
“Blessing From the Tabernacle.”
Ketika Musa berada diatas Gn. Sinai Tuhan menyuruh Musa membuat Tabernakel seperti contoh yang dilihatnya. Tabernakel atau Kemah Pertemuan yang dalam bahasa Ibrani disebut Miskhan, bahasa Yunani Skene.
Keluaran 25 : 8- 9
8 Dan mereka harus membuat tempat Kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam ditengah-tengah mereka.
9 Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepada-Mu sebagai contoh Kemah Suci dan sebagai contoh segala perabotannya, demikianlah kamu harus membuatnya.”
Replika Tabernakel Musa sekarang ada di Timna Park, yang terletak di Eilat kota paling selatan di Israel.Kota ini diapit oleh Taba, Mesir dan Aqaba, Yordania. Tabernakel adalah lambang kehadiran Allah ditengah umat-Nya. Dan TUHAN berkali-kali mengunjungi Umat-Nya.
1. Taman Eden.
Kej 3 : 8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu, pada waktu hari sejuk,bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah diantara pohon-pohonan dalam taman.
>Taman Eden atau Firdaus adalah taman kesukaan TUHAN.
Tempat dimana TUHAN
menempatkan manusia pertama. Mereka disana untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
>To serve, to dress, to worship.
Kej 2 : 9 Lalu Tuhan Allah menumbuhkan berbagai- bagai pohon dari bumi yang menarik dan baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan
di tengah- tengah taman itu; serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
>Tetapi Perempuan itu tergoda dia melihat buah pohon pengetahuan yang baik dan jahat itu sekalipun mereka dilarang Tuhan untuk memakannya; tetapi karena buah itu menarik hati lagi pula baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, perempuan itu mengambilnya dan memakannya. Kemudian memberikan pula kepada suaminya dan
suaminyapun memakannya
>Akibatnya mata mereka terbuka dan mereka tahu bahwa mereka telanjang.
>Kej 3 : 8 Ketika Tuhan mengunjungi mereka, manusia dan isterinya lari bersembunyi. Mereka menjadi takut sebab DOSA.
• Akibatnya mereka kena kutuk. Kej 3 : 16 – 17.
Perempuan:
• Kesakitan melahirkan.
Laki-laki:
• Susah payah akan mencari nafkah.
• Tanah menghasilkan semak duri.
• Berpeluh mencari makanan.
PELAJARAN:
Sikap yang benar terhadap Hadirat TUHAN:
Dirindukan > GAIRAH:
– Lapar dan Haus Seperti rusa Merindukan air.
Dihormati > Jangan dimanfaatkan untuk kepentingan lain.
Yoh 6 : 26 Yesus menjawab mereka “Aku berkata kepadamu sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu telah kenyang.
>Jangan mencampur adukkan kepentingan dunia didalam hadirat Tuhan.
>Tuhan mengatakan kepada orang-orang yang ada di bait Allah: “Rumah-Ku akan disebut Rumah Doa dan kamu menjadikan sarang penyamun.”
>Mereka datang di Bait Allah bukan karena urusan sembahyang , Ahli Taurat datang hanya untuk mencari kehormatan di Rumah Tuhan
>Yang pedagang> datang mencari keuntungan. >Imam-Imam Lewi datang karena tugas sebab mereka digaji.
Dinikmati:> Rasakan Kehadiran-Nya dan alami Mujizat.
Yoh 2 : 2 Yesus dan murid-murid-Nya juga diundang ke perkawinan itu. AIR JADI ANGGUR.
2. Mengunjungi Abraham di Mamre.
Kej 18 : 2 Ketika ia.mengangkat mukanya, ia melihat tiga orang berdiri dihadapannya. Sesudah dilihatnya mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujudlah ia sampai ketanah,
3 Serta berkata: ” Tuanku, jika aku telah mendapat kasih tuanku, janganlah kiranya lampaui hambaMu ini.
4 Biarlah diambil air sedikit, basuhlah kakimu dan duduklah beristirahat di bawah pohon ini;
>Sikap Abraham:
– Sujud Menyembah.
– Abraham menahan mereka-berlama-lama.
– Membawa korban persembahan yang terbaik.
Akibatnya: Tuhan melepaskan berkat.
Kej. 18 : 10 Dan firman-Nya: “Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan mendapati engkau, dan pada waktu itulah, Sara isterimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki.” Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang dibelakang-Nya.
