
DISCIPLE OF JESUS – THE PERSONAL INITIATIVE
Matius 28 :18,“Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di bumi dan di sorga.”
Kita sudah belajar, bagaimana Tuhan Yesus memanggil murid-murid-Nya ke Bukit. Tetapi beberapa orang ragu-ragu. Alkitab tidak menjelaskan secara langsung mengapa mereka ragu-ragu. Kemungkinan murid-murid yang naik ke bukit bukan hanya sebelas orang, karena ada pula pengikut-pengikut lain yang ikut hadir. Mungkin saja ada rombongan yang masih di tengah pendakian sehingga jarak pandang terbatas untuk.bisa mengenali Guru mereka.
Tetapi pada ayat yang ke 18, Yesus mendekati mereka.
Sering kita berpikir :
– Kalau saya kuat > Tuhan mendekat
– Kalau saya lemah > maka Tuhan menjauh
– Kalau saya gagal > Tuhan meninggalkan
TETAPI BERBEDA dengan Yesus karena DIA TETAP MENDEKATI MEREKA.
ASUMSI KITA KELIRU:
1. “Saya harus beres dulu baru Tuhan mau dekat ”
2. Banyak orang berpikir nanti kalau saya sudah benar-benar
3. Percaya pada Tuhan baru Tuhan menjawab doa saya.
4. Jika saya sudah serius membaca Firman dan mencari Tuhan barulah Tuhan dekat.
Tetapi berbeda yang ditampilkan Tuhan > Yesus justru mendekati mereka.
Sehingga dari ayat ini kita dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya Tuhan itu mau terus mendekati kita. bagaimanapun keadaan kita.
MAKNA PENTING:
♡Matius 28: 18 Tuhan Yesus tidak mulai dengan khotbah tetapi dengan gerakan.
– Tidak memanggil dari jauh.
– Tidak menunggu murid-murid datang dulu.
– Tidak menjaga jarak karena keraguan mereka.
☆Yesus mengambil inisiatif.
Ini tergambarkan sejak awal penciptaan.
♡Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa mereka tidak langsung pergi kepada TUHAN meminta ampun tetapi mereka lari dan menyembunyikan diri.
Apa yang terjadi? TUHAN mencari mereka.
♡Jadi apa yang Tuhan Yesus lakukan pada saat ini, sebenarnya sudah dilakukan-Nya semenjak jaman Adam dan Hawa.
Ada juga asumsi yang lain:
♡Ketika iman kita lemah Tuhan pasti menjauh.
TETAPI Faktanya:
– Justru saat iman lemah, saat takut, bingung atau ragu, Yesus itu mendekati kita.
Roma 5:8.Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
Dari ayat ini kita belajar ketika kita masih berdosa Tuhan itu rela mati bagi kita.
Konteks penting yang dapat kita pelajari ;
YESUS MENDEKAT KEPADA MURID YANG RAGU.
Matius 28:17 “Beberapa orang ragu-ragu.”
Matius 28 :18 “Yesus mendekati mereka.”
>Yesus tidak menunggu iman mereka sempurna baru mendekat. TETAPI Tuhan Yesus mendekat untuk menguatkan iman mereka.
▪️︎ Dari sini kita dapat belajar bahwa setiap kita mungkin punya kekurangan, kelemahan, dan merasa tidak layak
TETAPI bagaimanapun keadaan kita, Tuhan Yesus mau mendekati kita. Dia mau mencari kita supaya kita kembali kepada-Nya.
Sebuah Pola Alkitab yang berbicara tentang Allah yang mendekati orang-orang yang lemah:
1. Petrus yang tenggelam.
Matius 14 :30-31.
Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: “Tuhan, tolonglah aku!”
Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya memegang dia dan berkata:” Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang.”
Pelajarannya:
Yesus tidak menceramahi Petrus, tetapi Yesus bergerak dulu, menolong dia. Baru disitu Yesus memegang dia dan berkata: “Hai orang yang kurang percaya, mengapa kamu bimbang?”
>Tuhan memulai dengan gerakan. Yang lemah Tuhan kuatkan, lalu Dia memberi nasehat.
2. Elia yang depresi. 1Raja-raja 19:4
Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk dibawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati, katanya: “Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih dari dari pada nenek moyangku.
