The Expensive LOVE ( Part 2 )

Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan dirumahnya. Yesus datang ke rumah orang
Farisi itu, lalu duduk makan. Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.” Ayat 47, “Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih.” Lukas 7:36-37, 47.
Kasih itu bukan sebuah paksaan. Sama seperti cinta seorang pria terhadap wanita tidak boleh paksaan, apalagi cinta kita kepada Tuhan. Kasih itu bukan sebuah perintah, tetapi sebuah Keputusan. Anda memutuskan Anda mengasihi Tuhan, itu akan nampak dari kehidupan Anda setiap hari. Dari perkataan, sikap dan perlakuan Anda terhadap orang lain. Karena Alkitab mengatakan kalau melihat sebuah pohon lihat buahnya. Kalau baik buahnya maka baik pula pohon itu. Demikian pula kalau buah pohon itu tidak baik maka pohon itu tidak baik, maka lebih baik pohon itu ditebang dan dilemparkan kedalam api. Wanita ini “nekad” datang kepada Tuhan.Nekad itu artinya sebuah tindakan yang berani mengambil resiko yang besar. Alasannya:
1. Dia tidak layak sebagai TAMU. Dia tidak DIUNDANG
2. Dia tidak layak secara MORAL. Dia perempuan PENDOSA
– Saat itu Yesus dikenal sebagai “GURU.”
– Dia adalah MESIAS Sang “JURUSELAMAT.” Manusia tidak layak datang pada Tuhan sebab :
– Dia adalah Pencipta.
– Kita hanya ciptaanNya • Dia adalah Penjunan • Kita adalah tanah liat.
– Dia Maha Kudus, kita cemar oleh dosa. Lukas 7 : 37

Perempuan itu terkenal berdosa. Yunani Hamartolos – Sinful – Penuh Dosa. Inilah tujuan Tuhan Yesus datang kedalam dunia ini.
• Mencari dan Menyelamatkan yang terhilang
• Memperkenalkan jalan kebenaran
• Mengalahkan dosa
• Yang memerlukan tabib yaitu orang yang sakit. Maka Tuhan datang sebagai “a healer“, Sebagai Jehova Rapha ( Allah Penyembuh).
– Sebagai Jehova Jireh (Allah Penyedia)
– Dia datang kepada kita sebagai Juru Selamat

Ada 3 proses Keselamatan yang akan membawa kita ke sorga :
A. JUSTIFICATION (Proses Pembenaran)
A1. Hanya dibutuhkan TINDAKAN IMAN bukan USAHA kita. Titus 3 : 5, Pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan. Tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus
Perenungan : Dia menyelamatkan kita bukan karena perbuatan baik, artinya:
– Bukan karena kita tidak mencuri,tidak menipu atau berdusta
– Jika karena perbuatan baik maka dosa itu tidak dapat diampuni
A2. Menguburkan manusia lama Oleh Baptisan Air. Roma 6 : 3 – 4, Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematianNya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Pelajaran:
– Pembenaran dilakukan oleh Tuhan karena Dia telah bangkit.
– Kita dikuburkan, dibenamkan maka manusia lama ditanggalkan maka muncul manusia baru.
– Jika seseorang keluar dari air melalui proses baptisan air maka hidupnya perlu diperbaharui tiap hari oleh Roh Kudus. Jika tidak maka dia akan kembali pada kehidupan yang lama.
A3. Mendapat Pengampunan Dosa.
– Karena manusia tidak dapat menghapus dosanya sendiri.
– Kita butuh otoritas besar untuk mengalahkan dosa yaitu Tuhan. Kisah 2 : 38, “Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.” Pelajaran:
– Yang dapat mengampuni dosa hanya Tuhan Yesus.
– Proses pengampunan dosa berjalan tiap hari, kita tidak pernah berhenti karena kita hidup masih bersentuhan dengan dunia. Dosa lewat pikiran, perkataan maupun perbuatan kita.

B. Sanctification (Proses Pengudusan)
– Dikuduskan dari kuasa dosa
– Perlu usaha + Mengejar urapan Roh Kudus
– Setiap bulan kita melakukan pengurapan minyak. Kita melakukan tindakan iman. Kita percaya bukan minyak itu yang berkuasa tetapi Tuhan yang melihat tindakan iman kita.
– Minyak itu kita doakan supaya pada waktu menyentuh kita, maka ada otoritas Tuhan di dalamnya.
– Minyak itu tidak boleh dipakai sebagai jimat. Kita percaya Tuhan bisa pakai segala hal untuk menolong kita.
+ Hidup dalam persekutuan. Alkitab mengatakan jangan tinggalkan persekutuan ibadah. Sebab dalam persekutuan ibadah kita saling menguatkan satu sama lain. Contoh: Dalam Cool
Proses Pengudusan perlu :
– Hidup dalam pertobatan + Jatuh berdosa> Bangun – Bertobat +Tidak tenggelam dalam dosa.

C. Glorification (Proses Pemuliaan)
Kita akan mengalami :
• Akan diselamatkan, kuasa dosa hilang.
• Pengangkatan tubuh akan diubahkan.
•Memperoleh UPAH Dalam Kerajaan Allah. Jangan mau membiarkan hidup ini dipermain-mainkan oleh dosa. Mari kita mau datang pada Tuhan ~ Dia akan MEMBENARKAN kita. ~ Kita akan terus mengalami PROSES PENGUDUSAN. ~ Kita nanti akan DIPERMULIAKAN oleh Tuhan. Amin

Khotbah by : Ps.Honny Supit Sirapanji Mth.
Ibadah Raya GBI Menorah, 21 Nopember 2021

error: Content is protected !!