
“The Year of The Great Commission”
Sub-thema: The Samaritan Woman.
Yohanes 4:4-7
4 Ia harus melintasi daerah Samaria.
5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya Yusuf.
6 Disitu terdapat sumur Yakub Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk dipinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.
7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: “Berilah Aku minum.
Siapakah Perempuan ini:
1. Perempuan gagal
A. 5 x gagal dalam Pernikahan.
B. Laki-laki ke 6 bukan suaminya.
Perenungan:
A. Setiap orang memiliki “sisi gelap”
“sisi gelap” artinya kebiasaan keliru yang kita lakukan dan tidak ada seorangpun yang tahu.
B. Takaran yang berbeda.
C .Ada yang ketahuan; ada yang tidak.
Misalnya:
Ada pejabat yang korupsi sebelum ketahuan begitu gagah perkasa memberantas korupsi tetapi setelah ketahuan tiba-tiba padam.
2. Dia datang jam 12.00 – Menghindar. Mengapa?
Karena dia menghindari omongan-omongan perempuan lain.
Pelajaran > Akibat dosa
adalah:
A. Rasa Malu – Minder.
B. Tertuduh – Terintimidasi.
C. Sulit untuk “Move On”
3. Itu sebabnya YESUS Menunggu > Lih. Yoh 4:5-6.
Apakah Yesus haus lalu mencari air disana? Saya percaya tidak. Tetapi memang Yesus bermaksud untuk datang dan menunggu perempuan ini disumur.
Pelajaran:
A. Wujud Luk 19:10 Dia datang mencari yang hilang.Ingat, perempuan ini perempuan yang gagal yang cenderung dapat terhilang.
Dan Yesus datang kesana untuk mencari orang yang terhilang. ARTINYA: Perkataan Yesus dalam Luk 19:10 bukan hanya “teori” tetapi sebuah “tindakan”
Dan ini yanlg harus dipahami oleh orang-orang yang suka berdebat tentang Alkitab, apakah itu soal Baptisan, Bahasa Roh, Perpuluhan, dll. Padahal sebetulnya Alkitab itu bukan untuk diperdebatkan TETAPI harus dilakukan.
B. Yesus melanggar Adat Yahudi- Melintasi Samaria.
▪︎ Bagi Orang Yahudi datang ke Samaria itu najis. TETAPI Yesus tidak peduli dengan hal itu karena DIA mau memenangkan jiwa.
Pelajaran bagi kita:
♡Tidak boleh ada aturan dunia ini yang menghambat bagi kita untuk berurusan dengan Tuhan. Juga aturan gereja
sekalipun, Jika ada yang menghambat bagi kita untuk urusan dengan Tuhan, kita tidak perlu mengikutinya.
Contoh: Soal Baptisan “Percik atau Selam” Kita harus taat pada Firman. Mat 3:13-17 “Masuk dan Keluar dari Air” seperti yang Tuhan Yesus lakukan.
Banyak orang yang sangat ekstrim walaupun dilarang oleh keluarganya untuk ibadah dan melakukan firman tetapi mereka tetap melakukan karena keselamatan itu pribadi.
C. Yesus merubah jadi lebih baik.
♡Tuhan Yesus memanfaatkan kegagalan perempuan ini untuk membuat dia selamat.
Roma 8 :28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu, untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
>Mendatangkan Kebaikan artinya Allah bisa merubah yang buruk menjadi keuntungan bagi kita.Rancangan setan untuk menurunkan, tetapi rancangan Tuhan untuk memberi kita hari depan yang penuh harapan. ♡Tuhan sanggup merubah yang tidak baik menjadi baik. ini adalah Iman kita.
>Jangan mau terintimidasi oleh setan ketika Anda mengalami sesuatu yang buruk, angkatlah wajahmu dan datang pada Tuhan, minta supaya Tuhan memperbaiki hidupmu sehingga ada terobosan dan pemulihan bagi kita.
♡Banyak kesaksian disekitar kita orang yang berhasil karena sebuah kegagalan. Contohnya: Kita mendengar kesaksian,ada orang yang jadi Pendeta,Karena sebelum itu mengalami sakit parah dan Tuhan sembuhkan. Ada orang dulunya dipenjara, tetapi dalam penjara dia ketemu dengan Hamba Tuhan lalu
dia bertobat dan keluar menjadi Pelayan Tuhan.
