Blunder (Part 5)

Istilah Blunder artinya:- A stupid or Careless mistake. Kesalahan bodoh atau ceroboh.
– Bertindak atau berpikir keliru dan akan menanggung akibatnya.
Contoh orang yang Blunder yaitu :

2. Kain

Diciptakan dalam pengenalan akan Tuhan buktinya dia dan Habel membawa persembahan kepada Tuhan.
Catatan: Tidak semua persembahan yang diterima oleh Tuhan karena ada juga yang ditolak-Nya
Keadaan Kain :
1. Hatinya panas.
2. Dendam.
3. Membunuh.
Puncak kegagalan Kain
> Blunder = Membunuh.
Perjalanan “Blunder” Kain :
• TINDAKAN.
> Persembahan sudah betul tetapi Kain gagal dalam pengertian akan korban persembahan :
– Pengakuan.
> Miliki pengertian yang benar. Membawa korban persembahan adalah bentuk pengakuan kepada Tuhan bahwa kita sangat membutuhkan Tuhan. Karena tanpa Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa.
– Penghormatan.
> Memberikan persembahan dengan sikap hormat disertai pengagungan kepada kepada Tuhan yang Maha mulia.
– Ucapan syukur.
>Membawa korban persembahan dengan
rasa ucapan terima kasih karena Tuhan sudah sangat baik dalam kehidupan kita.
• MOTIVASI.
– Bukan karena cinta Tuhan tetapi karena cinta diri.
– Mengharapkan pujian dan balasan.
-Tidak tahan uji > Tuhan menolak; Kain kecewa.
>Motivasi kita harus benar, hanya tertuju kepada Tuhan. Jika salah maka yang terjadi, kita akan mulai dengan roh dan mengakhiri dengan daging.
> Jika motivasi kita benar maka kita akan mengandalkan Tuhan dan kita akan diberkati Tuhan. Tetapi jika kita berfokus mengandalkan diri dan menaruh pengharapan pada orang lain, kita pasti akan kecewa.
• SUASANA HATI – yang jahat.
Kain Mengabaikan Prinsip Korban – kekudusan. Kekudusan berbicara tentang Integritas.
Apa itu integritas? Yaitu saya ,ketika saya sendirian. Karena sering orang melakukan hal-hal yang tidak baik ketika dia sendirian. Itulah sebabnya kita perlu waspada atau berjaga-jaga.
Roma 12 : 1, Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: Itu adalah ibadahmu yang sejati.
2 Jangan kamu menjadi serupa dengan dunia ini tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik dan yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Perenungan:
• Ketika kita membawa persembahan kita kepada Tuhan maka hal itu harus menjadi persembahan yang hidup, yang Kudus dan berkenan kepada Allah. Bukan hanya soal uang, tetapi pujian, penyembahan, tepuk tangan, main musik atau apapun yang kita persembahkan haruslah dengan suasana hati yang benar bukan dengan suasana hati yang jahat. Misalnya Anda sedang ribut,marah,dendam dengan seseorang maka selesaikan terlebih dulu, supaya persembahan yang akan kita berikan berkenan kepada Tuhan.
• Berubahlah oleh pembaharuan budi atau transformasi sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah yaitu :
1. Yang baik.
2. Yang berkenan.
3. Yang sempurna.
> Sering tindakan kita baik berkenan tetapi tidak sempurna.
Contoh : Ketika Sarah memberi Hagar pada Abraham, mungkin itu baik dan berkenan tetapi tidak sempurna.
>Jika kita mengerti hal ini maka hati kita akan lega, kita melayani dengan motivasi benar karena kita mengasihi Tuhan maka Tuhan pasti akan memberkati kita.
Ibrani 12 : 14, hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun dapat melihat Allah.
>Kita perlu bertobat setiap hari, karena tanpa kekudusan tidak seorangpun dapat melihat Allah.
>Jika kita menyimpang dari ketetapan Tuhan artinya kita sudah blunder. Mari datanglah pada Tuhan Yesus dan Dia yang akan menolong dan mengubahkan kita. Amin. Tuhan Yesus memberkati.

Khotbah by : Ps. Honny Supit Sirapanji, M.Th.
Ibadah Raya GBI Menorah, 06 November 2022

error: Content is protected !!