Perempuan Kanaan

“Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir kedaerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru : “Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.” Matius 15 : 21 – 28

Di ceritakan ada seorang perempuan dari daerah Tirus dan Sidon.Daerah ini terletak disebelah utara, lebih utara diisrael dan perempuan kanaan yang disebut juga perempuan Sirofenisia anaknya kerasukan setan karena didaerah itu banyak orang yang hidup paganisme atau penyembahan berhala. Mungkin saja anak ini sudah dibawa kesana kemari untuk berobat tetapi tidak kunjung sembuh.
A. Keadaan Tuhan Yesus: Ayat 21, dikatakan bahwa Yesus pergi dari situ dan menyingkir kedaerah Tirus dan Sidon. Kenapa Yesus menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon? Pada ayat sebelumnya yaitu Matius 14, disana dikatakan bahwa Yohanes pembaptis baru saja dipenggal kepalanya oleh Herodes sebab Herodes merasa dendam oleh teguran Yohanes yang mengatakan tidak pantas Herodes mengambil Herodias isteri Filipus saudaranya. Karena pada waktu itu orang-orang Romawi dan Yahudi hidup paganisme sehingga tukar menukar isteri adalah hal biasa.
Keadaan Tuhan Yesus : Ada yang menafsirkan bahwa gara-gara peristiwa Yohanes dipenggal kepala ini sehingga Tuhan Yesus ” menyingkir” Menyingkir dalam terjemahan Inggris dikatakan Departed yang artinya “berangkat” “menyingkir” adalah meninggalkan tempat karena merasa takut oleh sesuatu.Tetapi Tuhan Yesus menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon bukan karena takut, tetapi karena Tuhan Yesus punya 1 misi yaitu:

  • 1.Menyembuhkan anak yang kerasukan setan
  • 2.Menyelamatkan jiwa Keduanya Matius 25 : 14 – Hal kerajaan sorga seperti seorang yang mau bepergian keluar negeri, yang memanggil hamba- hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Perenungan “betapa pentingnya pemberitaan injil itu disampaikan, betapa pentingnya kesaksian- kesaksian itu disampaikan

B. Keadaan Perempuan Kanaan: Ayat 22, Dia Berseru (cried =menjerit) karena penderitaan anaknya.Ibu ini ketika melihat anaknya menderita dia menangis, berteriak sebab mungkin selama ini dia sudah berteriak kepada dewa-dewanya tetapi anaknya tidak sembuh. Dan dia mendengar kabar tentang Yesus sebab daerah itu masuk jalan Via Maris artinya jalan laut, ada sebuah jalan dari selatan dari Mesir naik keatas melewati danau Galilea dan disana orang-orang bercerita tentang Tuhan Yesus yg melakukan mujizat. Yang buta melihat, yang lumpuh berjalan sehingga ketika dia melihat Yesus dia terus berteriak karena penderitaan anaknya
Perenungan : Ini menggambarkan keadaan dunia sekarang ini penuh dengan penderitaan, pergumulan dan air mata. Siapa yang membuat penderitaan ini? Iblis, setan.
Musuh orang percaya (Efesus 6 : 12) Strukturnya ;
– Pemerintah-pemerintah – Penguasa-penguasa – Penghulu dunia yang gelap – Roh-roh jahat diudara
Kegiatannya adalah: Yohanes 10 : 10 b, pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan.
Mencuri: Damai sejahtera, ketenangan, ketenteraman dalam rumah tangga, gereja, Masyarakat
Membunuh: Persekutuan, persaudaraan.
Membinasakan: Merusak tatanan kehidupan. Sarana yang dipakai iblis bermacam-macam : Harta benda, cinta akan uang, keserakahan. Hati yang lemah seperti mudah kecewa, amarah, emosi, dll. Alasannya yaitu hanya untuk pembenaran diri, dan ini merupakan tabiat dasar manusia. Ketika Tuhan naik keatas kayu salib Dia tidak melakukan Pembenaran diri.

Pergaulan yang buruk: Terpengaruh, ikut-ikutan, dll. Tuhan mau agar kita jangan ada dipergaulan yang buruk. Ambisiambisi pribadi: Kedudukan, popularitas, kekuasaan, nama besar, dll. Banyak orang menjual diri hanya karena ingin mencapai sesuatu.
Gelar Iblis dalam Alkitab : Matius 4 : 3 – Si pencoba, Yohanes 8 : 44 – Pendusta, Yohanes 14 : 30 – Penguasa dunia, Wahyu 12 : 9 – 10 Ular tua / naga besar, pendakwa. Kita harus berjaga-jaga jangan sampai penguasa/pendakwa ini menjamah kita. Iblis tidak bisa menjamah kita karena Roh yang ada didalam kamu lebih besar dari roh yang ada didalam dunia (1 Yohanes 4 : 4). Apa yang harus dilakukan menghadapi Iblis? – Sadarlah dan berjaga – jagalah (1 Petrus 5 : 8 ) , – Saling menjaga, mendoakan dan menopang, – Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah danl utut yang goyah (Ibrani 12:12), – Jangan menghakimi dan jangan memojokkan (Kisah perempuan yang kedapatan berzinah (Yohanes 8:7-11)
Matius 15 :23, Yesus sama sekali tidak menjawab. Yesus DIAM, kenapa?
1. Dosa – Yeremia 5: 25 Kesalahanmu menghalangi semuanya ini, dan dosamu menghambat yang baik dari padamu. Yesaya 59 : 2 – Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar ialah segala dosamu.
Perlu berdamai dengan Tuhan :
1. Jangan terintimidasi dengan apa yang sudah diselesaikan
2. Perlu dipulihkan dan berdamai dengan Tuhan. – Penyesalan – Pertobatan – Mohon pengampunan

2. Tidak Percaya (distrust). Matius 17 : 14-18, Maka kata Yesus: ” Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan sesat berapa lama lagi Aku harus tinggal diantara kamu?” Kita perlu berdamai dengan Tuhan supaya hidup kita tidak lagi terintimidasi dengan apa yang sudah diselesaikan, supaya kita mengalami pemulihan dari Tuhan

Saudara, marilah kita terus meminta belas kasihan dan pertolongan Tuhan, kita percaya bahwa Tuhan yang kita sembah, Dialah yang akan menjawab doa-doa kita Amin, Tuhan Yesus memberkati.

Khotbah by : Ps. Honny Supit Sirapanji, M.Th.
Ibadah Raya GBI Menorah, 11 April 2021

error: Content is protected !!