
Tema : 12 Heroes and His Sidekick.
“Living in Obedience ( Hidup dalam Ketaatan).”
Lewat Khotbah Gembala “Jesus On Boat”
Lukas 5 : 4 – 6, ada beberapa hal yang kita pelajari. Akibat dari “Ketaatan” yang dilakukan oleh Petrus dan teman-temannya
hasilnya :
1. Mereka diberkati
2. Terjadi Pertobatan.
3. Mereka diubahkan dari Penjala Ikan menjadi “Penjala Manusia.”
Filipi 2 : 12,
Hai saudara-saudaraku yang kekasih kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.
Ketaatan harus kita lakukan disepanjang kehidupan kita, bahkan jauh semenjak kita kecil. Misalnya orang tua memberi perintah: “Sebelum makan cuci tangan; mau tidur cuci kaki” dst. Anak-anak “taat” karena mereka disuruh oleh orang tuanya. Demikian pula dalam dunia sekuler, pendidikan, pekerjaan ada aturan-aturan yang perlu ditaati. Apalagi saat kita beribadah kita harus benar-benar taat. Rasul Paulus mengatakan: “Bukan hanya ketika aku masih hadir terlebih pula saat aku tidak hadir.”
Artinya Tuhan itu ada dalam hidup kita, sekalipun kita tidak melihat secara kasat mata namun dengan iman kita percaya Dia ada bersama kita.Oleh sebab itu kita harus menghormati dan taat kepada-Nya.
Didalam kehidupan ini, ketaatan tidak selalu bersifat positif tetapi ada juga bersifat negatif.
~Contoh Ketaatan yang negatif.
• Yudas :
Yohanes 13 : 21; 26; 30.
21 Setelah berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi:
“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang diantara kamu akan menyerahkan Aku.
26 Jawab Yesus: ” Dialah itu yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya.” Sesudah berkata demikian Ia mengambil roti,mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot.
30 Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam.
> Yudas telah diingatkan sebelumnya oleh Tuhan Yesus harusnya dia sadar bahwa perbuatannya itu diketahui oleh Tuhan. Tetapi karena tiga puluh keping uang perak Yudas taat kepada Imam-imam kepala, dan dia menyerahkan Tuhan Yesus.
> Ketaatan yang bersifat
Negatif membawa kehancuran dalam hidup, karena pada akhirnya tiga puluh keping uang perak itu dilemparkan kedalam Bait Allah dan dia mati menggantungkan diri.
> Menjadi perhatian bagi kita untuk tidak sembarangan taat. Karena ada orang-orang yang taat kepada pemimpinnya sekalipun diketahui bahwa pemimpinnya salah atau taat kepada aturan yang tidak benar.
> Untuk itu kita harus dapat memilah dan menyesuaikan dengan firman Tuhan.
Mazmur 119;105.
~ Contoh Ketaatan yang Positif :
• Abraham dan Ishak.
Kejadian 22: 1 – 3,
1 Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham.Ia berfirman kepadanya: “Abraham,” lalu sahutnya:
“ya,Tuhan.”
2.Firman- Nya: “Ambilah anakmu yang tunggal itu yang Engkau kasihi, yakni Ishak,pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia disana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan kukatakan kepadamu.”
3 Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak. Ia membelah juga kayu untuk korban itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.
Pelajaran :
1. Abraham menunjukkan Iman dan kepercayaan yang besar kepada Tuhan.
2. Abraham menunjukkan ketaatan yang tidak tergoyahkan dan total kepada Tuhan.
3. Allah selalu memperhatikan dan memelihara umat-Nya
Kej. 22 : 11 – 13.
Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kau apa-apa -kan dia, sebab telah Ku ketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.”
> Abraham tidak segan-segan memberikan yang terbaik untuk Tuhan, bahkan nyawa anaknya. Bagaimana dengan kita?
Adakah kita telah memberi yang terbaik bagi Tuhan, misalnya memberi persembahan? Sudahkah korban yang terbaik?
4. Ketaatan yang tulus kepada Tuhan membawa berkat.
> Jangan kita hanya membawa list doa kita dihadapan Tuhan tetapi belajarlah menyenangkan hati Tuhan. Mengucap syukur dan membawa korban penyembahan, pujian kita kepada-Nya sebab jika kita taat maka pasti kita diberkati Tuhan.
~Contoh ketidak taatan.
• Ananias dan Safira.
Kisah 5.: 1 – 11.
1 Ada seorang lain bernama Ananias. Ia beserta isterinya menjual sebidang tanah.
2 Dengan setahu isterinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkannya didepan kaki rasul-rasul.
> Pada jaman itu orang-orang itu tidak berkekurangan karena mereka menjual harta benda mereka dan membagi- bagikan diantara mereka.Tetapi Ananias dan isterinya sepakat tidak taat atas aturan tersebut. Kis 4 :32 Mereka membohongi rasul-rasul itu.
>Kita tahu bahwa Tuhan tidak menutup mata dengan kesalahan orang, sampai dengan hari ini. Namun kita patut bersyukur karena kita hidup dijaman kasih karunia, sehingga Tuhan masih memberi kesempatan bagi kita untuk bertobat dan diselamatkan.
Pelajaran :
1. Dibutuhkan Tanggung Jawab.
2. Dibutuhkan Kejujuran dan Ketulusan.
> Ingat, segala sesuatu akan kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan. Marilah kita mau taat pada kehendak Tuhan.
Rangkuman pelajaran tentang Ketaatan kepada Tuhan :
1. Ketaatan kepada Tuhan merupakan tanda cinta kepada-Nya.
Yohanes 14 : 15, Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
2.Ketaatan kepada Tuhan Yesus memperkuat iman kita.
Ibrani 11 : 8, Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat kenegeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.
3. Ketaatan kepada Tuhan Yesus memberi teladan yang baik bagi orang lain.
Yohanes 14 : 1, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.”
Marilah kita setia, kita taat, kita total mengasihi Tuhan sehingga Nama Tuhan dipermuliakan dan kita akan menerima berkat-berkat-Nya. Amin.Tuhan Yesus memberkati.