I TRUST IN YOU

I TRUST IN YOU

Mazmur 31:15
Tetapi aku, kepada- Mu
aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: “Engkaulah Allahku!”
Ditengah-tengah dunia yang penuh ketidak pastian, kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi kedepannya; sama dengan cuaca yang sukar diprediksi demikian pula dengan hidup kita ini, penuh dengan ketidak pastian! Namun kita harus belajar menghadapi ketidak pastian ini dengan menaruh iman dan pengharapan kepada Tuhan, serta menyerahkan masa depan kepada Tuhan yang mengendalikan hidup kita. Maka kita percaya janji Tuhan akan digenapi dalam kehidupan kita.
2 Korintus 1:19-20
19 Karena Yesus Kristus,Anak Allah, yang telah kami beritakan ditengah-tengah kamu, yaitu olehku dan oleh Silwanus dan Timotius, bukanlah “ya” dan “tidak” tetapi sebaliknya di dalam Dia hanya ada “ya”.
20 Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “Amin” untuk memuliakan Allah.
Perenungan:
♡Ketika kita menerima firman Tuhan, kita akan mendapatkan kekuatan.
Kita berkata “Amin.” Tapi apa kata “Amin” itu bersifat berkat yang kita terima?
♡Karena jika kita hanya berbicara mujizat-Nya, promosi-Nya, pertolongan-Nya maka kita hanya selalu berbicara tentang berkat Tuhan. TETAPI bagaimana ketika berkat itu tidak datang dan janji itu belum tergenapi; ketika mujizat itu tidak terjadi dalam kehidupan kita,kita mulai berkata: “Tuhan kok nggak sayang ya sama saya; Tuhan kok kenapa tidak menjawab doa saya? Padahal saya sudah berlutut menangis menyembah Tuhan mengapa Tuhan tidak menjawab saya? Tetapi kita lupa bahwa apa yang Tuhan pikirkan dan tetapkan adalah yang terbaik bagi kita.
♡Kita tahu jawaban Doa, ada tiga, betul? Jawaban Pertama ya; Kedua tunggu, Ketiga tidak. Tetapi ketiga hal ini adalah jawaban Tuhan.
▪Kalau ya, artinya sesuai dengan kehendak Tuhan.
▪Kalau itu tunggu, artinya ada waktu yang terbaik yang Tuhan sediakan bagi kita.
▪Kalau tidak artinya ada yang terbaik yang Tuhan akan berikan kepada kita.
Pelajaran:
PERCAYA., Dalam bahasa Indonesia kata Percaya sama saja artinya. Tetapi dalam bahasa Inggris ada dua kata yang berbeda:
1. Believe
2. Trust
■Believe: adalah keyakinan bahwa sesuatu itu benar atau nyata.Bersifat internal atau subjektif tanpa bukti konkrit atau hubungan emosional.
Contoh: Kamu mampu melakukan hal itu; Kamu bisa! Penilaian ini bukan karena kita tahu dia bisa tetapi lebih karena kedekatan hubungan kita dengan orang itu. misalnya
■Trust adalah: Keyakinan yang kuat bahwa seseorang dapat diandalkan, mampu dan tidak mengecewakan.
Hal ini berbicara tentang melibatkan hubungan, pengalaman dan penyerahan tanggung jawab, harapan dan kepercayaan pada orang tersebut.
♡Kita katakan:”Tuhan, Allah yang hidup” karena kita punya kedekatan hubungan dengan Tuhan. Apakah kita believe atau trust kepada Tuhan? Tergantung pada hasil akhir yang kita tunjukkan.
♡Orang yang believe kepada Tuhan, hanya melihat hasil akhir. Ketika apa yang dia pikirkan, yang dia doakan tidak terjadi seperti yang dia harapkan maka dia tidak lagi akan believe kepada Tuhan.
Tetapi berbeda dengan orang yang Trust kepada Tuhan. Apapun,bagaimanapun keadaannya dia tetap percaya kepada Tuhan. Sama seperti Sadrakh, Mesakh dan Abedngo ketika meraka akan dilemparkan ke dalam perapian yang menyala- nyala mereka tetap berkata: ” Sekalipun Tuhan tidak tolong, kami tetap percaya kepada Tuhan.”