>Elia ingin mati tetapi bagaimana respons Tuhan?
Ay. 5 Sesudah itu ia berbaring dan tidur di bawah pohon arar itu. Tetapi tiba-tiba seorang malaikat menyentuh dia serta berkata kepadanya: “Bangunlah, makanlah.”
▪️︎ Tuhan mau menasehati melalui cara Tuhan. Bagaimana caranya Tuhan?
Memenuhi apa yang Elia butuhkan saat itu.
Ay. 7 Tetapi malaikat Tuhan datang untuk kedua kalinya dan menyentuh dia dan berkata: “Bangunlah, makanlah! Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu.”
♡ Bukan hanya ingin menenangkan Elia tetapi ada sebuah Perintah Tuhan mau Elia lakukan tetapi diawali drngan memenuhi apa yang Elia butuhkan.
Ay. 11 Lalu firman-Nya: “Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu dihadapan TUHAN!”
Maka TUHAN lalu! angin besar yang kuat dan membelah gunung -gunung dan memecahkan bukit batu,mendahului TUHAN.Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu.
Ay. 12 Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu.Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa.
Ay. 13 Sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi keluar dan berdiri di pintu gua itu.Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi:”Apakah kerjamu disini, hai Elia?”
♡Dari cerita Elia ini kita melihat bahwa Tuhan itu mendekat melalui malaikat, memberi makan,memberi kekuatan dan berbicara dengan pelan melalui angin sepoi-sepoi.
Tuhan tidak menegur dengan gelombang, guntur,dengan bumi yang goncang tetapi Tuhan berbicara dengan angin yang sepoi-sepoi.
♡Tuhan mau mendekatkan diri-Nya kepada kita dan mengingatkan pada kita bahwa Kasih-Nya itu lemah lembut.
♡ Tuhan tidak menegur dengan keras tetapi dengan lemah lembut sehingga dari situ Elia mulai menenangkan diri dan mulai mengikuti apa kata Tuhan.
3. DUA MURID yang berjalan ke Emaus. Lukas 24: 15.
Ketika meteka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka.
Apa yang terjadi?
♡Mereka kecewa dan bingung.
♡Yesus sendiri mendekati mereka dan berjalan bersama mereka.
♡ Tetapi dari sini kita belajar bagaimanapun keadaan kita, Tuhan mau menuntun kita dan memberi arahan bahkan menolong disaat mana kita sudah menyerah.
Yesaya 57:15 …”.Aku bersemayam ditempat tinggi dan di tempat kudus, tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan orang yang rendah hati untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang yang remuk.
Artinya: Tuhan itu ada bersama orang yang remuk dan rendah hati. Ketika kita merasa kalah, patah, kecewa Tuhan ada dalam hidup kita.
Mazmur 34:19 Tuhan itu dekat pada orang-orang yang patah hati,dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
♡Jadi dari sini kita belajar bahwa Kekristenan bukan tentang manusia yang naik kepada Allah tetapi Allah yang mendekatkan diri pada kita.
Oleh karena KASIH TUHAN:
☆Bukan menegur dari jauh tetapi mendekat dan menenangkan.
☆Bukan menyalahkan tapi mendekat dan menyembuhkan.
☆Yesus bukan menjauh Dia sedang mendekat Sebaliknya jika kita dipakai Tuhan dan kita melihat teman kita jangan kita menghakimi dari jauh tetapi belajar mendekat.
Efesus 2:8-9
Ay. 8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu tetapi pemberian Allah.
Ay. 9 Itu bukan hasil pekerjaanmu, jangan ada orang yang memegahkan diri.
Ibrani 13:5 Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.
♡ Sebab itu jangan ragukan Tuhan dalam hidup ini supaya kita akan melihat kebaikan Tuhan tetap ada dalam hidup kita.
♡Yesus tidak pernah menjauh dari murid yang ragu tetapi justru Dia mendekat.
Iman kita mungkin naik turun tetapi kesetiaan Yesus tidak berubah.
♡ Kita tidak dikuatkan karena kita mendekat pada Tuhan, tapi karena Tuhan mendekat pada kita karena kasih yang besar dalam kehidupan kita. Amin.Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Ps. Stefan Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 31 Mei 2025