
Maria dari Magdala
“Migdal”
Bertepatan dengan perayaan 21 tahun GBI MENORAH kita semua bersukacita karena pada hari ini kita juga merayakan PASKAH, atau Hari Kebangkitan Yesus dan ini merupakan kemenangan yang sejati. Kemenangan bukan karena kemampuan kita tetapi karena Tuhan yang melakukan pengorbanan yang luar biasa sebagai wujud kasih-Nya yang sangat besar kepada manusia.
Tuhan telah mendemonstrasikan kasih-Nya bagi umat manusia, Alkitab mencatat dan kita telah menyaksikan dalam film “The Passion of the Christ Ressurection” bagaimana penderitaan Tuhan sejak Dia ditangkap di Taman Getsemani, diadili di depan Mahkamah Agama, Disiksa dan disesah oleh Penguasa Romawi sehingga Dia harus dipakukan di kayu salib.Sungguh penderitaan yang sangat mengenaskan.
Dan kita juga menyaksikan bagaimana sikap orang- orang yang berteriak: “Salibkan Dia, salibkan Dia”
Padahal mereka adalah orang-orang yang sama yang mengelu-elukan Tuhan saat Tuhan memasuki kota Yerusalem dengan menunggangi keledai. Mereka begitu bersukacita, sambil memotong dahan-dahan palem dan menghamparkan pakaian mereka di jalan-jalan, mereka bersorak-sorak “Hosana bagi Anak Daud”
Hosana yang artinya Tuhan, selamatkan kami; Tuhan, tolonglah kami
Mereka berharap Yesus datang sebagai raja yang akan melepaskan mereka dari penjajahan Romawi. Mereka tidak tahu bahwa misi Yesus datang ke dalam dunia bukan untuk itu, tetapi Dia datang sebagai Juruselamat untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang. Harapan mereka telah buyar sebab itu mereka menjadi kecewa dan melawan Dia.
Mereka telah lupa bagaimana Tuhan menolong mereka, melenyapkan segala sakit dan penderitaan mereka. Berapa banyak mujizat yang Tuhan adakan untuk menyembuhkan keluarga mereka yang buta, lumpuh, bisu, tuli, yang kerasukan roh jahat, yang kusta Tuhan telah tahirkan.,dst
▪︎Peristiwa ini menunjukkan bagaimana opini publik dapat berubah dengan cepat dan bagaimana manusia dapat berubah dipengaruhi oleh tekanan, emosi dan kepentingan pribadi.
T E T A P.I….
ada berita yang luar biasa yang datang dari perempuan-perempuan itu. “Tuhanku sudah bangkit.”
Yoh 20 : 15 – 17
15 Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah.yang engkau cari?” Maria mengira orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepadanya: “Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakan kepadaku, dimana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.”
16 Kata Yesus kepada- Nya : “Maria!” Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani “Rabuni!”, artinya Guru.
17 Kata Yesus kepada-Nya: “Janganlah engkau memegang Aku sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudaraku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.”
♡ Peristiwa ini adalah peristiwa yang menggoncangkan karena Yesus telah mati.
Yoh 19 : 33 -34
33 Tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kakinya.
34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.
☆Tetapi sekarang Tuhan sudah bangkit !
♡ Kubur itu telah kosong membuktikan bahwa alam maut tidak berkuasa menahan Dia.
Perenungan:
Yesus berkata: “Jangan engkau memegang Aku”
Artinya:
– Jangan terus bergantung kepada-Ku.
– Seperti kanak-kanak minta dilayani.
Padahal Maria sudah mengalami banyak hal
Markus 16 : 9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu; Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
– Maria Magdalena berasal dari kota Magdala yang terletak di pantai barat laut Galilea. Nama “Magdalena” sendiri adalah sebutan untuk Maria yang berasal dari Magdala. Maria adalah seseorang yang mendengar firman tiap hari dan telah melihat banyak mujizat yang dilakukan Tuhan.
> Tetapi Maria Magdalena sangat bergantung pada Kemanusiaan Yesus bukan kepada Keilahian Yesus.
▪︎ Oleh sebab itu Tuhan mau Maria jadi dewasa di dalam rohani. Jangan hanya mendengar firman, TETAPI sekarang waktunya untuk BANGKIT dan menjadi pelaku firman.
▪︎Bagaimana caranya dia bangkit?
Tuhan memberi dia tugas untuk pergi kepada saudara-saudara, murid-murid yang lain untuk memberitahukan tentang kebangkitan-Nya
sehingga dia menjadi saksi yang pertama untuk memberitakan tentang kebangkitan-Nya.
▪︎ Mengapa Maria “tetap kanak-kanak” secara rohani?
Mat 27 : 55 Dan ada disitu banyak perempuan yang melihat dari jauh, yaitu perempuan-perempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia.
56 Di antara mereka terdapat Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus.
> Perempuan-perempuan itu mengikuti Yesus untuk melayani Dia.
Kata Melayani >Yun Diakoneo atau Diakonos, seperti Marta dari Betania.
Artinya: melayani meja.
> Jadi ibu-ibu ini mengikuti Tuhan hanya melayani Yesus secara kemanusiaan saja.
> Warning bagi kita Pelayan-pelayan Tuhan, jangan kita hanya melayani secara rutinitas. Jangan sampai kita terfokus melayani pekerjaan Tuhan tetapi tidak melayani Tuhan.
Melayani tetapi tanpa mengenal keilahian Sang Juru selamat.
> Maria tidak mengerti keIlahian Yesus.
♡ Bahwa Yesus harus mati – Menebus dosa.
♡ Bahwa Yesus akan Bangkit menang atas dosa.
♡ Bahwa Arti Korban
Kristus adalah :
– Penyakit kitalah yang ditanggungnya.
Oleh bilur-bilur-Nya kita sembuh.
– Penderitaan kitalah yang dipikulnya.
– Pintu Anugerah Keselamatan.
Kebangkitan Yesus menjadi dasar bagi Iman Kristen dan menjadi sumber kekuatan bagi Umat Kristen untuk menghadapi tantangan.
♡GBI MENORAH♡
VISI : Prepare the Church to be like Jesus.
MISI GEREJA:
☆ To Learn: Belajar firman Tuhan.
☆ To Do : Melakukan Firman Tuhan.
☆ To Go : Menjadi Terang dan Berkat.
DIRGAHAYU GBI MENORAH YANG KE 21, Doa Gembala dan harapan kita semua GBI MENORAH Semakin dewasa dan Mantap. Menjadi Terang bagi kota dan menjangkau banyak Jiwa. SELAMAT HARI PASKAH, Tuhan Yesus memberkati. Amin.
Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji,M.Th.
Ibadah Raya GBI Menorah, 20 April 2025