
Check Out
Arti “Check Out” dalam Kamus Inggris – Indonesia yaitu: Memeriksa; Meninggalkan; Keluar.
Namun penggunaannya bisa bervariasi tergantung pada konteksnya.
Di dalam konteks Perhotelan dan Penerbangan kita kenal istilah “Check In” dan “Check Out”
Perhotelan:
“Check In” adalah proses kedatangan dan pendaftaran tamu termasuk pengisian formulir dan pengambilan kunci kamar.
“Check Out” adalah
proses dimana tamu meninggalkan hotel setelah menyelesaikan pembayaran dan mengembalikan kunci kamar.
Penerbangan
“Check In” adalah proses dimana calon penumpang melapor kepada maskapai
penerbangan dengan menunjukkan Tiket, KTP, atau Paspor dan menerima Boarding pass yang diperlukan untuk naik ke pesawat. Proses ini bisa dilakukan secara online atau secara langsung di Konter Bandara.
“Check out” dalam penerbangan biasa merujuk pada proses meninggalkan pesawat setelah mendarat atau lebih sering disebut “deboarding” atau “disembarking”
Belanja Online
“Check Out” dalam Belanja Online, adalah langkah terakhir dalam proses pembelian dimana pembeli memeriksa pesanan, memilih metode pengiriman dan melakukan pembayaran. Dipastikan semua benar sebelum transaksi diselesaikan.
Bisa juga bermakna:
♡ Berangkat.
♡ Berpisah.
♡ No turning back….!
Contoh Orang yang Check Out dalam Alkitab:
1. Yesus.
3½ tahun Yesus melayani di dunia ini dan pada suatu hari Dia harus check out
Alkitab mengatakan Dia pergi menyediakan tempat bagi kita.
Kis 1 : 11 “Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri dan melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.
Pelajaran:
Alkitab memberi sebuah janji yang sama bagi kita bahwa Yesus yang terangkat ke sorga akan datang kembali dengan cara yang sama. Second Coming atau kedatangan Yesus pada kali kedua, kita akan mengalami Rapture (pengangkatan).
1 Tes 4 : 16 – 17.
16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
17 Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
> Ini menjadi kerinduan kita, pastikan dirimu ada dalam rombongan yang diangkat.
2. LEWI (dari rumah cukai).
Luk 5 : 27 Kemudian, ketika Yesus pergi keluar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai, Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!”
> Perintah Tuhan Yesus penuh dengan otoritas dan kuasa sehingga Lewi tanpa syarat mengikuti Dia.
Perenungan:
Sungguh aneh Pilihan Tuhan, karena dia adalah Pemungut Cukai.
Cara pandang Orang Yahudi tentang Pemungut Cukai:
– Orang berdosa.
– Tidak layak diselamatkan.
– Tetapi Tuhan menjadikannya Rasul.
1 Kor 1 : 27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
Pelajaran:
A. Panggilan Tuhan sangat Ajaib:
– Yang tidak layak > dilayakkan.
– Yang dianggap sampah > didaur ulang.
♡ Alkitab menyampaikan bahwa Tuhan adalah > Penjunan dan kita adalah > tanah liat-Nya.
Yes 64 : 8 Tetapi sekarang ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah, yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu.
~ Sang Penjunan akan bekerja untuk tanah liatnya dengan cara:
– Tuhan membentuk kita sesuai rencana-Nya dan memberikan kita bentuk yang unik.
– Tuhan memproses kita melalui berbagai masalah dan pergumulan supaya kita semakin bertumbuh dalam iman dan pengenalan akan Kristus.
– Tuhan mengubah tabiat dan karakter kita supaya Buah Kebenaran dapat keluar dari hidup kita untuk memuliakan nama Tuhan dan menunjukkan pada dunia kita adalah milik-Nya.
PERENUNGAN:
– Dari sebongkah tanah yang tidak berharga Tuhan terus membentuk kita. Apabila jatuh Dia tidak membuang tetapi Tuhan akan tetap membersihkan setiap kotoran dosa yang masih melekat dalam hidup kita. Dia akan terus membentuk kita kembali dengan visi dan rencana-Nya semula sampai suatu hari “perabot” itu selesai. Tetapi apakah prosesnya telah selesai? Ternyata tidak! karena benda itu harus dimasukkan dalam tungku dan mulai dibakar dengan suhu yang sangat tinggi
sampai betul-betul menjadi matang. Menjadi serupa dan segambar dengan Kristus. Proses ini tentu sangat tidak nyaman bagi daging kita tetapi kita harus tekun dan tetap bertahan sampai suatu hari “PERABOT” itu selesai menjadi suatu benda yang terpuji ternama dan terhormat sehingga Tuhan akan bergirang
dan bersuka karena kita. DIA akan menjadikan kita “BENDA” kesukaan-Nya serta ALAT di tangan-Nya.
2Tim 2 : 21 Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
– Tuhan pilih yang dibenci dunia.
> Jika kita melihat orang yang kelihatan tidak punya masa depan jangan kita pandang dengan cara kita TETAPI mari kita pandang dengan cara pandang Tuhan. Karena apa yang dibenci dunia itulah yang dipilih Tuhan.
B. Panggilan Tuhan “Berbeda” dengan dunia.
– LEWI – Biasa Memungut; Mengambil.
– RASUL – Harus melepaskan; membagi.
– Tugas “Kekristenan” adalah: BERBAGI, melepaskan dan menolong.
C. Standar Panggilan Tuhan Berbeda dengan Standar Manusia.
Standar Tuhan – Soal latar belakang:
– Bukan soal ilmu pengetahuan – Ijazah.
– Bukan soal Pangkat – Jabatan.
– Bukan soal Kecakapan – Talenta.
– Bukan soal Kekayaan – Harta Benda.
– Bukan soal Dosa masa lalu – Saulus.
SEPERTI Petrus:
-Nelayan; Tidak terpelajar; Temperamental
Tuhan Panggil:
JADI RASUL.
Kis 4 : 13 Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus.
PENETAPAN TUHAN atas HIDUP seseorang adalah Kedaulatan-Nya.
LEWI meninggalkan :
-Menumpuk Mamon.
-Menumpuk dosa – memeras.
-Menumpuk kebencian orang.
☆ Dia CHECK OUT.
Ketidak sempurnaan itu yang membuat kita ada di Rumah Tuhan. Di dalam Gereja kita merasakan Kasih dan jamahan-Nya, kita saling mengenal dan mengalami pertumbuhan iman. Oleh sebab itu kita harus CHECK OUT dari karakter lama. Apapun tawaran dibelakang kita yang menyimpang dari kehendak Tuhan jangan kita tergoda sebab hidup yang Tuhan berikan adalah sebuah ANUGERAH yang harus kita pertanggung jawabkan. SAY… NO TURNING BACK, NO TURNING BACK…! Amin, Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji,M.Th.
Ibadah Raya GBI Menorah, 08 Juni 2025