THE GREAT COMMISSION – Baptize

BAPTIZE : NEW LIFE AND NEW IDENTITY

Hari ini kita akan belajar tentang Baptisan Air. yang merupakan rangkaian dari pelajaran kita sebelumnya tentang Amanat Agung yaitu Perintah yang Tuhan Yesus ajarkan bagi murid- murid- Nya sebelum Dia naik ke Sorga > Matius 28:19-20
19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.
20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.

4 hal utama dari Amanat Agung:
1. Pergilah — Go – Pergi menjangkau jiwa.
2. Jadikan semua bangsa murid-Ku –Make Diciples, memastikan setiap orang jadi murid Tuhan.
3. Baptis– Baptize dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.
4. Ajari–Teach Make Obedient Disciples.
Mengajar murid jadi taat pada Firman Tuhan.
“Baptisan” merupakan bagian penting dalam proses pemuridan.
Apa makna utama dari Baptisan?
1. Identifikasi: menyatakan secara publik bahwa kita adalah milik Kristus.Bahwa Kita bukan milik dunia ini sekalipun kita masih ada dalam dunia.
2. Transformasi: melambangkan hidup lama mati, hidup baru dimulai.
3. Inisiasi: Masuk dalam komunitas orang percaya.
♡Kita tidak bisa hidup sendiri, kita butuh orang- orang yang bisa menguatkan, menegur, menasihati, bahkan memberi apresiasi dalam kehidupan kita Dan itu akan terjadi ketika kita ada dalam sebuah komunitas. Misalnya di Gereja, di Cool, kita dapat saling menguatkan satu dengan yang lain

Tetapi ada asumsi bahwa:
♡ Baptisan itu adalah formalitas, yang penting percaya tidak perlu dibaptis.”
Filipi 2:12,”Hai saudara-saudaraku yang terkasih, kamu senantiasa taat; karena itu kerjakanlah keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.”
Artinya: Keselamatan itu harus kita kerjakan antara lain dengan Baptisan. Tetapi tidak cukup hanya dengan Baptisan karena ada proses- proses yang harus kita lakukan setiap hari; kadang-kadang kita masih marah, kecewa, sakit hati, iri, dengki,memikirkan hal yang tidak baik, mengucapkan hal yang tidak baik, atau melakukan yang tidak baik.Kita perlu pembaruan budi oleh Roh Kudus >
Roma 12:2.
♡Baptisan Air adalah sebuah Perintah bukan opsi yang harus kita kerjakan.
♡Baptisan Air, bukan akhir tetapi awal perjalanan seorang murid. Sebab tanpa komitmen seringkali iman cenderung abstrak dan mengambang, sehingga baptisan membuat iman menjadi nyata dan terikat dalam komitmen.
Kisah para rasul 2:37 > Ketika Petrus berkhotbah, orang-orang saat itu berkata: “Apa yang harus kami lakukan.”
Ay 38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing- masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
♡Jadi Baptisan bukan karena dorongan atau paksaan tetapi “Pemberian Diri”
Galatia 3:27 Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.
Dibaptis dalam Kristus menunjukkan kita bagian dari Kristus dan masuk dalam kehidupan baru bersama-Nya.
Roma 6:3-4
ay. 3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis di dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
ay. 4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Contoh mereka yang melakukan Baptisan:
1. Tuhan Yesus > Matius 3:13
Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
● Ini menjadi dasar kenapa kita harus dibaptis,karena Tuhan Yesus melakukannya.
Jika Yesus saja taat dibatis, apalagi kita tentunya.
Sudahkah Anda dibaptis selam?

2. Kornelius > Kisah para rasul 10:48
Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka.
●Respons Iman Sejati adalah ketaatan bukan penundaan.

3. Sida-sida Etiopia > Kisah para rasul 8:38
Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia.
● Baptisan adalah respons segera terhadap pengertian akan kebenaran.
Ilustrasi:
♡ Ibarat orang yang saling jatuh cinta tetapi tidak mau menikah secara resmi. Apa akibatnya? Hubungan itu menjadi tidak jelas, tidak diakui bahkan tanpa komitmen formal. Dari Ilustrasi ini kita belajar bahwa Percaya itu seperti jatuh cinta. Ketika kita percaya kepada Tuhan itu artinya kita jatuh cinta pada Tuhan.
Baptisan adalah komitmen yang resmi, demkian juga Pernikahan, dimana sepasang kekasih berkomimen sehidup semati sampai maut memisahkan.
Itupun yang kita jalani ketika kita melakukan Baptisan Air. Kita mengikat komitmen bersama-sama dengan Tuhan.
Baptisan menyatakan kepada dunia: “Saya milik Kristus.”
♡ Baptisan bukan untuk orang sempurna tetapi untuk orang yang sudah memutuskan akan mengikuti Kristus.
♡ Apa yang membedakan ketika kita ada di luar dan di dalam Tuhan?
Di dalam Tuhan ada pengampunan bagi dosa sedang di luar Tuhan kematian kekal.

Apa yang harus dilakukan?
1. Evaluasi Diri.
Sudah percaya tapi belum dibaptis?
2. Ambil keputusan.
Jangan tunda ketaatan.
3. Hidup sesuai makna
Kita berkomitmen masuk dalam Baptisan Air meninggalkan hidup yang lama dan masuk dalam hidup yang baru bersama- sama dengan Tuhan.
♡Baptisan bukan sekadar air yang menyentuh tubuh, tetapi komitmen yang mengubah seluruh hidup.
♡Tanpa Baptisan, kita tidak akan pernah tahu kasih Tuhan yang besar dalam kehidupan kita.
Namun ketika kita mengambil komitmen bersama Tuhan, ada hal-hal indah yang kita jalani denganTuhan.Karena itu pilihlah untuk melakukan kehendak-Nya, sehingga kita dapat melihat karya Tuhan terjadi dalam hidup kita. Amin. Tuhan Yesus memberkati.

Khotbah by : Ps. Stefan Sirapanji M.Th
Ibadah Raya GBI Menorah, 20 September 2026

error: Content is protected !!