
“The Year of The Great Commission”
Sub-thema: The Samaritan Woman.
Minggu lalu kita sudah belajar bahwa setiap orang punya “ruang rahasia” yang merupakan “sisi gelap” dalam hidupnya. Isinya beda-beda. Ada yang isinya lima mantan suami, ada yang utang pinjol, ada yang kecanduan pornografi, ada yang kepahitan, ada yang korupsi dsb.
Namun akibat dari dosa-dosa ini membuat orang merasa malu dan minder, merasa tertuduh dan terintimidasi tapi kadang-kadang orang sulit untuk “move on.” Seperti yang dialami oleh Perempuan Samaria ini. Ruang kosong yang ia coba mengisinya dengan kasih manusia. Lima kali dia berharap orang yang hadir dalam hidupnya menjadi pelabuhan terakhir baginya namun lima kali dia kecewa.
Hubungan yang ada sekarangpun belum menjawab kekosongannya di hadapan Tuhan.
B. Permasalahannya: Yang ada bersama dengannya adalah suami orang. Dia pikir “ruang rahasianya” aman tetapi Yesus membuka topengnya.
Yoh 4: 16-18.
16 Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, panggillah suamimu dan datang kesini.”
17 Kata Perempuan itu: “Aku tidak mempunyai suami.”Kata Yesus kepadanya: “Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,
18 sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar.”
– Akhirnya dia membuat pengakuan yang sangat jujur sehingga Yesus memujinya.
– Pertanyaan Yesus telah menyentuh luka yang paling dalam pada dirinya.
Pelajaran dari kisah ini:
A. Yesus mengenal semua Orang.
Yoh 10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
♡Domba-domba itu adalah kita, yang mau mendengar suara Tuhan.
Artinya: Tuhan itu berbicara pada saya dan saudara.
Bagaimana caranya? Bisa secara audible(suara yang keras sehingga dapat ditangkap oleh telinga); melalui Hamba Tuhan, melalui firman, melalui musik,
melalui suara hati, melalui fenomena alam dsb.
♡Alasan kenapa kita mau mendengar suara Tuhan? Karena kita milik kepunyaan-Nya dan kita mau mengikuti apa yang Tuhan perintahkan.
Contoh: soal Baptisan Air.
Mat 3:13-17 mengapa harus berbantah-bantah? Yesus saja melakukan untuk menggenapi seluruh kehendak Allah, mengapa kita tidak?
♡ Apa yang menjadi kebutuhan kita Yesus tahu. Alkitab mengatakan: “Mintalah maka kamu akan diberi, cari akan mendapat, ketok.pintu akan dibukakan.
B.Dia datang bukan untuk menghakimi.
-Tetapi memperbaiki.
Contoh: Perempuan yang kedapatan berzinah. Yoh 8:11
Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan. “Lalu kata Yesus: “Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”
1. Mereka meminta pada Yesus, apa yang harus dilakukan dengan perempuan yang kedapatan berzinah.
2. Menurut Hukum Musa harus dirajam dengan batu.
3. Yesus tidak menjawab mereka, Dia menulis di tanah.
4. Mereka mendesak Yesus. Tetapi Yesus tetap menulis di tanah.
5. Apa yang Tuhan tulis? Tidak ada yang tahu. Mungkin dosa-dosa manusia: mencuri, membunuh, berdusta dst.
6. Tuhan berkata: “Barangsiapa diantara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”
6. Lalu, pergilah mereka seorang demi seorang. Dimulai dari yang tertua sampai yang termuda. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu.
7. Jawab perempuan itu: : “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus Akupun tidak menghukum. Pergilah dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”
Peringatan: Ada dosa yang tidak dapat diampuni yaitu: Dosa Menghujat Roh Kudus.
Menghujat Roh Kudus yaitu tetap tinggal dalam dosa dan tidak mau bertobat sampai mati.
C. Butuh Kejujuran dan Pengakuan.
– Tuhan pasti menentang perbuatannya.
– Tuhan memuji kejujurannya.
– Itulah sebabnya Tuhan beri Air Hidup.
SIAPA ITU AIR HIDUP?
Yaitu: Roh Kudus. DIA yang akan membereskan segala sesuatu dalam hidup kita.
Lih. Cerita tentang sang Penjunan dan Tanah Liatnya.
D. Pemulihan yang DIA sediakan: SEMPURNA.
Episode berikut > Dia menjadi Pahlawan Iman atas kotanya.
4 Peristiwa menarik di Alkitab:
Yang menceritakan tentang Tuhan mengerjakan sesuatu dengan SEMPURNA:
1. Minyak seorang Janda
2Raja 4:1-7.
1 Salah seorang dari isteri para nabi-nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: “Hamba-Mu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hamba-Mu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya.”
