
“Perempuan Sunem.”
Pada tema yang baru ini kita akan berbicara tentang “Goodness” atau “Kebaikan” bahwa melakukan suatu tindakan kebaikan tidak akan pernah berlalu dari pandangan Tuhan. Ketika kita hidup baik maka Tuhan itu memperhatikan.
Alkitab mengatakan, mata TUHAN ada disegala tempat Ia mengawasi orang jahat dan orang baik, artinya
Tuhan mengawasi setiap gerak gerik kita, Dia tahu isi hati kita; Dia tahu pikiran kita bahkan apa yang tersembunyi di kamar tidur, Tuhan itu tahu. Dan yang menjadi peringatan bagi kita bahwa semua yang kita lakukan pada suatu hari nanti akan dipertanggung jawabkan dihadapan Dia.
Ibrani 6 : 10 Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu terhadap orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang.
Orang-orang Kudus dalam PB bukan hanya hamba-hamba Tuhan, tetapi orang percaya yang khususnya ada di Yerusalem pada waktu itu. Dimana mereka mengalami aniaya yang luar biasa, dan hidup mereka seolah-olah terisolasi. Itu sebabnya banyak orang dari seluruh dunia memberikan donasi- donasi yang kemudian dibawa oleh para rasul untuk menopang kehidupan mereka.
Banyak Tokoh Perempuan yang baik dalam Alkitab. Salah satunya yang akan kita pelajari yaitu tentang: “Perempuan Sunem.”
The story of Great Women from Shunem. Sunem atau Sulam adalah sebuah desa kecil yang disebutkan dalam Alkitab. Desa tersebut berada di wilayah suku Ishakar dekat lembah Harmagedon dekat gunung Tabor, tempat Tuhan Yesus dimuliakan.
2 Raja 4:8 Pada suatu hari Elisa pergi ke Sunem. Disana tinggal seorang perempuan kaya yang mengundang dia makan. Dan seberapa kali ia dalam perjalanan, singgahlah ia kesana untuk makan.
9 Berkatalah perempuan itu kepada suaminya: “Sesungguhnya aku sudah tahu bahwa orang yang selalu datang kepada kita itu adalah abdi Allah yang kudus.
10 Baiklah kita membuat sebuah kamar atas yang kecil yang berdinding batu, dan baiklah kita menaruh disana baginya sebuah tempat tidur, sebuah meja, sebuah kursi dan sebuah kandil, maka apabila ia datang kepada kita, ia boleh masuk kesana.”
11 Pada suatu hari datanglah ia ke sana, lalu masuklah ia ke kamar atas itu dan tidur disitu.
Pelajaran dari Perempuan Sunem:
1. Perempuan kaya yang murah hati.
Apa yang dia lakukan:
A. Sukarela dan tulus hati.
Artinya tidak mengharap balasan. Alkitab mengatakan jika kita memberi dan berharap balasan
maka apa upahnya bagi kita.
B. Memberi yang terbaik.
> memberi kamar atas atau private room untuk tempat penginapan.
Perkataan Alkitab:
– Yesaya 58 : 10
Apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kau inginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.
>Memberi yang terbaik, yang layak untuk digunakan.
– Matius 5 : 7
Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
>Murah hati adalah orang yang senang menolong, dan memberkati orang yang lain.
– Amsal 11 : 25
Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.
>Ini hukum Tuhan, apa yang engkau tabur, itu yang akan dituai.
>Belajar melepaskan, jangan hanya menghimpun.
Berkat bagi Orang yang Murah Hati:
A.Menyenangkan Hati Tuhan, sebab:
– Membuktikan cinta kepada Tuhan lebih dari Harta.
Contoh: Perempuan yang meminyaki kaki Yesus dengan minyak Narwastu yang mahal.
– Memiliki Pengertian akan Firman-Nya.
Contoh: menabur, mengampuni, melayani orang lain, maka hati Tuhan akan disenangkan apabila kita taat.
B.Menyenangkan Hati Sesama, sebab:
– Memenuhi kebutuhannya.
