Menabur di penjara dan menuai di istana (part 3)

Blessing From The Prison.
(Berkat dari Penjara)

Yusuf seorang yang setia kepada Tuhan namun ia difitnah dan dipenjarakan. Dari kemah ayahnya ke rumah Potifar tuannya lalu dijebloskan ke penjara. Dari seorang anak yang begitu dikasihi menjadi budak, difitnah dan dimasukkan dalam penjara, seolah-olah hidupnya telah berakhir sampai disini.
Tetapi penjara tidak menjadi penghalang bagi Tuhan untuk melimpah – kan kasih setia-Nya pada Yusuf. Tuhan membuat Yusuf menjadi “Kesayangan bagi Kepala Penjara itu.”
Kejadian 39 : 22,
Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu pada Yusuf dan segala pekerjaan yang harus dilakukan disitu dialah yang mengurusnya.
Apa yang dilakukan Yusuf dalam penjara?
Didalam penjarapun dia tetap berbuah.
1. Dia sebut Penjara = Rumah. Ibr. Bah – Yit, Tempat yang teduh, baik dan nyaman.
2. Dia tetap memiliki pengharapan.
Kejadian 40 : 14, Tetapi, ingatlah kepadaku, apabila keadaanmu telah baik nanti, tunjukkanlah terima kasihmu kepadaku dengan menceritakan hal ihwalku kepada Fir’aun dan tolonglah aku keluarkan dari rumah ini.
> Pengharapan bagi Yusuf untuk keluar dari penjara> pengharapan bagi kita keluar dari pergumulan dan masalah.
Tetapi mengapa kita sering gagal ?
Pelajaran akan kegagalan utama manusia adalah :
A. Memiliki rasa putus asa.
> Pikiran adalah medan perempuran. Iblis sering menyerang pikiran kita dan membuat kita tidak bisa ini dan itu.
> Kita perlu minta Tuhan untuk memutuskan trauma masa lalu.
2 Korintus 10 : 5b, Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus.
B. Tidak memiliki daya tahan dan daya juang.
> Jangan berkeluh kesah. Mintalah kekuatan dari Tuhan! bukan kemudahan supaya kita menjadi orang yang tangguh dan menang atas persoalan.
C. Mencari jalan pintas. (Shortcuts).
> Menghadapi persoalan kita perlu memakai cara pandang Tuhan agar kita tidak shortcuts supaya kita dapat sampai pada tujuan Tuhan.
Lukas 9 : 12 – 13,
> Sikap murid Yesus menghadapi:
Masalah besar > ribuan orang lapar.
Jalan keluar :
– Para Murid > suruhlah mereka pergi.
-Tuhan Yesus > kamu harus memberi makan.
Perenungan :
– Tuhan Yesus adalah Penerobos masalah. Bagi Dia tidak ada yang mustahil.
– Masalah dipakai membangkitkan iman.
Yohanes 11 : 14 – 15, Karena itu Yesus berkata dengan terus terang: “Lazarus sudah mati; 15 tetapi syukurlah, Aku tidak hadir pada waktu itu,sebab demikian lebih bagimu supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya.”
Kenapa ADA PENGHARAPAN dalam Tuhan?
Yeremia 29 : 11,
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada- Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh pengharapan.
> Hiduplah benar hari ini maka esok itu pasti baik.
Syaratnya:
•Ay 12, Berseru dan datang berdoa.
•Ay 13, Mencari dengan segensap hati.
Akibat tidak percaya hari depan baik :
– Self Pity > iba diri.
– Stagnant > semua berhenti.
– Broken Spirit > semangat patah.
WAY OUT
– Hidup masih berlanjut.
– Ingatlah tujuan setan > menghancurkan.
– Ingatlah bahwa Tangan Tuhan masih ada.
– Ingatlah pertolongan Tuhan dimasa lalu.
Mari kita semangat, dan jadi petarung atas hidup ini. Ingat ada way out yang Tuhan sediakan sehingga hidup kita dapat memuliakan nama Tuhan. Amin. Tuhan Yesus memberkati.

Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 30 Juli 2023

error: Content is protected !!