2 Jawab Elisa kepadanya: Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kau punya di rumah ” Berkatalah Perempuan itu:”Hambamu ini tidak punya sesuatu apa di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak.”
3 Lalu berkatalah Elisa: ” Pergilah,mintalah bejana- bejana dari luar, dari segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit.
4 Kemudian masuklah, tutuplah pintu sesudah engkau dan anak-anakmu masuk, lalu tuanglah minyak itu ke dalam segala bejana. Mana yang penuh, angkatlah!”
Perenungan:
Bagaimana Tuhan melakukan sesuatu yang hebat pada Perempuan ini. Apa maksud perkataan Elisa yaitu: “Masuklah, tutuplah pintu.” Ini berbicara tentang privasi, sesuatu yang sangat pribadi.
Seringkali Tuhan mendemonstrasikan mujizat-Nya ditengah-tengah orang banyak tetapi ada waktunya Tuhan mau pribadi hanya Dia dengan kita.Sebab itu kalau punya masalah jangan diumbar dimedia sosial tetapi masuklah ke kamarmu, kuncilah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang disorga.
Selanjutnya Perempuan ini terus menuang minyak itu ke dalam tempayan-tempayan itu.
6 Ketika bejana-bejana itu sudah penuh, berkatalah perempuan itu kepada anaknya: “Dekatkan kepadaku sebuah bejana lagi,” tetapi jawabnya kepada ibunya: ” Tidak ada lagi bejana.” Lalu berhentilah minyak itu mengalir.
Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: “Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu , dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu.”
Pelajarannya: Tuhan mengerjakan segala sesuatu secara sempurna.
2. Naaman disembuhkan
2 Raja 5:1-3; 9-10; 13-14.
Ay 1 Naaman, panglima raja Aram, seorang terpandang dihadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberi kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta.
2 Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel.Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman.
3 Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: ” Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya.
9 Kemudian datanglah Naaman dengan kudanya dan keretanya, lalu berhenti di depan pintu rumah Elisa.
10 Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: ” Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir.”
Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambi berkata:
“Bukankah Abana dan Parpar sungai-sungai Damsyik, jauh lebih baik keadaannya dari segala sungai-sungai di Israel.
Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati.
13 Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: “Bapak, sekiranya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: “Mandilah dan engkau akan menjadi tahir.”
Kusta Naaman – SEMBUH!!
14 Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.
3. BADAI di danau menjadi TEDUH SEKALI!!
Mar 4:39 Iapun bangun menghardik angin itu, dan berkata kepada danau itu: “Diam!” Tenanglah! Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.
Perenungan:
Siapa yang pernah mengalami badai dalam hidupnya? Apakah badai rumah tangga ekonomi, kesehatan tetapi ketika kita datang doa maka persoalan itu selesai menjadi teduh sekali.
Pelajarannya:
Ketika engkau sedang menghadapi badai jangan mau tenggelam. Percayalah ada KUASA Tuhan yang sanggup menghardik badai itu, lepaskan dirimu dari keadaan yang tidak baik.
Apa yang harus dilakukan? ♡Kalau Anda berdosa minta ampun, kalau ada hutang bayarlah.
♡Kalau mau hidup diperbaiki, angkat semua yang jelek. Jika Anda melakukannya maka Tuhan akan melakukannya dengan SEMPURNA dalam hidupmu.
4. Pengikut-Pengikut yang lapar.
Luk 9:12 Pada waktu hari mulai malam datanglah kedua belas murid-Nya kepada-Nya dan berkata: “Suruhlah orang banyak itu pergi, supaya mereka pergi ke desa-desa dan kampung-kampung sekitar ini untuk mencari tempat penginapan dan makanan, karena disini kita berada di tempat sunyi.”
13 Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Kamu harus makan!”
Mereka menjawab: ” Yang ada pada kami tidak lebih dari lima roti dan dua ikan, kecuali kalau kami pergi membeli makanan untuk semua orang banyak ini.”
16 Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya dibagi-bagikannya kepada orang banyak.
Apa akibatnya:
Luk 9 :17 Dan mereka semua makan sampai kenyang.Kemudian dikumpulkan potongan potongan roti yang sisa sebanyak dua belas bakul.
Perenungan:
Ketika Tuhan melakukan sesuatu dalam hidup kita, Tuhan melakukan sempurna.
Sebab Tuhan yang kita sembah melakukan hal-hal yang diluar nalar. Setiap kita di tempat ini tentu punya kesaksian bagaimana ketika kita kalah kita menang, ketika kita mundur Tuhan beri kita kemampuan untuk maju sebab Tuhan yang kita sembah bagi Dia tak ada yang tersembunyi. Perbaiki apa yang salah, perbaiki apa yang keliru sehingga kita dapat bersaksi pada banyak orang bahwa Tuhan itu amat sangat baik. Amin. Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 19 April 2026