♡Bagaimana dengan kita, apakah kita Believe atau Trust kepada Tuhan??
■ apa arti PERCAYA kepada Tuhan?
1.Menyerahkan kendali hidup kepada-Nya.
Amsal 3:5-6
5 Percayalah kepada TUHAN, dengan segenap hatimu dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.
♡Ketika kita mulai percaya kepada Tuhan maka kita akan mempercayakan seantero hidup kita pada-Nya. Hati, pikiran dan perbuatan kita kepada-Nya. Hal ini tentu tidak mudah!
Contoh: Abraham dipanggil Tuhan. Kejadian 12:1-4
Kejadian 12:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan kutunjukkan kepadamu;
>Abram disuruh TUHAN untuk pergi meninggalkan negerinya,rumahnya, sanak saudaranya….
suatu hal yang sulit secara logika karena keadaan Abram sudah baik disana. Mengapa Abram mau keluar? Karena Abram taat dan percaya pada TUHAN.
Kejadian 12:4 Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.
Pelajarannya:
A. Abram taat meskipun tidak tahu tujuan akhirnya
Ibrani 11:8 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.
♡Iman sejati artinya bertindak dengan keyakinan kepada Tuhan bahkan ketika kita tidak tahu apa yang ada didepan kita.
♡Abraham tidak tahu tempat yang akan dituju tetapi dia percaya kepada Tuhan.
Iman sejati tidak menuntut kepastian rencana, tetapi percaya pada Tuhan yang membuat rencana.
♡Setiap kita punya rencana. Ada jangka pendek, menengah atau panjang. Kita belajar mempercayakan rencana hidup kita ke dalam tangan Tuhan dan Tuhanlah yang akan menyempurnakannya.
B. Abram meninggalkan kenyamanan dan keamanan
Kejadian 12:1 Berfirmanlah Tuhan kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
♡Mungkin Haran adalah
tempat yang stabil dan nyaman bagi Abram karena disitu dia dikelilingi oleh sanak saudaranya.TETAPI Abram berani meninggal
kan semua itu karena dia taat akan panggilan Tuhan. Hal ini menunjukkan Abram menyerahkan total hidupnya pada Tuhan.
Pelajarannya:
Percaya kepada Tuhan berarti berani meninggal kan yang dikenal demi sesuatu yang dijanjikan meski belum terlihat.
♡Mari kita menempatkan Tuhan jadi prioritas dalam hidup ini.
♡Ketika kita merencanakan sesuatu mari kita merencanakan bersama Tuhan.
Kesimpulan:
■Kadang kita tidak tahu apa yang akan terjadi tapi
percaya kepada Tuhan berarti berjalan dengan iman bukan dengan penglihatan.
Iman sejati bukan menunggu Tuhan menjelaskan, tapi berjalan saat Tuhan hanya berkata: “Pergilah.”
2. Setia di Tengah Masalah dan Ketakutan.
♡Masalah memang selalu ada dalam hidup kita. Mulai dari bayi yang baru lahir sudah punya masalah, karena tidak bisa mengurus diri sendiri. Perlu bantuan orang tua. Anak anak yang sudah sekolah tidak bisa belajar sendiri perlu bantuan guru. Semakin beranjak dewasa masalah lebih kompleks. Bahkan masalah tidak akan oetnah habis-habisnya. Tetapi bagaimana supaya kita tetap tersenyum dan bergembira walau ditengah masalah? Milikilah iman yang kuat dan percaya pada Tuhan sebab ada janji dan Penyertaan-Nya. Pemazmur mengatakan “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku;
gada-Mu dan tongkat-Mu,itulah yang menghibur aku.
♡Masalah mungkin di depan mata kita besar dan sering membuat kita takut. Tetapi mari kita percaya bahwa Tuhan kita jauh lebih besar dan DIA akan mengangkat iman kita sehingga cara pandang kita berubah. Kita akan melihat masalah kita menjadi kecil karena Tuhan kita yang BESAR.
Mazmur 56:4 Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu;
Contoh:
♡Seorang Elia pernah ada dititik terendahnya ketika dia takut kepada ancaman Izebel yang hendak membunuhnya;
♡Seorang Daud ada dititik dimana dia takut karena dia melakukan kesalahan.
