![]()
PETRUS – API ARANG
“YESUS VS POHON ARA”
Markus 11:12-13
12 Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar.
13 Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun.Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba disitu, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara.
Untuk memahami Alkitab dengan tepat, kita tidak cukup hanya membaca ayatnya; kita perlu memahami konteks dibalik ayat tersebut. Terutama untuk ayat-ayat pada zaman kita terasa aneh atau sulit dipahami.Contohnya: Markus 11:13.Ketika Yesus melihat pohon ara yang berdaun tetapi tidak menemukan buahnya. Tentunya kita bisa bertanya: “Mengapa Yesus mencari buah, padahal belum musim buah ara?”
Supaya mengerti kita perlu melihat beberapa hal:
1. Konteks -apa yang terjadi sebelum dan sesudah ayat tersebut.Markus 11 bukan hanya tentang pohon ara. Peristiwa itu berkaitan erat dengan tindakan Yesus di Bait Allah dan teguran terhadap kehidupan keagamaan yang hanya memiliki “daun” tetapi tidak menghasilkan “buah ”
2. Faktor Histori atau sejarah bangsa Israel.Siapa raja yang memerintah saat itu…
3. Budaya dan custom/kebiasaan masyarakat pada waktu itu.
4. Geografi dan keadaan setempat.
Hal-hal ini yang dapat membantu kita memahami maksud Alkitab dengan lebih tepat.
Pelajaran:
Dalam Alkitab ada 2 jenis pohon ara:
1. Pohon Ara pertama disebut: Sikamor – Pohon Ara Zakheus.
– Tinggi-bisa dipanjat, banyak cabang.
– Tetapi buahnya tidak enak
2. Pohon Ara ke dua disebut: Te’enah – yang dikutuk:
– Baju Adam dan Hawa > Kej 3:7.
– Tumbuh di pinggir jalan.
– Tumbuh liar.
– Pendek seperti belukar.
– Selalu ada buah.
Karakter Pohon Ara Te’enah:
– Memiliki Buah Awal (Tahesh)
– Disertai atau diawali daun lebat.
Jadi Kalau ada Te’enah dipinggir jalan yang sudah ada daunnya maka sudah pasti ada buahnya.
Ketika Yesus tiba:
– Daunnya lebat tetapi tanpa BUAH.
– Daunnya lebat > bicara tentang kepalsuan.
14 Maka kata-Nya kepada pohon itu: “Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya! “Dan murid- murid-Nya pun mendengarnya.
Keadaan ISRAEL jaman itu:
Secara Pemerintahan > Romawi
1.Kaisar Agustus (Yesus lahir) > Luk 2:1 Mengadakan sensus penduduk.
2. Kaisar Tiberius (Yesus berkarya)
3. Herodes Agung (Raja boneka)
4. Gubernur Pontius Pilatus
Secara Keagamaan
1. Orang Saduki – dari keturunan imam Besar Sadok.
A. Keadaan mereka soal Agama:
▪️︎Hanya percaya 5 Kitab Musa( Kejadian, Keluaran,
Imamat, Bilangan,Ulangan)▶️ Pentateukh.
▪️︎Tidak percaya Kebangkitan. Mar 22:23.
▪️︎Tidak ada sorga atau neraka.
B. Mengusai perdagangan di Bait Allah – Kaya raya.
C. Pro kepada Romawi.
Luk.3:2 Hanas dan Kayafas menjadi.Imam Besar.
Hanas secara de facto sedang Kayafas secara de yure(diangkat) oleh pemerintah Romawi.
2.Imam Besar (High Priest)
▪️︎ Pemimpin tertinggi Bait Allah.
▪️︎ Mengendalikan Bait Allah.
▪️︎ Melayani seperti Imam terkecuali masuk dalam Ruang Mahakudus.
▪️︎ Imam Besar setahun sekali masuk dalam Ruang Mahakudus pada Hari Pendamaian. Ia masuk dengan membawa darah korban dan memercikkannya pada Tutup Pendamaian, sebagai pendamaian atas dosanya dan dosa umat Israel. (Imamat 16:14-17).
Tugas Imam;
• Mengatur lampu pada kaki dian dari petang sampai pagi.
• Menyembelih binatang,
• Membakar korban bakaran,
• Menyediakan air di kolam pembasuhan dihalaman Bait Allah.
● Imam-imam hanya dapat masuk sampai ruang Kudus;
3. Orang Lewi
▪️︎ Penjaga Bait Allah (Polisi Internal).
▪️︎ Menjaga Ketertiban & Keamanan.
▪️︎ Menjaga Batas-batas kesucian di dalam kompleks bangunan.
Bagaimana keadaan dalam Bait Allah pada waktu itu?
Mereka hanya menjalankan ritual Agama.
1. Tidak ada Mujizat.
2. Sarat dengan Adat Istiadat.
3. Politik Bisnis dan Agama campur aduk.
4. Bait Allah jadi Sarang Penyamun.
Bagaimana keadaan kerohanian pada waktu itu:
▪️︎ Tingkat Kerohanian sangat rendah.
Matius 5 : 20
Maka aku berkata kepadamu: “Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang- orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk dalam kerajaan sorga.