* Jika ada orang yang butuh sesuatu dan kita memberikannya pasti orang itu akan senang. Ketika dia disenangkan,paling tidak dia akan berdoa dan Tuhan akan memberkati.
– Menunjukkan KASIH kepadanya.
* Bahwa sama seperti Kristus mengasihi saya, saya mengasihi kamu.
• Dan dimana kasih itu ditebar maka akan ada sukacita yang berlimpah,dan dimana kasih itu dilepaskan maka damai sejahtera itu akan turun. Buktikan dan praktekkan.
– Jika kita dimusuhi orang balaslah dengan kebaikan, berkatilah. Lakukan bagian kita dan Tuhan akan melakukan bagian-Nya.
> Jika hari ini kita benci dengan seseorang dan orang itu sudah berusaha berbuat baik kepada kita, tetapi kita tidak mau dan tetap menutup hati, hati-hati jangan sampai kita berperkara dengan Tuhan
– Sebab Roh yang ada pada kita diingini-Nya dengan cemburu.
Tuhan mau Roh Kudus yang ada pada kita dapat mendemonstrasikan kuasa kerajaan sorga. Tetapi kalau kita menghasilkan pahit benci dan mau membalas hati-hati karena Tuhan akan berperkara dan mengangkat pagar perlindungan atas kita. Ingat Ayub. Ketika pagar perlindungan itu diangkat maka iblis masuk dan memporak-porandakan hidup kita.Kita akan mengalami celaka. Sebab itu bertobat dan lakukan Firman, supaya hidup kita dipulihkan dan diberkati Tuhan.
C. Menyenangkan Hati Diri Sendiri, sebab
– Memiliki kepuasan melihat sukacita orang lain.
Contoh: 2 Raja 4 : 13
Elisa menawarkan bantuan kepada Perempuan Sunem, apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Adakah yang dapat kubicarakan tentang engkau kepada raja dan kepala tentara?
Artinya: Kita dapat membela orang lain, menolong, dan menjadi berkat bagi orang lain.
– Memiliki kesadaran akan TUAIAN yang akan datang.
Contoh: Petani menabur benih padi. Kenapa dia mau menabur padi itu ketanah karena dia tahu akan ada TUAIAN.
Pelajaran bagi kita:
– Jangan menjadi orang yang berat melepaskan, termasuk hal-hal yang berbicara tentang perasaan.
* Jika kita tidak senang dengan seseorang jangan langsung menutup pintu, menghukum dan menghakimi.
* Jangan kita menilai orang kata perkata. Masakan kita akan meruntuhkan persahabatan yang telah kita bangun berpuluh tahun. Atau suami isteri bertengkar hanya karena rasa tersinggung, kecewa dan mau bercerai padahal sudah memiliki cucu. Jangan menilai hanya dari satu kata atau peristiwa dari satu hari saja dan mengabaikan hubungan yang telah dijalani berpuluh tahun. Karena itu adalah hal bodoh yang kita akan sesali seumur hidup.
Bagaimana cara mengatasi? Taburlah Kasih. Alkitab mengatakan kasih menutupi banyak sekali dosa.
>Taburlah sesuatu yang baik. Karena kasih akan mengalahkan kebencian. Coba kita buktikan.
Roma 2 : 6 – 7 Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya,
7 yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidak binasaan.
Perenungan:
>Jika Anda tidak berbuat baik maka Anda tidak akan hidup kekal.Ini sudah menjadi hukum.
Jangan harap pintu kerajaan sorga akan terbuka bagi Anda yang tidak berbuat baik dan melakukan sesuai tuntutan Firman Tuhan.
Galatia 6 : 10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.
>Ini ayat Firman Tuhan yang mengingatkan kita bahwa kita harus berbuat baik kepada semua orang tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.
Kesimpulan:
Setiap Kebaikan hati kita; apa yang kita lakukan Tuhan tidak pernah tinggal diam.Tuhan memperhatikan dan akan membalaskan menurut perbuatan kita. Amin. Tuhan Yesus memberkati
Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 22 September 2024