimahkotai duri dan disalibkan.
♡ Yesus yang adalah Tuhan, mau mengambil kutuk itu supaya saudara dan saya tidak dibawah kutuk.Yesus yang kaya rela jadi miskin supaya kita yang miskin diperkaya; Yesus yang mulia rela jadi hina supaya kita yang hina dipermuliakan.
♡ Pesan bagi kita, karena kita hidup dalam zaman Anugerah, bukan berarti kita bebas melakukan segala sesuatu sesuai kehendak kita tetapi kita harus memiliki kehidupan yang berubah, mengalami metanoia,Perubahan dalam konsep pemikiran.
Roma12:2 harus kita alami.
4. Kemerdekaan dari berhala.
Galatia 4 : 8 Dahulu, ketika kamu tidak mengenal Allah, kamu memperhambakan diri kepada allah-allah yang pada hakekatnya bukan Allah? Sadarkah kita bahwa kita sebelum kenal Yesus ternyata kita punya berhala-berhala. Mungkin bukan kepada patung tapi hobbi,gadged, yang dapat menghalangi kita beribadah, berdoa, membaca Firman? Atau kita membuka situs-situs porno yang tidak berkenan pada Tuhan.Itu semua termasuk berhala yang dapat mengikat kita.
♡ Rasul Paulus mengingatkan bagi kita setelah kita mengenal Kristus maka jangan lagi kita memperhambakan diri pada dosa.Karena posisi kita sekarang adalah hamba Allah dan hamba Kebenaran.
♡ Kita juga tidak boleh pegang jimat, mantera-mantera. Atau percaya pada Horoskop, Fheng- Shui, Primbon tentang hari baik, dst. karena kita sudah mengaku Yesus Kristus sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamat dalam hidup.
♡ Kita harus keluar dari mitos-mitos yang dapat membodohi kita, sehingga benar-benar dapat merdeka dari berhala-berhala.
5. Kemerdekaan dari iblis.
Ibrani 2:14 Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging maka ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis yang berkuasa atas maut;
♡ Kematian Yesus membebaskan kita dari kuasa maut sehingga iblis tidak dapat menjerat dan membelenggu kita lagi.
♡ Oleh sebab itu Yesus harus dikubur 3 hari 3 malam, untuk mengambil kunci kerajaan maut serta mendeklarasikan pada kerajaan maut bahwa Dia telah menang.
Penulis Ibrani mengatakan bahwa Yesus memusnahkan Iblis yang berkuasa atas maut.
Kolose 2:15 Ia telah melucuti pemerintah-
pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.
♡ Sehingga dengan kematian Yesus kita dimerdekakan dari iblis.Dimerdekakan dari kebinasaan dan kita memperoleh hidup yang kekal.setelah kita menjadi orang percaya pada Kristus, apakah tanggung jawab saya dan saudara?
Tanggung jawab kita sebagai orang yang telah dibenarkan adalah kita harus benar-benar menghargai kemerdekaan itu dan tetap mengerjakan keselamatan kita dengan takut dan gentar pada Allah.
Filipi 2:12 Hai saudara- saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir. Amin. Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Pdt. Yonatan Lamron Sitinjak
Ibadah Raya GBI Menorah, 17 Agustus 2025