☆Yang buruk belum tentu buruk. Yang baik belum tentu ujungnya baik sebab itu Tuhan memberi kita hikmat bagaimana kita menjalani kehidupan ini.
4. YESUS “Tahu” Kebutuhannya > yaitu: HAUS.
YESUS menawarkan Jalan Keluar padanya.
Percayalah:
Tuhan tahu pergumulan dan beban kita. Dia tahu JALAN keluarnya.
Manusia kebanyakan hanya sampai pada simpati dan bukan empati.
Simpati adalah saya tahu apa yang kamu alami dan Empati adalah merasakan apa yang kamu alami.
Alasannya:
♡ Karena manusia tidak tahu akan jalan keluar atas apa yang dialami orang lain. TETAPI berbeda dengan Tuhan Yesus. DIA TAHU JALAN keluarnya.
Contoh: Yoh 6: 5-9.
5 Ketika Yesus memandang sekelilingnya dan melihat bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: “Dimanakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?”
6 Hal itu dikatakannya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu,apa yang hendak dilakukannya.
7 Jawab Filipus kepadanya: “Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja.”_
8 Seorang dari murid-murid-
Nya, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus, berkata kepadanya:
9 “Disini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?”
KEADAANNYA:
A. Ribuan orang ikut Yesus dan kehabisan bekal.
B. Kenapa Yesus bertanya padahal Dia tahu jalan keluarnya.
Mengapa? Karena Tuhan mau imannya Filipus bangkit.
C. Filipus langsung menghitung(logika) 200 dinar.
♡ 200 dinar jika dikonversi dengan mata uang kita sekarang maka 200 dinar
Itu sama dengan 200 hari gaji orang pada waktu itu. Jika perharinya orang mendapat upah Rp150.000,- sampai Rp200.000,-maka 200 dinar setara Rp 30.000.000,- sampai Rp 40.000.000,-
Sehingga Filipus berkata: Tuhan, uang 30 juta tidak akan cukup membeli roti sekalipun seorang mendapat sepotong kecil saja.
D. Andeas menemukan peluang kecil: 5 roti dan 2 ikan.
Tetapi imannya tenggelam dalam masalah…!!
♡ Tetapi 5 roti dan 2 ikan mana cukup untuk orang sebanyak itu.
♡Kita tahu Tuhan punya jalan keluar.Tuhan sudah tahu apa yang harus Dia lakukan.Dari yang kecil (5 roti dan 2 ikan) multiplikasi itu terjadi.
♡ Seandainya anak kecil itu tidak mau memberikan 5 roti dan 2 ikan itu maka Tuhan dapat memakai cara yang lain.
Pelajaran bagi kita:
▪︎ Jika ada peluang bagi kita membawa sebuah persembahan padaTuhan entah untuk menolong orang lain atau menabur dan jika kita tahan maka Tuhan bisa memakai orang lain.Tetapi jika kita sukarela melepaskan maka Tuhan akan membuat pelipat gandaan bagi kita.
5. Yoh 4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepada-Nya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya yang terus menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”
Apakah yang ditawarkan YESUS:
A. Bukan HAUS Jasmani.
♡Hari ini ketika kita ada kebutuhan misalnya uang sekolah anak, uang kontrakan rumah atau uang untuk membeli kendaraan, dst. Tuhan tahu itu tetapi yang lebih utama bagi Tuhan yaitu Dia mau memuaskan kebutuhan rohani kita terlebih dulu.
B. Tetapi HAUS ROHANI.
Kalau hari ini kita merasa kosong, dan tidak tahu bagaimana menjalani hidup ini dan berada diambang putus asa. asa Jangan menyerah apalagi hendak bunuh diri,Itu bukan solusi karena masih ada Tuhan yang mengasihimu dan Dia peduli. Dia akan memberi jalan keluar kepadamu.
C. Tuhan tahu jalan keluarnya.
Mat 11:28 Marilah kepada-Ku semua yang letih, lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
♡Dia akan memberi Air Hidup sehingga kita tidak akan haus lagi.
♡Tuhan akan memberi kita kekuatan, sukacita dan damai sejahtera. Hidup Kita dipulihkan, sisi gelap kita diubahkan dan kita jadi alat bagi Tuhan sama seperti Perempuan Samaria yang memenangkan kotanya bagi Tuhan. Amin. Tuhan Yesus memberkati.
Khotbah by : Pdt. Honny Supit Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 22 Maret 2026