Perenungan:
♡Kita harus warning dengan ayat ini. Jangan sampai kita yang setiap minggu ada di gereja, melayani tetapi kita di tolak Tuhan. Mat 7:22-23.
♡ Paulus mengingatkan 1 Kor 9:27
Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasai seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
Markus 11:15
Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku- bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya.
16 dan Ia tidak memper- bolehkan orang-orang membawa barang-barang melintasi halaman bait Allah.
17 Lalu Ia mengajar mereka kata-Nya: ” Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut Rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun.
Ada satu kalimat yang agak aneh yaitu pada ayat ke 16
dan Ia tidak memperboleh- kan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah.
>Sudah kita bahas diatas ada hal-hal lain yang dapat membantu kita memahami maksud Alkitab dengan lebih tepat.Misalnya tentang geografis dan keadaan setempat.
Ternyata halaman Bait Allah ini sangat luas. Jadi orang yang dari sisi yang satu untuk pergi ke sisi yang lain sangat jauh sehingga mereka memakai jalan pintas melalui Bait Allah untuk membawa barang-barang seperti barang dagangan atau keperluan sehari-sehari.Bait Allah hanya sekedar tempat lalu lalang. Itulah sebabnya Tuhan melarang mereka, sebab Rumah-Ku akan disebut Rumah Doa dan kamu menjadikannya sarang penyamun.
19 menjelang malam mereka keluar lagi dari kota.
20 Pagi-pagi ketika Yesus dan murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon ara tadi sudah kering sampai ke akar-akarnya.
21 Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu Ia berkata kepada Yesus:
“Rabi, lihatlah pohon ara yang telah Kaukutuk itu sudah kering.”
22 Yesus menjawab mereka: “Percayalah kepada Allah!”
Pelajaran:
Pohon Ara ini adalah gambaran Bait Allah – sangat Indah.
Mark 13:1 Ketika Yesus keluar dari Bait Allah,seorang murid-Nya berkata kepada-Nya:” Guru, lihatlah betapa kokohnya batu-batu ini dan betapa megahnya gedung-gedung itu!”
Pohon ara ▶️ gambaran Bait Allah▶️daunnya lebat-tidak ada buahnya.
▪️︎ Sudah menjadi Sarang Penyamun > Tidak menghasilkan BUAH.
▪️︎Jika Pohon Ara kering – Nubuat untuk Bait Allah.
2 Lalu Yesus berkata kepadanya:” Kau lihat gedung-gedung yang hebat ini? Tidak satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, semuanya akan diruntuhkan.”
▪️︎Tahun 70 M Jendetal Titus dari Romawi datang menghancurkan Bait Allah.
Bagaimana dengan PETRUS ?
Petrus orang yang gagal.
Petrus terancam jadi “KERING*
Hidupnya tanpa Buah sebab;
– Sudah menyangkal Yesus.
– Sudah kembali menjadi penjala ikan.
Apakah Petrus TAMAT?
~Tidak!Ternyata dia Berhasil Berbuah.
Penyebabnya:
1. Berani bertemu dengan YESUS.
2. Berani mengakui kesalahannya.
3. Berani kembali Ikut YESUS.
4. Berani BERKHOTBAH.
Isi Khotbahnya:
Ay 16 Firman Tuhan.
Ay 22 Menyebut Nama YESUS.
Ay 23 Tentang Kematian-Nya
Ay 24 Tentang Kebangkitan-Nya.
Ay 36 Tentang Ke-Ilahian-Nya.
Akibat Khotbahnya:
Ay 37 Hati mereka sangat terharu.
Ay 38 Baptisan Air.
Ay 41 Sebanyak 3000 orang Dibaptis.
Ending Khotbah ini adalah Baptisan Air.
Pohon Ara yang tidak menghasilkan buah dan dikutuk sampai kering.Petrus menghasilkan buah dan hidupnya dipulihkan Tuhan.
Pertanyaan bagi kita hari ini : “Apakah kita sudah menghasilkan buah atau tidak?
Yoh 15:4 Tinggallah dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia di buang keluar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.
♡ Orang Kristen yang melekat pada pokok anggur anggur yang benar pasti akan berbuah.
●Melekat artinya intim dengan Tuhan, bergaul karib dengan Tuhan dan mengerti apa yang menjadi maunya Tuhan sehingga dia akan berbuah.
●Tetapi setelah berbuah ranting itu akan dibersihkan supaya lebih banyak menghasilkan buah.
Yoh 15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotongnya dan setiap ranting yang berbuah dibersihkannya, supaya ia lebih banyak berbuah.
♡Tuhan mau membersihkan kita. Karakter-karakter yang tidak baik; sombong pemarah,cepat tersinggung, mudah kecewa dst.Ranting-ranting kecil itu terus dibersihkan Tuhan supaya di dalam Rumah tangga kita dapat menjadi Suami, Isteri, anak yang sesuai tuntunan Tuhan. Bahkan dalam lingkungan kerja atau pelayanan kita dapat menjadi berkat bagi orang lain.
Mari Saudara kita terus Berbuah bagi Tuhan. Hidup kita menjadi teladan sehingga orang-orang melihat perubahan yang ada pada kita mereka dapat dimenangkan agar nama Tuhan dapat dipermuliakan. Amin. Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 23 Agustus 2026