Group Live Or Death Part.5

“Kemudian Yesus pergi kesuatu kota yang bernama Nain. Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak menyertai-Nya berbondong-bondong.Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung keluar, anak laki-laki anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan ada banyak orang dari kota ini menyertai janda itu. Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: ” Jangan menangis.” Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuh-Nya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: “Hai anak muda, Aku berkata kepadaMu, bangkitlah!” Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.”
Lukas 7 : 11 – 15

Didalam cerita ini dikisahkan Tuhan Yesus bersama murid-muridnya dan banyak orang lain yang mengikuti-Nya mereka memasuki kota Nain. Didepan pintu gerbang kota mereka berpapasan dengan rombongan lain yaitu orang-orang yang sedang mengusung keranda jenazah. Anak tunggal dari seorang janda yang meninggal.

Pelajaran: Ada 2 group
1. The Group Of Live atau Grup Kehidupan, adalah Grup Tuhan Yesus.
2. The Group Of Death atau Grup Kematian, yaitu Grup Janda.
Banyak orang ikut serta dan membentuk grup ini. Ada apa didalam grup ini? Ada KEMATIAN.
~Kematian anak tunggal seorang janda.
~Janda yang sudah tua.
~ Anak muda, Yun. Neanikos dibawah 40tahun.
Bagi janda ini anak tunggalnya adalah pengharapannya untuk hari esok.
Perenungan: Banyak orang mengalami:
– Andalan hidupnya hilang.
– Jaminan masa depannya pudar.
– Ketakutan yang sangat besar.
Akibatnya ; Susana di dalam grup ini:
• Muram dan putus asa.
• Airmata dan kepedihan
Tetapi grup ini bertemu dengan Tuhan Yesus> BERUBAH.
Group Of Death berubah menjadi Group Of Live.
Tuhan Yesus mendemonstrasikan otoritas-Nya dan Dia melakukan Mujizat Kebangkitan
Apakah Alasan Tuhan melakukan ini?
1. Sebab Dia adalah Kebangkitan dan Kehidupan. Yohanes 11 : 25. Modal kita adalah PERCAYA.
Apakah kita sedang mengalami Kematian?? Kematian secara rohani awalnya dimulai dengan downgrade sampai pada satu titik orang ini akan mengalami kematian rohani total.
A. Kematian rohani karena dosa, adalah:
– Gairah padam untuk ibadah;doa; dan melayani.
– Kehidupan daging lebih dominan.
– Lebih banyak hal pahit dan penderitaan.
•Tuhan Yesus MAU agar kita mengalami kebangkitan secara rohani.
Roma 8: 10-14.
Ayat 14, Semua orang yang dipimpin Roh Allah adalah Anak Allah.
>Jika seseorang mulai keluar dari tuntunan Roh Kudus,maka dia sedang bertentangan dengan dirinya sendiri sebagai anak Tuhan.
> Sebelum memulai segala sesuatu, mintalah tuntunan dari Roh Kudus.
B. Kematian dalam hal jasmani, seperti:
– Pekerjaan, usaha> Ekonomi.
– Keluarga yang tidak harmonis.
– Kesehatan yang menurun.
Tuhan Yesus MAU memulihkan keadaan kita.
2 Tawarikh 7 : 13 – 14.
Perenungan:
• Jika Tuhan menutup langit sehingga tidak ada hujan maka kita akan mengalami kekeringan.
• Jika umatKu : – Merendahkan diri,Berdoa,Mencari wajah Tuhan,Berbalik dari jalan yang jahat, MAKA :
~ Tuhan akan mendengar Doa.
~ Tuhan akan mengampuni.
~ Memulihkan negeri mereka
Contoh : Ayub, dipulihkan 2 kali lipat.
Kenapa Ayub mengalami penderitaan?
• Karena tidak mengenal Tuhan secara pribadi, hanya dari kata orang. Ayub 42:5.
>Iman akan bertumbuh disaat menghadapi persoalan.
>Mendengar kesaksian dan renungan firman Tuhan. Tuhan MAU kita BANGKIT.
2. Sebab belas kasihan kepada manusia.
A. Kematian LazarusYohanes 11 : 32
Maria tersungkur- Yohanes 11 : 33 Yesus sangat terharu.
Yohanes 11 : 35 Maka menangislah Yesus
B. Menangisi kota. Yerusalem, sebab:
– Menolak keselamatan.
– Bait Allah jadi sarang penyamun.
– Yerusalem aka dihancurkan.
C.Orang yang lapar.
Markus 8 : 2. Tuhan akan mencukupi kebutuhan orang yang melayani Tuhan.
D.Orang yang tidak bergembala.
Matius 9:36. Membawa orang-orang disekitar untuk digembalakan dalam sebuah gereja lokal.
Apakah orang Kristen Masih memiliki belas kasihan.
Pelajaran: Dari orang Samaria yang murah hati.
• Tidak memandang suku Samaria – Yahudi.
Galatia 6: 10, kasihkepada semua orang terutama kepada saudara seiman.
• Tidak memandang orang – orang tergeletak di tanah.
Kasih tidak menuntut balas.
• Tidak memandang resiko – Bisa ikut dirampok. Dia rela berkorban Uang, waktu dan tenaga.
• Bertanggung jawab -Aku akan datangkembali.
3. Sebab mereka layak untuk ditolong.
A. Janda ini sudah tua.Dia tidak berdaya- ditinggal suami.
Perenungan buat Janda : Yesaya 54 : “Sebab yang menjadi
Suamimu adalah Dia yang menjadikan engkau,Tuha semesta alam Nama-Nya yan menjadi Penebusm Ialah Yang Mahakudus Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.
– Dia membutuhkan anaknya.
B. Para Pengusung itu berhenti, artinya mereka memberi respons.
Pelajaran dalam masalah:
– Berhentilah sesaat.
– Lihatlah Tuhan yanghadir
– Jangan larut dalam kepedihan.
– Rasakan dan alam Kuasa-Nya.
Responsmu > Mujizatmu.
Mari kita semua.bergairah ikut Tuhan, Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Khotbah by : Ps.Honny Supit Sirapanji Mth.
Ibadah Raya GBI Menorah, 03 April 2022

 

error: Content is protected !!