> Korban kita pada Tuhan bukan hanya materi, tetapi dengan hati, semangat kita, tidak dengan sungut-sungut atau berkeluh kesah maka kita akan menikmati Tuhan ada ditengah-tengah kita.
3. Tuhan Hadir di Kemah Pertemuan.
Keluaran 33 : 9 Apabila Musa masuk kedalam kemah itu, turunlah tiang awan dan berhenti dipintu kemah dan berbicaralah TUHAN dengan Musa disana.
10 Setelah seluruh bangsa itu melihat, bahwa tiang awan berhenti di pintu kemah, maka mereka bangun dan sujud menyembah, masing-masing di pintu kemahnya.
11 Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu.
>Ketika Shekinah Glory itu turun diatas Kemah Pertemuan, Musa ada disana.
>Karena Musa adalah orang yang berkenan dihadapan Tuhan, demikian juga abdinya Yosua bin Nun.
Perenungan:
>Kerohanian tidak ditentukan oleh usia; lamanya orang menjadi Kristen.
>Kerohanian dapat dimiliki oleh orang tua dan orang muda.
>Hanya orang-orang yang special yang bisa berdiri dan tahan dihadapan Tuhan.
4. Loteng Atas Yerusalem.
Kis 2 : 1 – 4 Hari Pentakosta atau :
-Hari ke 10 sesudah Kenaikan.
-Hari ke 50 sesudah Kebangkitan.
-Kel 34 : 22 Hari Raya tujuh Minggu.
-Hari Raya Buah Bungaran.
>Tuhan datang melawat Umat-Nya di kamar loteng atas.
Kis 1 : 4 Pada suatu hari ketika ia makan bersama- sama dengan mereka, ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal disitu menantikan janji Bapa..
Arti Pentakosta bagi Gereja:
A. Hari Penuangan Roh Kudus bagi setiap orang.
>ada 120 0rang dikamar loteng semuanya dibaptis Roh Kudus.
B.Setiap orang percaya BERHAK menerima.
C.Hari dimana Karunia Roh Kudus itu diturunkan.
1 Kor 12 : 8 – 10.
Ada 9 Karunia:
– Hikmat; Pengetahuan; Iman; Menyembuhkan; Mujizat; Bernubuat; Membedakan bermacam-Macam roh;Bahasa Roh; menafsirkan bahasa Roh.
1Korintus 12 : 11
– Dikerjakan oleh Roh yang Satu.
– Diberikan kepada orang secara khusus.
– Sesuai kehendak Roh Kudus.
Bagaimana sikap kita?
~ Dijaga, dipelihara jangan sampai pergi.
~ Karunia tanpa karakter yang baik tidak akan bertahan.
Perenungan: Mintalah maka engkau akan diberi;
Lukas 11: 9 – 11
9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketokkah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
10 Karena setiap orang yang meminta, menerima, dan setiap orang yang mencari mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu akan dibukakan.
11 Bapa manakah diantara kamu jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
12 Atau, jika ia.meminta telur akan memberikan kepadanya kalajengking?
13 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik bagi anak- anakmu apalagi Bapamu yang disorga! Ia akan memberi Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.
Perenungan:
>Bapa di sorga akan memberikan Roh Kudus kepada anak-anak-Nya yang meminta kepada-Nya.
>Bahasa Roh adalah salah satu dari sembilan Karunia yang diberikan Roh Kudus bagi Gereja-Nya.
>Berkata -kata dalam bahasa Roh adalah tanda awal seseorang dibaptis oleh Roh Kudus.
>Kita tidak bisa kursus bahasa Roh atau ikut-ikutan meniru orang yang berbahasa Roh. Sekalipun kedengarannya sama tetapi itu adalah anugerah yang dikaruniakan oleh Roh Kudus kepada tiap-tiap orang.
.1 Kor 14 : 2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa Roh, tidak berkata-kata kepada manusia tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; Oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.
4 Siapa yang berkata- kata dengan bahasa Roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang Bernubuat ia membangun jemaat.
>Roh Kudus menuntun Gereja-Nya untuk berdoa.
Roma 8 : 26
Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana seharusnya berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. >Tanggalkan logikamu dan mulailah berkata-kata di dalam bahasa Roh. Jika Anda terdorong untuk mengucapkan sesuatu perkatakan saja, jangan ditahan.Biarlah rohmu berhubungan dengan Roh yang satu itu dan Dia akan memberikan kepadamu karunia Roh Kudus. Amin.Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 19 Mei 2024