Yeremia 17:8 Orang percaya digambarkan seperti pohon, bukan seperti semak belukar, dengan cara menancapkan akarnya dengan kuat untuk memperoleh sari-sari makanan dari Sang Sumber Kehidupan, sehingga mampu bertahan sekalipun mengalami tahun-tahun yang kering, bahkan dapat tetap menghasilkan buah. Orang percaya adalah orang yang (seharusnya) selalu mengandalkan Tuhan. Ia akan mengikuti perintah Tuhan tanpa ragu dan […]
Hakim-hakim 8:10 “Sementara itu Zebah dan Salmuna ada di Karkor bersama-sama dengan tentara mereka, kira-kira lima belas ribu orang banyaknya, yakni semua orang yang masih tinggal hidup dari seluruh tentara orang-orang dari sebelah timur; banyaknya yang tewas ada seratus dua puluh ribu orang yang bersenjatakan pedang.” Apa yang Alkitab ceritakan tentang Kisah Gideon, seumpama ungkapan […]
Roma 8:6-7 Kegalauan adalah perasaan tertekan karena menghadapi situasi kehidupan yang belum bisa diatasi/belum ada solusinya. Bagi orang percaya, hal ini harus diwaspadai, karena jika terus menerus dibiarkan, kondisi rohnya bisa menjadi redup. Saat rohnya redup, orientasi kehidupannya cenderung mengutamakan kehendak daging. Saat kita menghadapi kegalauan, hanya ada dua pilihan atas situasi tersebut: Back to […]
Amsal 16:25 “Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” Sebuah istilah yang cukup populer kita dengar salah satunya adalah: Hidup ini adalah pilihan. Tidak ada yang salah dengan kalimat tersebut, apalagi jika dikaitkan dengan situasi saat kita harus mengambil keputusan. Yang menjadi masalah adalah jika kita salah memilih keputusan. Awalnya diperkirakan akan baik, […]
1 Kor 9:24 “Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! Kehidupan yang kita jalani sebagai orang percaya adalah kehidupan yang penuh tantangan dan didalamnya pasti ada proses pembentukan karakter, bahkan ada juga persaingan/kompetisi diberbagai […]
Yesaya 43:7 “Semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan!.” Penyembahan adalah pengakuan kita akan kepribadian Tuhan (serta atribut-atributNya) yang dihasilkan oleh adanya hubungan kasih yang bergairah denganNya. Dalam PERJANJIAN LAMA digambarkan dengan sikap sujud atau tersungkur untuk menghormatiNya; Suatu sikap merendahkan diri begitu rupa sampai berlutut […]
Ringkasan Khotbah :Ibadah Raya GBI Menorah, 15 Mei 2022 Serial khotbah “Seed of Jesus Christ” atau Benih Tuhan Yesus yang diajarkan-Nya bagi kita selama Pelayanan 3½ tahun dibumi ini : 1. Memperkenalkan tentang kerajaan sorga. 2. Allah adalah Kasih. 3. Hidup yang kekal. 4. Pengampunan. Lukas 7 : 37 – 50 Yesus diurapi oleh Perempuan […]
Amsal 18:12 “Tinggi hati mendahului kehancuran, tapi kerendahan hari mendahului kehormatan.” Kebalikan dari tinggi hati adalah “rendah hati”. Orang rendah hati tentunya adalah orang yang tidak sombong/tidak angkuh. Alkitab menceritakan tentang bagaimana iblis yang tadinya adalah sosok malaikat yang ada dipihak Allah, namun kemudian ia menjadi seteru Allah yang penyebabnya adalah kesombongan.
Ringkasan Khotbah :Ibadah Raya GBI Menorah, 24 April 2022 Segala sesuatu akan berlalu dan tidak ada yang kekal. “Langit dan bumi akan lenyap, tetapi perkataan-Ku tetap untuk selama-selamanya.” Sebab itu betapa pentingnya kita mendengar firman Tuhan dengan saksama dan bukan hanya mendengar tetapi mentaatinya. 2 Tawarikh 7 : 14, Dan umat-Ku yang atasnya nama-Ku disebut […]
Yesaya 50:4 “Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan, aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaraanku untuk mendengar seperti seorang murid.” Di-era teknologi digital saat ini. Kita sudah terbiasa mendapati banyak berita tentang orang-orang yang mengklarifikasi (meminta maaf) atas komentarnya di sosial media […]
Recent Comments