♡Seorang yang bernama Petrus ada dititik dimana ia menyangkal Tuhan tiga kali.
♡Bagaimana dengan kita? Bukan orang hebat yang punya power luar biasa.Kita hanya orang biasa yang tidak luput dari masalah. Tetapi ketika kita punya masalah, kita tahu ada janji Tuhan, ada jawaban Tuhan yang akan datang pada kita tepat waktunya.Karena itu waktu kita takut mari kita menguatkan kepercayaan kita pada Tuhan. Ayo kita lebih Trust kepada Tuhan. Kita tahu Tuhan punya rencana dalam setiap persoalan kita dan Dia akan memberi kita jalan keluar yang terbaik.
♡Akibat ketidak taatan manusia seringkali menyimpang dari kehendak Tuhan Tetapi Tuhan tetap mempersiapkan jalan yang lurus bagi kita.Apa artinya?Karena Tuhan mau supaya kita mempercayakan seluruh hidup kita kepada- Nya. Sekalipun ada kehendak bebas(free will) tetapi ketika Adam dan Hawa jatuh dalan dosa Tuhan tetap memelihara mereka.Ketika mereka telanjang Tuhan membuat pakaian mereka.
♡Sekalipun kita penuh dengan dosa Tuhan ada buat hidup kita.Tuhan memberi kita kekuatan dan kemampuan untuk tetap hidup bersama-sama dengan-Nya. Karena itu tetap percaya pada Tuhan.
♡Daniel di gua singa.
Daniel 6:10-23, kita sudah belajar dari khotbah Bapak Gembala tetapi ada sesuatu yang baru yang dapat menguatkan kita menghadapi tantangan.
♡Cerita tentang Daniel dimana dia diperhadapkan dengan sebuah dilema. Kalau dia berdoa dia akan ditangkap,tetapi kalau dia tidak berdoa maka dia tidak taat dan setia pada Tuhan.
♡Tetapi yang luar biasa sekalipun ada larangan untuk tidak menyembah Allah yang lain selain raja tetapi Daniel tetap datang berdoa seperti yang biasa dia lakukan tiga kali sehari. Kenapa?
▪Daniel punya iman dan kepercayaan yang besar pada Tuhan sehingga mujizat terjadi. Singa-singa itu tidak mengapa-apakan Daniel.
Perenungan bagi kita:
Percaya kepada Tuhan artinya tetap setia dalam ibadah, meski ada resiko kehilangan kenyamanan, keamanan, bahkan nyawa.
Pelajarannya:
A. Daniel tetap berdoa walaupun tahu resikonya
Daniel 6:11 …tiga kali sehari ia berlutut, berdoa, serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.
▪Harusnya hal ini menjadi teladan bagi kita untuk tetap mencari Tuhan sekalipun ada resikonya.
B. Daniel tidak membela diri
Daniel 6:21 Allahmu, yang kau sembah dengan tekun. Dialah kiranya yang melepaskan engkau.”
♡Dengan iman kepercayaan Daniel dia tidak takut masuk gua singa, karena dia tahu ada Tuhan yang akan menyelamatkan.
♡Ia percaya bahwa ada Tuhan yang sanggup membelanya lebih dari usahanya.
Roma 12:19 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku.Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.
♡Tuhan yang akan membela kita.Kita tidak perlu membela Tuhan, apalagi kita memakai kekuatan kita.Sebab Pembela kita, DIA Hebat, Perkasa dan Mulia.
Pelajarannya:
Percaya kepada Tuhan berarti berserah penuh, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan,tapi menaruh kepercayaan pada pembelaan Tuhan.
Kesimpulan:
Percaya kepada Tuhan berarti kita tetap setia dan berani walau ancaman dan ketakutan datang.
▪Ketika dunia melarang Daniel berdoa, dia tetap berdoa dan Tuhan menolong serta melindungi Daniel.
▪Dalam hidup ini ketika kita menghadapi masalah, mari kita angkat tangan pada Tuhan dan percaya bahwa Tuhan akan turun tangan membela dan menyelesai- kan masalah kita.
Amin. Tuhan Yesus memberkati.

Khotbah by : Ps. Stefan Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 21 September 2025

error: Content is protected !!