
1Timotius 3:15,
Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni Jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.
BIS Jemaat inilah yang merupakan tiang penegak dan pendukung ajaran yang benar dari Allah
Pelajaran:
Manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna yang hidupnya
berkelompok- kelompok berdasar suku, agama, ras, budaya dst.
~Muncul Persekutuan orang percaya yang disebut Gereja. Yang secara individual disebut: Jemaat. Dalam bahasa Yunani disebut Ekklesia, artinya orang yang dipanggil keluar dari gelap kepada terang Kristus.
~Dari Jemaat muncul Keluarga Kristen yaitu hubungan antara pria dan wanita yang dipersatukan dalam Pernikahan Kudus yang kemudian melahirkan anak-anak yang percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat Pribadi.
~ Jika kerajaan Allah itu datang maka sukacita dan damai sejahtera yang dikerjakan Roh Kudus akan memenuhi kehidupan Keluarga Kristen.Itulah sebabnya kita perlu mencari Tuhan.
~ Keluarga Kristen harus menjadi tiang penegak yang mengajarkan Kerajaan Allah yang benar.
>Dampaknya jika Kekristenan ini kuat maka kriminal itu pasti berkurang.
~ Melalui firman-Nya Tuhan mau supaya Keluarga – keluarga Kristen menjadi keluarga yang kokoh, kuat dan tangguh sehingga mampu meminimalisasi masalah-masalah yang terjadi didalamnya. Contohnya : masalah hubungan suami – isteri, orang tua – anak dsb.
Kata “Keluarga” dalam Perjanjian lama ditulis sebanyak 147 kali ; dalam Perjanjian Baru 16 kali.
>Kehidupan dalam keluarga sangat penting. >Keluarga yang harmonis akan melahirkan anggota keluarga yang baik.Tetapi sebaliknya kalau keluarga itu penuh kemelut maka produk yang dihasilkan bukan anggota keluarga yang baik.
>Kalau anggota keluarga BAIK akan menjadikan
Keluarga Kristen yang tangguh.Masalah memang tetap ada tetapi orang Kristen yang tangguh tahu menyelesaikan bersama dengan Tuhan..
Dalam 1 Timotius 3:15, Paulus ingin menekankan pada Timotius bagaimana seseorang seharusnya hidup didalam Keluarga Kristen yang tangguh. Itulah sebabnya kita perlu datang ke gereja. Karena di gereja kita selalu diingatkan, ditegur, mendapatkan nasihat-nasihat mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Mengatur sikap kita sebagai Imam dalam rumah tangga, sebagai isteri, sebagai anak-anak.
Tetapi banyak orang yang menjadikan gereja hanya sebagai transit, sebuah tempat perhentian tanpa pengertian dan makna
>Padahal dalam gereja kita mengalami persekutuan antara kita dengan Tuhan. >Bagaimana kita mengekspresikan sikap hati kita pada Tuhan,kita puji Dia, sembah Dia, Elu-elukan Dia dan senangkan hati Tuhan.
>Didalam gereja kita mengalami persekutuan secara horizontal dengan orang lain. Kita belajar kenal mengenal satu dengan yang lain.
Beberapa hal yang harus dialami keluarga:
1. Berkuasa di bumi ini.
Kejadian 1:28, Tuhan memberi perintah kepada
Adam dan Hawa untuk berkuasa atas ikan-ikan, burung-burung dan atas semua binatang yang merayap dibumi ini.
Musuh Keluarga yang harus dikalahkan seperti:
1. Kegagalan ekonomi.
Kejadian 2 : 7,
Perenungan Menarik :
A.Adam dibentuk dari TANAH:
-Benda mati.
-Tidak berarti atau sia-sia.
B.Tuhan membentuk:
-Menurut gambar Allah.
-Dihembusi dengan Roh Allah – Hidup.
-Akibatnya:
Manusia berkuasa atas bumi.
C.Tetapi jatuh kedalam Dosa – Akibatnya :
-Kekuasaan atas tanah dicabut – diusir.
-Tanah asal manusia dikutuk – Onak Duri.
-Penderitaan dalam mencari nafkah.
Pekerjaan terberat di dunia:
Petani belerang :
– Jalan 1pp – 7 Km.
– 3x sehari =21Km.
– Beban 80 kg.
– Udara 40 x lebih buruk dari Eropa.
– Upah Rp 800/kg.
D.Tuhan Yesus bermahkota artinya :
– Dia menanggung onak – duri di atas kayu salib.
– Kutuk atas tanah sudah dikalahkan.
– Keluarga Kristen harus menang dari onak duri.
-Kekuasaan atas Mamon Hal yang salah seperti –
Mismanajemen-manajemen yang keliru.
A. Sumber keuangan – Melawan Hukum.
>Ingatlah akan Akhan. Dia dan keluarganya dirajam dengan batu
>SIA-SIA. Yos 7:24-25.
>Ingatlah akan Gehazi -kusta atas keluarga 2Raja 5:27
Perenungan :
~ Hati-hati membawa MAMON kedalam Rumah Kristen- dampaknya kepada anak cucu.
Mamon : Benda mati tetapi dapat menentukan ARAH:Sorga atau Neraka.
Mamon : Adalah sarana dan sahabat yang berguna TETAPI jika salah menggunakannya akan menjadi musuh yang mengerikan.
B. Penggunaan berkat yang SALAH.
– Boros diluar batas.
– Pelit luar biasa.
Kita ini Stewardship or Ownership.Pengelola atau Pemilik Berkat.
>Kalau Owner sukar sekali melepaskan.
>Kalau kita Stewardship
Kita taat kepada yang empunya berkat.Jika kita disuruh menabur maka hal itu dapat dengan mudah kita lakukan.
Contoh : Pengelola berkat Tuhan.
• Jemaat di Makedonia
2 Korintus 8:1-5, dikatakan Orang di Makedonia miskin secara harta tetapi kaya dalam kasih karunia. Sebab salah satu karunia adalah Karunia melepaskan, karunia memberi atau murah hati.
•Ingatlah : Perempuan berdosa dan minyak narwastu yang mahal.
>Sebab dia butuh pengampunan.
•ingatlah kepada Zacheus-Kepala Pemungut Cukai
>Sebab dia menemukan keselamatan.
•Ingatlah: Kepada Janda miskin yang memberi 2 peser.Janda ini memberi dari kekurangannya bahkan seluruh hartanya.
> Sebab dia mau melakukan firman.
Apakah Tuhan memperhatikan Persentase atau JUMLAH?
•Persepuluhan 10%.
•5 roti dan 2 ikan – sisa 12 bakul – jumlah.
•Petrus menangkap ikan 153 ekor – jumlah
Jadi Tuhan memperhatikan jumlah.
>Apa yang kita lakukan menentukan apa yang kita terima. Mari kita semua jadi Keluarga Kristen yang tangguh, yang menguasai Mamon dan bukan dikuasai Mamon sebab Akar segala kejahatan adalah cinta akan uang. Amin.
Khotbah by : Ps.Honny Supit Sirapanji Mth.
Ibadah Raya GBI Menorah, 08 Mei 2022